Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN TB PARU BTA POSITIF PADA MASYARAKAT PESISIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KADATUA KABUPATEN BUTON SELATAN TAHUN 2016

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 1 No. 3 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v1i3.1257
ISSN
2502-731X
Published
2017-04-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman mycobacteriumTuberculosis. Penularan terjadi ketika pasien TB batuk atau bersin, kuman tersebar ke udara dalam bentukpercikan dahak (droplet nuclei). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko antara pengetahuan,kebiasaan merokok, riwayat kontak, kepadatan hunian dan pencahayaan dengan kejadian TB paru BTA positifdi wilayah kerja Puskesmas Kadatua Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini adalah penelitian analitikobservasional dengan metode pendekatan case control study dengan besar sampel 40 responden. Analisis datamenggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji MC Nemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidakada faktor risiko pengetahuan dengan kejadian TB paru BTA positif (OR = 2,5; 95% CI = 0,815-7,645 (p value =0,18) α), tidak ada faktor risiko merokok dengan kejadian TB paru BTA positif (OR = 1,33; 95%CI = 0,303 –5,92; p value (1,00) α), ada faktor risiko antara riwayat kontak dengan kejadian TB paru BTA positif (p value(0,039) α), (OR = 5; 95%CI = 1,27 – 19,32), ada faktor risiko antara kepadatan hunian dengan kejadian TBparu BTA positif (OR = 8; 95%CI = 1,39 – 46 (p value (0,039) α), ada faktor risiko antara pencahayaan dengankejadian TB paru BTA positif (OR = 9; 95%CI = 1,64–14,58 (p value (0,021) α. Rekomendasi dari penelitian inikepada pihak-pihak pengambil kebijakan dan tenaga kesehatan untuk bekerjasama dengan masyarakatsetempat dalam mewaspadai penyakit, dengan mengenali gejala awal, cara penularan hingga pencegahanpenyakit unutk menurunkan angka kejadian kasus TB paru dan terhindar dari risiko terkena penyakit TB paruBTA positif selanjutnya.Kata kunci: Pengetahuan, Rokok, Riwayat Kontak, Kepadatan Hunian, Pencahayaan, TB paru BTA positif

Collaboration network of the authors

40 authors · 116 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown6
Farit RezalAffiliation unknown5
Sahrudin SahrudinAffiliation unknown5
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo5
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo3
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown3
Sahlan SahlanAffiliation unknown3
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo3
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Heny BaharuddinAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Suhadi SuhadiAffiliation unknown2
Ruslan RuslanAffiliation unknown2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo1
Adinda ValentinaAffiliation unknown1
Yustiani YustianiAffiliation unknown1
Nurzahra SaputriAffiliation unknown1
Wa Ode Gita AsiyahAffiliation unknown1
Rizky Armalia AnwarAffiliation unknown1
Fidelia Anisa GitaAffiliation unknown1
Yusuf Musyafir KoleworaAffiliation unknown1
Nur Aulia NissaAffiliation unknown1
Indrika Septiani KhairunnisaAffiliation unknown1
Sukma RizkiAffiliation unknown1
Wahyuni WahyuniAffiliation unknown1
A Narita Reski SafitriAffiliation unknown1
Putu Rahayu PratiwiAffiliation unknown1
Baharudin BaharudinAffiliation unknown1
Hilaluddin HanafiAffiliation unknown1
Suhartono SuhartonoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Kasmawati KasmawatiAffiliation unknown1
Suhartono TonoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN TB PARU BTA POSITIF PADA MASYARAKAT PESISIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KADATUA KABUPATEN BUTON SELATAN TAHUN 2016</dc:title>
	<dc:creator>Rohayu, Nurliza</dc:creator>
	<dc:creator>Yusran, Sartiah</dc:creator>
	<dc:creator>Ibrahim, Karma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman mycobacteriumTuberculosis. Penularan terjadi ketika pasien TB batuk atau bersin, kuman tersebar ke udara dalam bentukpercikan dahak (droplet nuclei). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko antara pengetahuan,kebiasaan merokok, riwayat kontak, kepadatan hunian dan pencahayaan dengan kejadian TB paru BTA positifdi wilayah kerja Puskesmas Kadatua Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini adalah penelitian analitikobservasional dengan metode pendekatan case control study dengan besar sampel 40 responden. Analisis datamenggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji MC Nemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidakada faktor risiko pengetahuan dengan kejadian TB paru BTA positif (OR = 2,5; 95% CI = 0,815-7,645 (p value =0,18)  α), tidak ada faktor risiko merokok dengan kejadian TB paru BTA positif (OR = 1,33; 95%CI = 0,303 –5,92; p value (1,00)  α), ada faktor risiko antara riwayat kontak dengan kejadian TB paru BTA positif (p value(0,039)  α), (OR = 5;  95%CI = 1,27 – 19,32), ada faktor risiko antara kepadatan hunian dengan kejadian TBparu BTA positif (OR = 8; 95%CI = 1,39 – 46 (p value (0,039)  α), ada faktor risiko antara pencahayaan dengankejadian TB paru BTA positif (OR = 9; 95%CI = 1,64–14,58 (p value (0,021)  α. Rekomendasi dari penelitian inikepada pihak-pihak pengambil kebijakan dan tenaga kesehatan untuk bekerjasama dengan masyarakatsetempat dalam mewaspadai penyakit, dengan mengenali gejala awal, cara penularan hingga pencegahanpenyakit unutk menurunkan angka kejadian kasus TB paru dan terhindar dari risiko terkena penyakit TB paruBTA positif selanjutnya.Kata kunci : Pengetahuan, Rokok, Riwayat Kontak, Kepadatan Hunian, Pencahayaan, TB paru BTA positif</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1257</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v1i3.1257</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1257/903</dc:relation>
</oai_dc:dc>