Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KORELASI ANTARA SIMTOM DEPRESI DAN KEJADIAN SINDROMA DISPEPSIA PADA MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA TAHUN 2020

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 6 No. 1 (2021)

DOI
10.37887/jimkesmas.v6i1.16365
ISSN
2502-731X
Published
2021-01-31
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak Salah satu yang menjadi ancaman kesehatan mental di dunia adalah depresi.Lebih”dari”30”juta”orang”hidup”dengan”gangguan”depresi dan mengalami peningkatan sebesar 18% sejaktahun 2015. Sindroma dispepsia”merupakan”kumpulan dari beberapa gejala”klinis”yang”terdiri”dari rasa tidaknyaman terutama dirasakan pada daerah perut bagian atas (epigastrium). Depresi memiliki asosiasi yang tinggidengan sindroma dispepsia dimana 40% kasus dispepsia disertai dengan gangguan kejiwaan. Salah satukelompok yang beresiko untuk terkena sindroma dispepsia adalah”remaja”dengan”rentang”usia”12-21 tahun,termasuk mahasiswa. Pendidikan kedokteran merupakan program pendidikan dengan tingkat stres yang tinggidimana tuntutan pembelajaran dan pelatihan sebagai mahasiswa kedokteran dapat mempengaruhi kesehatanfisik dan mental mahasiswa. Telah dilaporkan bahwa mahasiswa kedokteran berakibat untuk menderita depresi,ansietas dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk”mengetahui apakah terdapat korelasi antara simtom depresidan kejadian sindroma dispepsia pada mahasiswa kepaniteraan klinik Fakultas Kedokteran Universitas PrimaIndonesia. Penelitian berikut merupakan”penelitian”analitik”dengan” desain penelitian cross-sectional”dengan besarsampel 51 orang. Data”dari hasil penelitian kemudian diuji secara statistik dan didapatkan nilai p untuk variabeldepresi pada uji t-independent adalah 0,889 sehingga tidak terdapat perbedaan rerata antara laki-laki danperempuan. Nilai p untuk variabel dispepsia dengan uji”mann”whitney adalah 0,655 yang berarti tidak”terdapatperbedaan nilai median antara laki-laki dan perempuan. Dari hasil”uji”korelasi”spearman”didapatkan”nilai r =0,807 sehingga terdapat korelasi yang kuat dan searah antara simtom depresi dan sindroma dispepsia. Kata Kunci: Simtom Depresi, Sindroma Dispepsia, BDI II, DSSI

Collaboration network of the authors

13 authors · 32 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jambi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Naomi Grace RezekiAffiliation unknown2
Nanda Terin IbrenaAffiliation unknown1
Indri Okta Vielsa SiboroAffiliation unknown1
Edlin NadiAffiliation unknown1
Amirul MukmininUniversitas Jambi1
Ira Aini DaniaAffiliation unknown1
Dewi PangestutiAffiliation unknown1
Adi Raja Brando LubisAffiliation unknown1
Donalry Agus SaputraAffiliation unknown1
Stenly Hely SajowAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KORELASI ANTARA SIMTOM DEPRESI DAN KEJADIAN SINDROMA DISPEPSIA PADA MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Silangit, Silka Indria Natalie</dc:creator>
	<dc:creator>Lubis, Adhayani</dc:creator>
	<dc:creator>Nasution, Sri Wahyuni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak Salah satu yang menjadi ancaman kesehatan mental di dunia adalah depresi.Lebih”dari”30”juta”orang”hidup”dengan”gangguan”depresi dan mengalami peningkatan sebesar 18% sejaktahun 2015. Sindroma dispepsia”merupakan”kumpulan dari beberapa gejala”klinis”yang”terdiri”dari rasa tidaknyaman terutama dirasakan pada daerah perut bagian atas (epigastrium). Depresi memiliki asosiasi yang tinggidengan sindroma dispepsia dimana 40% kasus dispepsia disertai dengan gangguan kejiwaan. Salah satukelompok yang beresiko untuk terkena sindroma dispepsia adalah”remaja”dengan”rentang”usia”12-21 tahun,termasuk mahasiswa. Pendidikan kedokteran merupakan program pendidikan dengan tingkat stres yang tinggidimana tuntutan pembelajaran dan pelatihan sebagai mahasiswa kedokteran dapat mempengaruhi kesehatanfisik dan mental mahasiswa. Telah dilaporkan bahwa mahasiswa kedokteran berakibat untuk menderita depresi,ansietas dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk”mengetahui apakah terdapat korelasi antara simtom depresidan kejadian sindroma dispepsia pada mahasiswa kepaniteraan klinik Fakultas Kedokteran Universitas PrimaIndonesia. Penelitian berikut merupakan”penelitian”analitik”dengan” desain penelitian cross-sectional”dengan besarsampel 51 orang. Data”dari hasil penelitian kemudian diuji secara statistik dan didapatkan nilai p untuk variabeldepresi pada uji t-independent adalah 0,889 sehingga tidak terdapat perbedaan rerata antara laki-laki danperempuan. Nilai p untuk variabel dispepsia dengan uji”mann”whitney adalah 0,655 yang berarti tidak”terdapatperbedaan nilai median antara laki-laki dan perempuan. Dari hasil”uji”korelasi”spearman”didapatkan”nilai r =0,807 sehingga terdapat korelasi yang kuat dan searah antara simtom depresi dan sindroma dispepsia. Kata Kunci: Simtom Depresi, Sindroma Dispepsia, BDI II, DSSI </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/16365</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v6i1.16365</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/16365/10965</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:rights>
</oai_dc:dc>