Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

STUDI TENTANG TIPE BUDAYA ORGANISASI DENGAN PENDEKATAN ORGANIZATIONAL CULTURE OF ASSESMENT INSTRUMENT (OCAI) DI PUSKESMAS RUMBIA TENGAH KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2016

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 1 No. 3 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v1i3.1256
ISSN
2502-731X
Published
2017-04-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja individu disuatu organisasi. Salah satunya adalah yangmerupakan kunci untuk memperoleh hasil seperti yang diharapkan oleh organisasi yang dapat berfungsi sebagaialat untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan produktivitas kerja. Budaya organisasi yang kuat dan positif akanmembantu meningkatkan kinerja karena memberi struktur dan kontrol yang dibutuhkan. Tujuan penelitian iniadalah mengetahui tipe budaya organisasi yang diterapkan dan yang diharapkan dengan menggunakanOrganizational Culture Assesment Instrumen (OCAI) pada Puskesmas Rumbia Tengah,Kecamatan RumbiaTengah,Kabupaten Bombana Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah studi survey penelitiananalitik yang dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif berasal dari pengisian kuesioner Organization CultureAssessment Instrument (OCAI) yang dikembangkan Cameron dan Quinn (1999). Data kuantitatif dari OCAI diolahsecara manual dengan bantuan program Microsoft Excell 2007. Disajikan Informasi tipe budaya organisasi dalambentuk dummy table dan grafik. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 tenaga kesehatan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa budaya organisasi terkuat saat ini dan yang diharapkan adalah budaya klan (Clan Culture)dengan skor 28,99 serta kenaikan menjadi 32,21 dan terkuat kedua adalah budaya hirarki (Hierarchy Culture)sebesar 24,72. Sedangkan budaya yang terlemah ada pada budaya budaya adhokrasi (Adhocracy Culture) danbudaya pasar (Market Culture) masing-masing dengan skor 23,07 dan 23,21. Berarti secara keseluruhan budayadominan adalah klan dan hierarki, dimana ditekankan budaya yang bercirikan kekeluargaan dan partisipatifsekaligus kuat dalam dan prosedur formal.Kata Kunci: OCAI, Budaya Organisasi, Clan Culture, Hierarchy Culture, Adhocracy Culture, Market Culture

Collaboration network of the authors

40 authors · 112 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Indonesia Open University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo7
Rahman RahmanAffiliation unknown6
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown3
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo3
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown2
Syawal SaptaputraAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Junaid JunaidAffiliation unknown2
Asri Nur AmaliaAffiliation unknown1
Reski Amalia DarlinAffiliation unknown1
Komang Sari TrianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sofyan KartinaAffiliation unknown1
Ahmad YaniIndonesia Open University1
A.Yuyun Surista DewiAffiliation unknown1
Herlinayanti HerlinayantiAffiliation unknown1
Wa Ode Merisa Sintia SaifulAffiliation unknown1
Indriati PratiwiAffiliation unknown1
Aulia RahmawatiAffiliation unknown1
Sri Tungga DewiAffiliation unknown1
Sitti Salma Amaliah KarimAffiliation unknown1
Siti Marwa UmarAffiliation unknown1
Siti Alifah Rofi’iAffiliation unknown1
Zulfani Indah LestariAffiliation unknown1
Rahmah Dewi SukmawatiAffiliation unknown1
La Ode Ahmad.IAffiliation unknown1
Kurdiyanto HasariyAffiliation unknown1
Hilda HarunAffiliation unknown1
Nurul Auliah NawawiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI TENTANG TIPE BUDAYA ORGANISASI DENGAN PENDEKATAN ORGANIZATIONAL CULTURE OF ASSESMENT INSTRUMENT (OCAI) DI PUSKESMAS RUMBIA TENGAH KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA   TAHUN 2016</dc:title>
	<dc:creator>Sani, Mutiara</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad, La Ode Ali Imran</dc:creator>
	<dc:creator>Farzan, Amrin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja individu disuatu organisasi. Salah satunya adalah yangmerupakan kunci untuk memperoleh hasil seperti yang diharapkan oleh organisasi yang dapat berfungsi sebagaialat untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan produktivitas kerja. Budaya organisasi yang kuat dan positif akanmembantu meningkatkan kinerja karena memberi struktur dan kontrol yang dibutuhkan. Tujuan penelitian iniadalah mengetahui tipe budaya organisasi yang diterapkan dan yang diharapkan dengan menggunakanOrganizational Culture Assesment Instrumen (OCAI) pada Puskesmas Rumbia Tengah,Kecamatan RumbiaTengah,Kabupaten Bombana Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah studi survey penelitiananalitik yang dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif berasal dari pengisian kuesioner Organization CultureAssessment Instrument (OCAI) yang dikembangkan Cameron dan Quinn (1999). Data kuantitatif dari OCAI diolahsecara manual dengan bantuan program Microsoft Excell 2007. Disajikan Informasi tipe budaya organisasi dalambentuk dummy table dan grafik. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 tenaga kesehatan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa budaya organisasi terkuat saat ini dan yang diharapkan adalah budaya klan (Clan Culture)dengan skor 28,99 serta kenaikan menjadi 32,21 dan terkuat kedua adalah budaya hirarki (Hierarchy Culture)sebesar 24,72. Sedangkan budaya yang  terlemah ada pada budaya budaya adhokrasi (Adhocracy Culture) danbudaya pasar (Market Culture) masing-masing dengan skor 23,07 dan 23,21. Berarti secara keseluruhan budayadominan adalah klan dan hierarki, dimana ditekankan budaya yang bercirikan kekeluargaan dan partisipatifsekaligus kuat dalam dan prosedur formal.Kata Kunci : OCAI, Budaya Organisasi, Clan Culture, Hierarchy Culture, Adhocracy Culture, Market Culture</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1256</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v1i3.1256</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1256/902</dc:relation>
</oai_dc:dc>