Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2016

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 2 No. 6 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v2i6.2861
ISSN
2502-731X
Published
2017-10-12
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Stres kerja adalah pola reaksi psikologis, emosional, kognitif dan perilaku terhadap beberapa aspek kerja,organisasi kerja, dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungandengan stres kerja pada perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016.Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study.Populasi adalah seluruh perawat yang bertugas di Ruang Rawat Inap Rumah Saki t Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggaraberjumlah 116 orang. Data sebagai sampel 53 orang yang diperoleh dengan menggunakan metode purposivesampling. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa ada hubungan yang signifikan secara statistik (ρ 0,05)antara variabel beban kerja dengan stres kerja (ρ = 0,002) dan variabel shift kerja dengan stres kerja (ρ = 0,040).Sebaliknya, tidak ada hubungan secara statistik (ρ 0,05) variabel hubungan interpersonal dengan stres kerja (ρ =0,321) karena interaksi dan komunikasi berjalan dengan baik. Kemudian gaji dengan stres kerja (ρ = 0,306) padaperawat tidak berhubungan karena gaji yang diperol eh sudah memuaskan. Saran bagi perawat laki-laki yangmemiliki beban kerja ringan sebisa mungkin dapat membantu perawat perempuan yang memiliki beban kerjatinggi sehingga dapat mencegah adanya stres kerja di tempat kerja karena beban kerja yang berat dapatdikurangi.Kata Kunci: Beban Kerja, Shift Kerja, Hubungan Interpersonal, Gaji, Stres Kerja

Collaboration network of the authors

40 authors · 119 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Mandala Waluya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown6
Farit RezalAffiliation unknown5
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo3
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown3
Sahlan SahlanAffiliation unknown3
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Heny BaharuddinAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Suhadi SuhadiAffiliation unknown2
Ruslan RuslanAffiliation unknown2
Pitrah AsfianAffiliation unknown2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
La Ode TasrunUniversitas Mandala Waluya1
Fatjrina SyaputriUniversitas Mandala Waluya1
Indra Purnama IqbahUniversitas Mandala Waluya1
Sapril KartiniUniversitas Mandala Waluya1
Vicha Nur FatanahUniversitas Mandala Waluya1
Hadi ZulkarnainUniversitas Halu Oleo1
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo1
Adinda ValentinaAffiliation unknown1
Yustiani YustianiAffiliation unknown1
Nurzahra SaputriAffiliation unknown1
Wa Ode Gita AsiyahAffiliation unknown1
Rizky Armalia AnwarAffiliation unknown1
Fidelia Anisa GitaAffiliation unknown1
Yusuf Musyafir KoleworaAffiliation unknown1
Nur Aulia NissaAffiliation unknown1
Indrika Septiani KhairunnisaAffiliation unknown1
Sukma RizkiAffiliation unknown1
Wahyuni WahyuniAffiliation unknown1
A Narita Reski SafitriAffiliation unknown1
Putu Rahayu PratiwiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2016</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Rahmatia</dc:creator>
	<dc:creator>Yusran, Sartiah</dc:creator>
	<dc:creator>Ardiansyah, Ririn Teguh</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stres kerja adalah pola reaksi psikologis, emosional, kognitif dan perilaku terhadap beberapa aspek kerja,organisasi kerja, dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungandengan stres kerja pada perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016.Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study.Populasi adalah seluruh perawat yang bertugas di Ruang Rawat Inap Rumah Saki t Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggaraberjumlah 116 orang. Data sebagai sampel 53 orang yang diperoleh dengan menggunakan metode purposivesampling. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa ada hubungan yang signifikan secara statistik (ρ  0,05)antara variabel beban kerja dengan stres kerja (ρ = 0,002) dan variabel shift kerja dengan stres kerja (ρ = 0,040).Sebaliknya, tidak ada hubungan secara statistik (ρ  0,05) variabel hubungan interpersonal dengan stres kerja (ρ =0,321) karena interaksi dan komunikasi berjalan dengan baik. Kemudian gaji dengan stres kerja (ρ = 0,306) padaperawat tidak berhubungan karena gaji yang diperol eh sudah memuaskan. Saran bagi perawat laki-laki yangmemiliki beban kerja ringan sebisa mungkin dapat membantu perawat perempuan yang memiliki beban kerjatinggi sehingga dapat mencegah adanya stres kerja di tempat kerja karena beban kerja yang berat dapatdikurangi.Kata Kunci: Beban Kerja, Shift Kerja, Hubungan Interpersonal, Gaji, Stres Kerja</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/2861</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v2i6.2861</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v2i6</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/2861/2134</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>