Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI TAHUN 2017

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 2 No. 8 (2018)

DOI
10.37887/jimkesmas.v2i8.3896
ISSN
2502-731X
Published
2018-04-12
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) selalu merupakan beban masalah kesehatan masyarakat terutamaditemukan di daerah tropis dan subtropis. Faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit DBD antara lain faktor host,lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat serta faktor virusnya sendiri (Depkes RI, 2004). Berdasarkan profil kesehatanKabupaten Wakatobi, pada tahun 2014 tidak ditemukan kasus DBD di Wakatobi. Kasus DBD mulai muncul di Wakatobipada tahun 2015 dengan jumlah 15 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 2 orang dan pada tahun 2016 mengalamipeningkatan yang cukup signifikan yaitu sebanyak 43 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 2 orang. Jenis penelitianini menggunakan studi analitik observasional menggunakan metode survey dan wawancara dengan pendekatan CrossSectional Study. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita dengan gejala demam (febris) yang berasal dariKecamatan Tomia yang memeriksakan diri di Puskesmas Tomia dari bulan November 2016 sampai dengan Januari 2017sebanyak 67 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara dan pengamatan secara langsung. Hasil penelitian ini diuji secara statistik dengan uji Chi Square pada tingkatkepercayaan 95% menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebiasaan tidur pagi danatau sore (ρ=0,318), kebiasaan menggantung pakaian (ρ=1,000), frekuensi pengurasan kontainer (ρ=0,525) penggunaaanobat/anti nyamuk (ρ=0,186) dan keberadaan jentik pada kontainer (ρ=0,664) tidak mempunyai hubungan dengankejadian DBD di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi tahun 2017.Kata Kunci: Kejadian DBD, Faktor Perilaku, Faktor Lingkungan

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Banten Jaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sahrudin SahrudinAffiliation unknown5
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo4
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo3
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo3
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown3
Rasma RasmaAffiliation unknown2
Amrin FarzanAffiliation unknown2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Widyawati WidyawatiUniversitas Banten Jaya1
La DupaiAffiliation unknown1
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown1
Cathlya Vebrilia RahmanAffiliation unknown1
Farit RezalAffiliation unknown1
ARNIWIJAYA ARNIWIJAYAAffiliation unknown1
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo1
Ramlah RamlahAffiliation unknown1
Lymbran TinaAffiliation unknown1
Nur KholifahAffiliation unknown1
Elvivin ElvivinAffiliation unknown1
Ija Isti AurinaAffiliation unknown1
Sarudin SahrudinAffiliation unknown1
Irna WidianiAffiliation unknown1
ainurrafiq ainurrafiqAffiliation unknown1
Syahru RamadhanAffiliation unknown1
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo1
Daryatno MufsidikAffiliation unknown1
Sartiah YusranAffiliation unknown1
Nurliza RohayuAffiliation unknown1
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown1
esyi ArisandiAffiliation unknown1
Novi DindatiaAffiliation unknown1
ainurafiq ainurafiqAffiliation unknown1
Intan Eka OktaviaAffiliation unknown1
Sri Ayu MulyatiAffiliation unknown1
Delima Apriliana SeAffiliation unknown1
Suhadi SuhadiAffiliation unknown1
Asmiati AsmiatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI TAHUN 2017</dc:title>
	<dc:creator>Andriani, Rini</dc:creator>
	<dc:creator>Junaid, Junaid</dc:creator>
	<dc:creator>Ibrahim, Karma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) selalu merupakan beban masalah kesehatan masyarakat terutamaditemukan di daerah tropis dan subtropis. Faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit DBD antara lain faktor host,lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat serta faktor virusnya sendiri (Depkes RI, 2004). Berdasarkan profil kesehatanKabupaten Wakatobi, pada tahun 2014 tidak ditemukan kasus DBD di Wakatobi. Kasus DBD mulai muncul di Wakatobipada tahun 2015 dengan jumlah 15 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 2 orang dan pada tahun 2016 mengalamipeningkatan yang cukup signifikan yaitu sebanyak 43 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 2 orang. Jenis penelitianini menggunakan studi analitik observasional menggunakan metode survey dan wawancara dengan pendekatan CrossSectional Study. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita dengan gejala demam (febris) yang berasal dariKecamatan Tomia yang memeriksakan diri di Puskesmas Tomia dari bulan November 2016 sampai dengan Januari 2017sebanyak 67 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara dan pengamatan secara langsung. Hasil penelitian ini diuji secara statistik dengan uji Chi Square pada tingkatkepercayaan 95% menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebiasaan tidur pagi danatau sore (ρ=0,318), kebiasaan menggantung pakaian (ρ=1,000), frekuensi pengurasan kontainer (ρ=0,525) penggunaaanobat/anti nyamuk (ρ=0,186) dan keberadaan jentik pada kontainer (ρ=0,664) tidak mempunyai hubungan dengankejadian DBD di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi tahun 2017.Kata Kunci : Kejadian DBD, Faktor Perilaku, Faktor Lingkungan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3896</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v2i8.3896</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v2i8</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3896/2976</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>