Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI KECAMATAN LOHIA KABUPATEN MUNA TAHUN 2022

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 8 No. 4 (2023)

DOI
10.37887/jimkesmas.v8i4.45992
ISSN
2502-731X
Published
2023-11-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana anak di bawah usia 5 tahun mengalami tumbuh kembang yang gagal akibat kekurangan gizi kronis, sehingga mengakibatkan anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian case-control. Variabel yang diteliti meliputi riwayat BBLR, riwayat penyakit infeksi, riwayat pemeriksaan kehamilan dan pendapatan keluarga. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 pasang kasus dan kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik quota sampling dan simple random sampling untuk kelompok kasus dan kelompok kontrol dipilih dengan teknik quota sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan variabel yang menjadi faktor risiko kejadian stunting adalah riwayat penyakit infeksi dengan p-value 0,000 dan nilai OR 4,857, riwayat pemeriksaan kehamilan dengan p-value 0,006 dengan nilai OR 3,250, dan pendapatan keluarga dengan p-value 0,002 dengan nilai OR 3,723, sedangkan variabel yang bukan faktor risiko kejadian stunting yaitu riwayat BBLR dengan p-value 0,493. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu riwayat penyakit infeksi, riwayat pemeriksaan kehamilan, dan pendapatan keluarga merupakan faktor risiko kejadian stunting, sedangkan variabel riwayat BBLR bukan faktor risiko kejadian stunting pada balita di Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Kata kunci: Stunting, BBLR, Penyakit Infeksi, Pemeriksaan Kehamilan, Pendapatan Keluarga

Collaboration network of the authors

40 authors · 252 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo7
Sartiah YusranAffiliation unknown6
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo6
Suhadi SuhadiAffiliation unknown5
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo5
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo5
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown4
Pitrah AsfianAffiliation unknown4
Febriana MuchtarAffiliation unknown4
Syefira SalsabilaAffiliation unknown4
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo4
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo4
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo3
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Rahman RahmanAffiliation unknown3
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Wa Ode SalmaAffiliation unknown2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo2
Farit RezalAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo2
Nurfatimah NurfatimahUniversitas Halu Oleo1
Yulita YulitaUniversitas Halu Oleo1
Nurhayati NurhayatiPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Wa Ode NurcahyantiAffiliation unknown1
Yustiani YustianiAffiliation unknown1
Nurzahra SaputriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI KECAMATAN LOHIA KABUPATEN MUNA TAHUN 2022</dc:title>
	<dc:creator>Karmila, Lilis</dc:creator>
	<dc:creator>Lisnawaty, Lisnawaty</dc:creator>
	<dc:creator>Yunawati, Irma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting adalah suatu kondisi dimana anak di bawah usia 5 tahun mengalami tumbuh kembang yang gagal akibat kekurangan gizi kronis, sehingga mengakibatkan anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian case-control. Variabel yang diteliti meliputi riwayat BBLR, riwayat penyakit infeksi, riwayat pemeriksaan kehamilan dan pendapatan keluarga. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 pasang kasus dan kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik quota sampling dan simple random sampling untuk kelompok kasus dan kelompok kontrol dipilih dengan teknik quota sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan variabel yang menjadi faktor risiko kejadian stunting adalah riwayat penyakit infeksi dengan p-value 0,000 dan nilai OR 4,857, riwayat pemeriksaan kehamilan dengan p-value 0,006 dengan nilai OR 3,250, dan pendapatan keluarga dengan p-value 0,002 dengan nilai OR 3,723, sedangkan variabel yang bukan faktor risiko kejadian stunting yaitu riwayat BBLR dengan p-value 0,493. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu riwayat penyakit infeksi, riwayat pemeriksaan kehamilan, dan pendapatan keluarga merupakan faktor risiko kejadian stunting, sedangkan variabel riwayat BBLR bukan faktor risiko kejadian stunting pada balita di Kecamatan Lohia Kabupaten Muna.

Kata kunci: Stunting, BBLR, Penyakit Infeksi, Pemeriksaan Kehamilan, Pendapatan Keluarga</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-11-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/45992</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v8i4.45992</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 8, No 4 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat)</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v8i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/45992/19283</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:rights>
</oai_dc:dc>