Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

VOL. 2/NO.6/ MEI 2017; ISSN2502-731X, IDENTIFIKASI KEPADATAN LALAT DAN SANITASI LINGKUNGANSEBAGAI VEKTOR PENYAKIT KECACINGAN DI PEMUKIMAN SEKITAR RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) KOTA KENDARI TAHUN 2017

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 2 No. 6 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v2i6.3029
ISSN
2502-731X
Published
2017-10-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Kecacingan (Helminthiasis) merupakan infestasi satu atau lebih parasit usus golongan nematoda. Jeniscacing yang banyak menyerang adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (AncylostomaDuodenale dan Necator Americanus ), dan cacing cambuk (Trichuris trichiura). Penelitian ini bertujuan untukmendapatkan gambaran kepadatan lalat, sanitasi lingkungan, jarak pemukiman dari RPH dan identifikasi telurcacing pada lalat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional. Responden dalampenelitian ini berjumlah 44 rumah.Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi dan penangkapanlalat berdasarkan radius.Hasil penelitian menjelaskan bahwa untuk kategori tinggi, sedang dan rendahberturut-turut 30 (68.19%), 11 (25.00%), dan 3 (5.82%) pada rumah responden.Sanitasi perumahan 44responden (100%) tidak memenuhi syarat.Tingkat kepadatan lalat kategori tinggi dengan jarak perumahandekat (0 - ≤500 m) sebanyak 26 responden, sedangkan jarak perumahan jauh (500 m - ≤1000 m) sebanyak 4responden. Telur cacing yang di temukan adalah telur cacing jenis Ascaris lumbricoides pada RPH sebanyak 1butir,pada radius 600 m sebanyak 1 butir, dan pada radius 800 m sebanyak 5 butir. Berdasarkan hasil tersebut,kesimpulan yang didapat yaitu kepadatan lalat sebagian besar kategori tinggi, sanitasi perumahan tidakmemenuhi syarat, kepadatan lalat tinggi pada jarak perumahan dekat dan di temukan 7 butir telur cacing jenisAscaris lumbricoides.Kata Kunci: Kecacingan, Kepadatan Lalat, Jarak Perumahan, Sanitasi Perumahan, Telur Cacing, RumahPemotongan Hewan (RPH)

Collaboration network of the authors

40 authors · 183 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo5
Lymbran TinaAffiliation unknown4
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo4
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo4
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo3
Sabarudin SabarudinUniversitas Halu Oleo3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo3
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
Sunandar IhsanUniversitas Halu Oleo2
Farit RezalAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
La DupaiAffiliation unknown2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Nisa IndallahUniversitas Halu Oleo1
Nining Nur ThoyyebUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiUniversitas Halu Oleo1
Azzahra Ayu Jelita MujahidinUniversitas Halu Oleo1
Indrayanti FauziahUniversitas Halu Oleo1
Ririn Ali RahminAffiliation unknown1
Putriana PutrianaAffiliation unknown1
La Ode NggawuUniversitas Halu Oleo1
Astrid IndalifianyUniversitas Halu Oleo1
Halik HalikUniversitas Halu Oleo1
Nurull HikmahUniversitas Halu Oleo1
Rahman RahmanAffiliation unknown1
Hamliati MustaAffiliation unknown1
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo1
Andi Faisal FachleviAffiliation unknown1
Fifi Nirmala GAffiliation unknown1
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown1
Ulva Ayu LestariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">VOL. 2/NO.6/ MEI 2017; ISSN2502-731X , IDENTIFIKASI KEPADATAN LALAT DAN SANITASI LINGKUNGANSEBAGAI VEKTOR PENYAKIT KECACINGAN DI PEMUKIMAN SEKITAR RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) KOTA KENDARI TAHUN 2017</dc:title>
	<dc:creator>Pebriyanti, Iis Ria</dc:creator>
	<dc:creator>Nirmala, Fifi</dc:creator>
	<dc:creator>Saktiansyah, La Ode Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kecacingan (Helminthiasis) merupakan infestasi satu atau lebih parasit usus golongan nematoda. Jeniscacing yang banyak menyerang adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (AncylostomaDuodenale dan Necator Americanus ), dan cacing cambuk (Trichuris trichiura). Penelitian ini bertujuan untukmendapatkan gambaran kepadatan lalat, sanitasi lingkungan, jarak pemukiman dari RPH dan identifikasi telurcacing pada lalat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional. Responden dalampenelitian ini berjumlah 44 rumah.Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi dan penangkapanlalat berdasarkan radius.Hasil penelitian menjelaskan bahwa untuk kategori tinggi, sedang dan rendahberturut-turut 30 (68.19%), 11 (25.00%), dan 3 (5.82%) pada rumah responden.Sanitasi perumahan 44responden (100%) tidak memenuhi syarat.Tingkat kepadatan lalat kategori tinggi dengan jarak perumahandekat (0 - ≤500 m) sebanyak 26 responden, sedangkan jarak perumahan jauh (500 m - ≤1000 m) sebanyak 4responden. Telur cacing yang di temukan adalah telur cacing jenis Ascaris lumbricoides pada RPH sebanyak 1butir,pada radius 600 m sebanyak 1 butir, dan pada radius 800 m sebanyak 5 butir. Berdasarkan hasil tersebut,kesimpulan yang didapat yaitu kepadatan lalat sebagian besar kategori tinggi, sanitasi perumahan tidakmemenuhi syarat, kepadatan lalat tinggi pada jarak perumahan dekat dan di temukan 7 butir telur cacing jenisAscaris lumbricoides.Kata Kunci: Kecacingan, Kepadatan Lalat, Jarak Perumahan, Sanitasi Perumahan, Telur Cacing, RumahPemotongan Hewan (RPH)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3029</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v2i6.3029</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v2i6</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3029/2278</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>