Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERILAKU BERISIKO REMAJA WANITA PEKERJA SEKS (WPS) TERHADAP PENULARAN HIV DAN AIDS DI KOTA KENDARI TAHUN 2021

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 7 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jimkesmas.v7i3.30090
ISSN
2502-731X
Published
2023-02-02
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakMasa remaja merupakan masa yang beresiko jika didorong oleh rangsangan seksual karena dapat membawa remaja menjadi Wanita Pekerja Seks (WPS). WPS merupakan kelompok risiko tinggi terkena HIV dan AIDS mengingat pada kelompok ini terbiasa melakukan aktivitas seksualnya dengan pasangan yang tidak tetap, Kasus HIV dan AIDS Kota Kendari yang dilaporkan pada tiga tahun terakhir (2018-2020) yaitu 177 kasus dan dari tahun ke tahun Kota Kendari selalu menjadi wilayah kasus tertinggi HIV dan AIDS di Sultra. Tujuan umum penelitian ini yaitu untuk mengetahui perilaku berisiko remaja WPS terhadap penularan HIV dan AIDS di Kota Kendari Tahun 2021. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan studi fenomenologi. Informan pada peneltian ini yaitu lima remaja WPS, satu muncikari dan satu pihak Dinkes Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pemicu alamiah remaja WPS pada penelitian ini yaitu berpacaran dan pelecehan seksual, kemudian pemicu terencana yaitu ajakan teman, masalah keluarga, ekonomi dan mekanisme transaksi WPS. 2) Perilaku berisiko remaja WPS pada penelitian ini yaitu melakukan hubungan seksual secara vaginal, oral dan anal bersama pelanggan dan sesama WPS (lesbian). Ketidaksetujuan pelanggan dan persepsi penggunaan yang rumit membuat remaja WPS tidak menggunakan kondom dan cenderung mengonsumsi pil kontrasepsi, antibiotik, obat tanpa rekomendasikan dokter atau tidak dijual bebas di apotek dan menggunakan sabun pembersih kewanitaan. 3) Konsekuensi remaja WPS pada penelitian ini yaitu berpeluang terkena HIV dan AIDS, khawatir terjadi tindak kekerasan dan merasa bersalah. Terdapat remaja WPS yang tetap melakukan aktivitas seksual ketika terinfeksi dan ada pula memilih berhenti. Sebagian besar remaja WPS belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan. Kata Kunci: Perilaku, Remaja, WPS, HIV, AIDS.

Collaboration network of the authors

40 authors · 251 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Sriwijaya University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo7
Lymbran TinaAffiliation unknown7
Irma IrmaAffiliation unknown6
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo5
Sabril MunandarAffiliation unknown5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo5
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo5
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown3
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo3
Rahman RahmanAffiliation unknown3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo3
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo3
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Farit RezalAffiliation unknown2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Alyssa Destiana AdnanAffiliation unknown2
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Indrawati IndrawatiSriwijaya University2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
ainurrafiq ainurrafiqAffiliation unknown2
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown2
Asti AnantaUniversitas Halu Oleo1
Wulan Endang SariUniversitas Halu Oleo1
Elsa ElsaAffiliation unknown1
Hayati HayatiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERILAKU BERISIKO  REMAJA WANITA PEKERJA SEKS (WPS) TERHADAP PENULARAN HIV DAN AIDS DI KOTA KENDARI TAHUN 2021</dc:title>
	<dc:creator>Sabilu, Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator>Azim, La Ode Liaumin</dc:creator>
	<dc:creator>Zinda, Andi Ratu Putri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakMasa remaja merupakan masa yang beresiko jika didorong oleh rangsangan seksual karena dapat membawa remaja menjadi Wanita Pekerja Seks (WPS). WPS merupakan kelompok risiko tinggi terkena HIV dan AIDS mengingat pada kelompok ini terbiasa melakukan aktivitas seksualnya dengan pasangan yang tidak tetap, Kasus HIV dan AIDS Kota Kendari yang dilaporkan pada tiga tahun terakhir (2018-2020) yaitu 177 kasus dan dari tahun ke tahun Kota Kendari selalu menjadi wilayah kasus tertinggi HIV dan AIDS di Sultra. Tujuan umum penelitian ini yaitu untuk mengetahui perilaku berisiko remaja WPS terhadap penularan HIV dan AIDS di Kota Kendari Tahun 2021. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan studi fenomenologi. Informan pada peneltian ini yaitu lima remaja WPS, satu muncikari dan satu pihak Dinkes Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Pemicu alamiah remaja WPS pada penelitian ini yaitu berpacaran dan pelecehan seksual, kemudian pemicu terencana yaitu ajakan teman, masalah keluarga, ekonomi dan mekanisme transaksi WPS. 2) Perilaku berisiko remaja WPS pada penelitian ini yaitu melakukan hubungan seksual secara vaginal, oral dan anal bersama pelanggan dan sesama WPS (lesbian). Ketidaksetujuan pelanggan dan persepsi penggunaan yang rumit membuat remaja WPS tidak menggunakan kondom dan cenderung mengonsumsi pil kontrasepsi, antibiotik, obat tanpa rekomendasikan dokter atau tidak dijual bebas di apotek dan menggunakan sabun pembersih kewanitaan. 3) Konsekuensi remaja WPS pada penelitian ini yaitu berpeluang terkena HIV dan AIDS, khawatir terjadi tindak kekerasan dan merasa bersalah. Terdapat remaja WPS yang tetap melakukan aktivitas seksual ketika terinfeksi dan ada pula memilih berhenti. Sebagian besar remaja WPS belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan. Kata Kunci : Perilaku, Remaja, WPS, HIV, AIDS. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/30090</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v7i3.30090</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat)</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v7i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/30090/17391</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:rights>
</oai_dc:dc>