Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA WANTULASI KECAMATAN WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA TAHUN 2015

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 1 No. 3 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v1i3.1253
ISSN
2502-731X
Published
2017-04-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit infeksi akut dan menular yangdisebabkan oleh virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan sering menimbulkanwabah/kejadian luar biasa (KLB). Insidensi penyakit DBD meningkat secara dramatis diberbagaiNegara di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir. Tahun 2014, jumlah kasus DBD diIndonesia berjumlah 100.347 kasus dengan jumlah kematian 907 orang (Incidence Rate/Angkakesakitan=39.80 per 100.000 penduduk dan CFR=0.90%). Pada tahun 2015, untuk pertama kalinyadilaporkan adanya kasus DBD di Desa Wantulasi dengan total penderita berjumlah 24 orang. Tujuandari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor risiko kejadian penyakit DBD di Desa WantulasiKecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Tahun 2015. Desain penelitian ini adalahanalitik observasional dengan rancangan case control. Sampel terdiri dari 24 kasus dan 24 kontroldengan rasio 1:1 dipadankan menurut alamat/dusun. Analisis data dilakukan dengan menggunakanuji Mc Nemar. Pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen ditentukanberdasarkan Odds Ratio (OR) pada Confidens Interval (CI) 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwasecara signifikan yang merupaka faktor risiko kejadian penyakit DBD di Desa Wantulasi yaitu UpayaPemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) nilai (OR = 3.25; p=0.049) dan menggantung pakaian (OR=5;p=0.039). Sedangkan variable yang bukan merupakan faktor risiko kejadian DBD di Desa Wantulasiyaitu kebiasaan tidur siang (OR=1.6; p=0.581), penggunaan obat anti nyamuk (repellent) (OR=2.75;p=0.118) serta penggunaan kelambu (OR= 1.25; p=1.000). Diharapkan agar masyarakatmeningkatkan pencegahan dan penanggulangan DBD secara komprehensif dan berkesinambunganagar terhindar dari penyakit DBD dan dapat meminimalisir risiko penyakit DBDKata Kunci: Faktor risiko, Demam Berdarah Dengue, PSN, menggantung pakaian

Collaboration network of the authors

40 authors · 142 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo6
Farit RezalAffiliation unknown6
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo4
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Rasma RasmaAffiliation unknown4
Farid RezalAffiliation unknown4
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo3
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Megasari SidulaAffiliation unknown2
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo2
ainurafiq ainurafiqAffiliation unknown2
Fadilah SahdaUniversitas Halu Oleo1
Vina AuraningtyasUniversitas Halu Oleo1
Fidya RamadhaniAffiliation unknown1
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo1
Handrini SudinAffiliation unknown1
Nurjannah NurjannahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhammad SetyAffiliation unknown1
La DupaiAffiliation unknown1
Junaid JunaidAffiliation unknown1
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo1
Andi Rifqa Rahayu SafitriAffiliation unknown1
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo1
Elisafita ElisafitaAffiliation unknown1
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo1
Nur Indah LestariAffiliation unknown1
WINDA PARORRONGANAffiliation unknown1
CYNTIANA PUJA ALLO LINGGIAffiliation unknown1
Umi Andriani SuradiAffiliation unknown1
ISWAN ISWANAffiliation unknown1
EVI FEBRIANIAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA WANTULASI KECAMATAN WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA TAHUN 2015</dc:title>
	<dc:creator>Jumiati, Jumiati</dc:creator>
	<dc:creator>Majid, Ruslan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit infeksi akut dan menular yangdisebabkan oleh virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan sering menimbulkanwabah/kejadian luar biasa (KLB). Insidensi penyakit DBD meningkat secara dramatis diberbagaiNegara di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir. Tahun 2014,  jumlah kasus DBD diIndonesia berjumlah 100.347 kasus dengan jumlah kematian 907 orang (Incidence Rate/Angkakesakitan=39.80 per 100.000 penduduk dan CFR=0.90%). Pada tahun 2015, untuk pertama kalinyadilaporkan adanya kasus DBD di Desa Wantulasi dengan total penderita berjumlah 24 orang. Tujuandari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor risiko kejadian penyakit DBD di Desa WantulasiKecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Tahun 2015. Desain penelitian ini adalahanalitik observasional dengan rancangan case control. Sampel terdiri dari 24 kasus dan 24 kontroldengan rasio 1:1 dipadankan menurut alamat/dusun. Analisis data dilakukan dengan menggunakanuji Mc Nemar. Pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen ditentukanberdasarkan Odds Ratio (OR) pada Confidens Interval (CI) 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwasecara signifikan yang merupaka faktor risiko kejadian penyakit DBD di Desa Wantulasi yaitu UpayaPemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) nilai (OR = 3.25 ; p=0.049) dan menggantung pakaian (OR=5 ;p=0.039). Sedangkan variable yang bukan merupakan faktor risiko kejadian DBD di Desa Wantulasiyaitu kebiasaan tidur siang (OR=1.6 ; p=0.581), penggunaan obat anti nyamuk (repellent) (OR=2.75 ;p=0.118) serta penggunaan kelambu (OR= 1.25 ; p=1.000). Diharapkan agar masyarakatmeningkatkan pencegahan dan penanggulangan DBD secara komprehensif dan berkesinambunganagar terhindar dari penyakit DBD dan dapat meminimalisir risiko penyakit DBDKata Kunci : Faktor risiko, Demam Berdarah Dengue, PSN, menggantung pakaian</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1253</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v1i3.1253</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1253/899</dc:relation>
</oai_dc:dc>