Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Faktor Risiko Jenis Kelamin Bayi, Bblr, Persalinan Prematur, Ketuban Pecah Dini Dan Tindakan Persalinan Dengan Kejadian Sepsis Neonatus Di Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 1 No. 3 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v1i3.1231
ISSN
2502-731X
Published
2017-04-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Sepsis neonatus merupakan salah satu penyebab penting dari morbiditas dan mortalitas di antaraneonatus. Sepsis neonatus bertanggung jawab sekitar 30- 50 % dari total kematian neonatal di negaraberkembang. Faktor ibu, janin, dan lingkungan juga berkontribusi terhadap sepsis pada neonatus. Tujuan daripenelitian ini yaitu untuk menganalis seberapa besar faktor risiko Jenis Kelamin Bayi, BBLR, PersalinanPrematur, Ketuban Pecah Dini, dan Tindakan persalinan Dengan Kejadian Sepsis Neonatus di Rumah SakitBahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Study analisis dalam penelitian ini menggunakan casecontrol dimana jumlah keseluruhan sampel sebesar 92 neonatus. Faktor-faktor yang merupakan factor risikokejadian sepsis neonatus yaitu jenis kelamin dengan nilai OR = 3,525; 95% CI = 1,439 – 8,326; p-value = 0,007,BBLR dengan nilai OR = 3,607; 95% CI = 1,512 – 8,608; p-value = 0,006 dan Ketuban Pecah Dini dengan nilai OR= 5,802; 95% CI = 2,364 – 14,242; p-value = 0,000. Sedangkan factor yang bukan merupakan factor riskokejadian sepsis neonatus yaitu Persalinan Premature dengan nilai OR = 1,920; 95% CI = 0,760 – 4,851; p-value =0,247 dan Tindakan persalinan dengan nilai OR =1,575; 95% CI = 0,615 – 4,036; p-value = 0,476.Kata kunci: Sepsis neonatus, Jenis Kelamin, BBLR, Persalinan Premature, Ketuban Pecah Dini, TindakanPersalinan

Collaboration network of the authors

40 authors · 181 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo11
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo8
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo4
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo4
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo3
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Febriana MuchtarAffiliation unknown3
Karma IbrahimAffiliation unknown3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Alyssa Destiana AdnanAffiliation unknown2
Nurdian NurdianAffiliation unknown2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
APRIANI APRIANIAffiliation unknown2
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo2
Fitriani FitrianiAffiliation unknown2
Gita Shanida Putri DSUniversitas Halu Oleo1
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo1
Reski RamdanaUniversitas Halu Oleo1
Devi puspitasariAffiliation unknown1
Fitri AuliaAffiliation unknown1
Putu Eka Meyana ErawanAffiliation unknown1
Nofhy Hasma LindaAffiliation unknown1
Siti Rabbani KarimunaAffiliation unknown1
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo1
Muhaymin MuhayminAffiliation unknown1
Muhammad FitrahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Faktor Risiko Jenis Kelamin Bayi, Bblr, Persalinan Prematur, Ketuban Pecah Dini Dan Tindakan Persalinan Dengan Kejadian Sepsis Neonatus Di Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016</dc:title>
	<dc:creator>Hasanah, Nur Mukmin</dc:creator>
	<dc:creator>Lestari, Hariati</dc:creator>
	<dc:creator>rasma, rasma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sepsis neonatus merupakan salah satu penyebab penting dari morbiditas dan mortalitas di antaraneonatus. Sepsis neonatus bertanggung jawab sekitar 30- 50 % dari total kematian neonatal di negaraberkembang. Faktor ibu, janin, dan lingkungan juga berkontribusi terhadap sepsis pada neonatus. Tujuan daripenelitian ini yaitu untuk menganalis seberapa besar faktor risiko Jenis Kelamin Bayi, BBLR, PersalinanPrematur, Ketuban Pecah Dini, dan Tindakan persalinan Dengan Kejadian Sepsis Neonatus di Rumah SakitBahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Study analisis dalam penelitian ini menggunakan casecontrol dimana jumlah keseluruhan sampel sebesar 92 neonatus. Faktor-faktor yang merupakan factor risikokejadian sepsis neonatus yaitu jenis kelamin dengan nilai OR = 3,525; 95% CI = 1,439 – 8,326; p-value = 0,007,BBLR dengan nilai OR = 3,607; 95% CI = 1,512 – 8,608; p-value = 0,006 dan Ketuban Pecah Dini dengan nilai OR= 5,802; 95% CI = 2,364 – 14,242; p-value = 0,000. Sedangkan factor yang bukan merupakan factor riskokejadian sepsis neonatus yaitu Persalinan Premature dengan nilai OR = 1,920; 95% CI = 0,760 – 4,851; p-value =0,247 dan Tindakan persalinan dengan nilai OR =1,575; 95% CI = 0,615 – 4,036; p-value = 0,476.Kata kunci: Sepsis neonatus, Jenis Kelamin, BBLR, Persalinan Premature, Ketuban Pecah Dini , TindakanPersalinan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1231</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v1i3.1231</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1231/881</dc:relation>
</oai_dc:dc>