Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN AKIBAT PAJANAN TIMBAL (Pb) PADA MASYARAKAT YANG MENGONSUMSI KERANG KALANDUE (Polymesoda erosa) DARI TAMBAK SEKITAR SUNGAI WANGGU DAN MUARA TELUK KENDARI

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 1 No. 3 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v1i3.1223
ISSN
2502-731X
Published
2017-04-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Kerang dalam penelitian ini adalah kerang kalandue (Polymesoda erosa) yang di peroleh dari tambak sekitar Sungai Wanggu dan muara Teluk Kendari. Kerang kalandue (Polymesodaerosa) merupakan salah satu jenis hewan yang merupakan filter feeder atau bertingkah lakusebagai vacum cleaner. Salah satu logam berat yang berbahaya dan menimbulkan dampak yangburuk bagi kesehatan dalah timbal (Pb). Pajanan timbal dengan konsentrasi yang rendah dalamjangka waktu yang lama serta frekuensi paparan yang tinggi dapat menyebabkan efek risikokesehatan. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko kesehatan masyarakatbantaran Sungai Wanggu Kelurahan Lalolara yang mengonsumsi kerang yang mengandung timbal(Pb) dari tambak sekitar Sungai Wanggu dan muara Teluk Kendari. Penelitian ini menggunakandesain analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL). Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakatbantaran Sungai Wanggu Kelurahan Lalolara pengambilan sampel di gunakan teknik snowballsampling, sehingga didapatkan 68 responden. Kadar timbal dalam kerang diperiksa menggunakanmetode Atomic Absorption Spectrometry (AAS), dengan hasil pemeriksan yaitu 0,2016, 0,6428,0,5816 mg/kg. Asupan atau intake timbal dalam kerang yang dikonsumsi oleh masyarakatbantaran Sungai Wanggu Kel. Lalolara adalah 1,6032018E-05 mg/kg/hari. Hasil analisismenunjukkan bahwa Masyarakat bantaran Sungai Wanggu Kelurahan Lalolara baik secarapopulasi dan individubelum memiliki risiko dan masih aman dari gangguan kesehatannonkarsinogenik akibatpajanan timbal dalam kerang untuk saat ini sampai dengan 50 tahunmendatang denganasumsi bahwa sumber pajanan hanya berasal dari kerang saja dan tidakmemperhitungkanpajanan timbal dari sumber lain.Kata kunci: Analisis Risiko, Timbal (Pb), dan Kerang Kalandue (Polymesoda erosa).

Collaboration network of the authors

40 authors · 180 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo8
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo8
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo7
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo4
Irma IrmaAffiliation unknown4
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo4
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo3
Riska JalilAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Fadilah SahdaUniversitas Halu Oleo1
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo1
Talita Putri SyairaUniversitas Halu Oleo1
Sri WahyuniUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiUniversitas Halu Oleo1
Irawan Angkasa PutraUniversitas Halu Oleo1
Jumiati JumiatiUniversitas Halu Oleo1
Sarni TiaAffiliation unknown1
Herawahyuni HerawahyuniAffiliation unknown1
Putriana AlnurAffiliation unknown1
Yusni Diah RiskiAffiliation unknown1
Wiwik Muthmainnah S SaadAffiliation unknown1
Yesti Hediyati PratiwiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN AKIBAT PAJANAN TIMBAL (Pb) PADA MASYARAKAT YANG MENGONSUMSI KERANG KALANDUE (Polymesoda erosa) DARI TAMBAK SEKITAR  SUNGAI WANGGU DAN MUARA TELUK KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Alwi, Juwitriani</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:creator>ainurafiq, ainurafiq</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kerang dalam penelitian ini adalah kerang kalandue (Polymesoda erosa) yang di peroleh dari tambak sekitar Sungai Wanggu dan muara Teluk Kendari. Kerang kalandue (Polymesodaerosa) merupakan salah satu jenis hewan yang merupakan filter feeder atau bertingkah lakusebagai vacum cleaner. Salah satu logam berat yang berbahaya dan menimbulkan dampak yangburuk bagi kesehatan dalah timbal (Pb). Pajanan timbal dengan konsentrasi yang rendah dalamjangka waktu yang lama serta frekuensi paparan yang tinggi dapat menyebabkan efek risikokesehatan. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko kesehatan masyarakatbantaran Sungai Wanggu Kelurahan Lalolara yang mengonsumsi kerang yang mengandung timbal(Pb) dari tambak sekitar Sungai Wanggu dan muara Teluk Kendari. Penelitian ini menggunakandesain analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL). Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakatbantaran Sungai Wanggu Kelurahan Lalolara pengambilan sampel di gunakan teknik snowballsampling, sehingga didapatkan 68 responden. Kadar timbal dalam kerang diperiksa menggunakanmetode Atomic Absorption Spectrometry (AAS), dengan hasil pemeriksan yaitu 0,2016, 0,6428,0,5816 mg/kg. Asupan atau intake timbal dalam kerang yang dikonsumsi oleh masyarakatbantaran Sungai Wanggu Kel. Lalolara adalah 1,6032018E-05 mg/kg/hari. Hasil analisismenunjukkan bahwa Masyarakat bantaran Sungai Wanggu Kelurahan Lalolara baik secarapopulasi dan individubelum memiliki risiko dan masih aman dari gangguan kesehatannonkarsinogenik akibatpajanan timbal dalam kerang untuk saat ini sampai dengan 50 tahunmendatang denganasumsi bahwa sumber pajanan hanya berasal dari kerang saja dan tidakmemperhitungkanpajanan timbal dari sumber lain.Kata kunci : Analisis Risiko, Timbal (Pb), dan Kerang Kalandue (Polymesoda erosa).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1223</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v1i3.1223</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1223/870</dc:relation>
</oai_dc:dc>