Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS FAKTOR RISIKO KEBIASAAN MEROKOK, PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET DAN KONSUMSI ANTIOKSIDAN TERHADAP KEJADIAN KATARAK DI POLI MATA RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 2 No. 6 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v2i6.3035
ISSN
2502-731X
Published
2017-10-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Katarak merupakan keadaan dimana lensa mata yang biasanya jernih dan bening menjadi keruh. Bilalensa mata kehilangan sifat beningnya atau kejernihannya maka penglihatan akan menjadi berkabut atau tidakdapat melihat sama sekali. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), katarak dapat menyebabkankebutaan pada lebih dari 17 juta penduduk di dunia. Kejadian katarak masih menjadi masalah penyakit diSulawesi Tenggara dari data 4 tahun terakhir yang diperoleh dari RSU Bahteramas Kendari jumlah kejadiankatarak berfluktuasi setiap tahunnya dan masuk kedalam 20 besar penyakit di rumah sakit tersebut. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kebiasaan merokok, paparan sinar ultraviolet dan konsumsiantioksidan terhadap kejadian katarak di RSU Bahteramas Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional menggunakan desain casecontrol study dengan prosedur non matching. Populasi dalam penelitian 104 pasien katarak dengan jumlahsampel sebanyak 54 kasus dan 54 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan merokok merupakan faktor risiko katarak dengan OR= 2,845dengan rentan nilai LL 1,175 dan UL 6,891 dan konsumsi antioksidan merupakan faktor risiko terhadap katarakOR=2,430 dengan rentang nilai LL 1,090 dan UL 5,417 pada interval kepercayaan (CI) 95%. Sedangkan paparansinar ultraviolet bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian katarak di RSU Bahteramas Kota KendariProvinsi Sulawesi Tenggara tahun 2017. Disarankan untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakatkhususnya lansia mengenai kebiasaan merokok, paparan sinar ultraviolet dan konsumsi antioksidan yangmempengaruhi kejadian katarak.Kata kunci:Katarak, Kebiasaan Merokok, Paparan Sinar Ultraviolet, Konsumsi Antioksidan

Collaboration network of the authors

27 authors · 51 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Delima Apriliana SeAffiliation unknown2
Febri RamadhanAffiliation unknown2
Laode IsmailAffiliation unknown2
Ahwath Riyadhy RidwanAffiliation unknown2
Elvivin ElvivinAffiliation unknown1
Ija Isti AurinaAffiliation unknown1
Sarudin SahrudinAffiliation unknown1
Junaid JunaidAffiliation unknown1
Rini AndrianiAffiliation unknown1
Sartiah YusranAffiliation unknown1
Nurliza RohayuAffiliation unknown1
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo1
Sri Ayu MulyatiAffiliation unknown1
Asmaul HusnaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
La Dupai La DupaiAffiliation unknown1
Nursasmita ningsihAffiliation unknown1
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown1
Tiara HastutiAffiliation unknown1
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo1
Wana Mayang SariAffiliation unknown1
Siti FatmawatiAffiliation unknown1
Junaid JafriatiAffiliation unknown1
Safriyanti SafriyantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS FAKTOR RISIKO KEBIASAAN MEROKOK, PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET DAN KONSUMSI ANTIOKSIDAN TERHADAP KEJADIAN KATARAK DI POLI MATA RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017</dc:title>
	<dc:creator>Yunaningsih, Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Sahrudin, Sahrudin</dc:creator>
	<dc:creator>Ibrahim, Karma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Katarak merupakan keadaan dimana lensa mata yang biasanya jernih dan bening menjadi keruh. Bilalensa mata kehilangan sifat beningnya atau kejernihannya maka penglihatan akan menjadi berkabut atau tidakdapat melihat sama sekali. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), katarak dapat menyebabkankebutaan pada lebih dari 17 juta penduduk di dunia. Kejadian katarak masih menjadi masalah penyakit diSulawesi Tenggara dari data 4 tahun terakhir yang diperoleh dari RSU Bahteramas Kendari jumlah kejadiankatarak berfluktuasi setiap tahunnya dan masuk kedalam 20 besar penyakit di rumah sakit tersebut . Penelitianini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kebiasaan merokok, paparan sinar ultraviolet dan konsumsiantioksidan terhadap kejadian katarak di RSU Bahteramas Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional menggunakan desain casecontrol study dengan prosedur non matching. Populasi dalam penelitian 104 pasien katarak dengan jumlahsampel sebanyak 54 kasus dan 54 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan merokok merupakan faktor risiko katarak dengan OR= 2,845dengan rentan nilai LL 1,175 dan UL 6,891 dan konsumsi antioksidan merupakan faktor risiko terhadap katarakOR=2,430 dengan rentang nilai LL 1,090 dan UL 5,417 pada interval kepercayaan (CI) 95%. Sedangkan paparansinar ultraviolet bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian katarak di RSU Bahteramas Kota KendariProvinsi Sulawesi Tenggara tahun 2017. Disarankan untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakatkhususnya lansia mengenai kebiasaan merokok, paparan sinar ultraviolet dan konsumsi antioksidan yangmempengaruhi kejadian katarak.Kata kunci :Katarak, Kebiasaan Merokok, Paparan Sinar Ultraviolet, Konsumsi Antioksidan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3035</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v2i6.3035</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v2i6</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3035/2283</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>