Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

IOT ARCHITECTURE FOR GOURAMY CULTIVATION

Desain Arsitektur IoT untuk Budidaya Gurami

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 8 No. 1 (2021) · pp. 111–118

DOI
10.25126/jtiik.0813529
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2021-02-04
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id

Abstract

Sektor perikanan di Indonesia memiliki potensi bagus untuk dikembangkan. Dengan pengelolaan yang baik, sektor ini dapat memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Salah satu sektor perikanan yang menarik untuk dibudidayakan adalah ikan gurami. Gurami banyak diminati oleh masyarakat dan memiliki harga jual yang stabil. Namun, kendala dalam budidaya gurami adalah pertumbuhan yang lambat, biaya pakan yang tinggi, dan tingkat kelangsungan hidup yang rendah. Seiring dengan perkembangan teknologi internet of things (IoT) dewasa ini, tentunya teknologi ini dapat memberikan solusi bagi pembudidaya gurami untuk mengatasi kendala tersebut. Oleh karena itu, pada penelitian ini diusulkan arsitektur IoT untuk budidaya gurami. Arsitektur IoT yang diusulkan dalam penelitian ini memiliki enam desain yang terdiri dari domain model, business process hierarchy, IoT layer, deployment, information, dan interoperability endpoint. Dengan adanya arsitektur IoT ini diharapkan sistem IoT yang dibangun sesuai dengan kebutuhan pembudidaya gurami serta memudahkan developers untuk membangun dan mengembangkan sistem tersebut. AbstractThe fisheries sector in Indonesia has great potential to be developed. With good management, this sector can contribute to national food security and improve welfare for the people of Indonesia. One of the interesting fisheries sector to be cultivated is gurami. Gurami is much in demand by the public and has a stable selling price. However, growth in gouramy cultivation is slow growth, high food costs, and low survival rates. The development of internet of things (IoT) technology today, this technology can provide solutions for gouramy farmers to overcome these obstacles. Therefore, this research proposes IoT architecture for gouramy cultivation. The IoT architecture proposed in this study has six designs consisting of the domain model, business process hierarchy, IoT layer, deployment, information, and interoperability endpoints. The IoT architecture is expected to build the IoT system in accordance with the needs of gouramy farmers and make it easier for developers to build and develop the system.

Collaboration network of the authors

No co-authors found in Melola yet.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IOT ARCHITECTURE FOR GOURAMY CULTIVATION</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Desain Arsitektur IoT untuk Budidaya Gurami</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Sudianto, Yupit</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Sektor perikanan di Indonesia memiliki potensi bagus untuk dikembangkan. Dengan pengelolaan yang baik, sektor ini dapat memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Salah satu sektor perikanan yang menarik untuk dibudidayakan adalah ikan gurami. Gurami banyak diminati oleh masyarakat dan memiliki harga jual yang stabil. Namun, kendala dalam budidaya gurami adalah pertumbuhan yang lambat, biaya pakan yang tinggi, dan tingkat kelangsungan hidup yang rendah. Seiring dengan perkembangan teknologi internet of things (IoT) dewasa ini, tentunya teknologi ini dapat memberikan solusi bagi pembudidaya gurami untuk mengatasi kendala tersebut. Oleh karena itu, pada penelitian ini diusulkan arsitektur IoT untuk budidaya gurami. Arsitektur IoT yang diusulkan dalam penelitian ini memiliki enam desain yang terdiri dari domain model, business process hierarchy, IoT layer, deployment, information, dan interoperability endpoint. Dengan adanya arsitektur IoT ini diharapkan sistem IoT yang dibangun sesuai dengan kebutuhan pembudidaya gurami serta memudahkan developers untuk membangun dan mengembangkan sistem tersebut. AbstractThe fisheries sector in Indonesia has great potential to be developed. With good management, this sector can contribute to national food security and improve welfare for the people of Indonesia. One of the interesting fisheries sector to be cultivated is gurami. Gurami is much in demand by the public and has a stable selling price. However, growth in gouramy cultivation is slow growth, high food costs, and low survival rates. The development of internet of things (IoT) technology today, this technology can provide solutions for gouramy farmers to overcome these obstacles. Therefore, this research proposes IoT architecture for gouramy cultivation. The IoT architecture proposed in this study has six designs consisting of the domain model, business process hierarchy, IoT layer, deployment, information, and interoperability endpoints. The IoT architecture is expected to build the IoT system in accordance with the needs of gouramy farmers and make it easier for developers to build and develop the system.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2021-02-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/3529</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.0813529</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 8 No 1: Februari 2021; 111-118</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 8 No. 1: Februari 2021; 111-118</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.081</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/3529/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>