Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

EFEKTIFITAS TINDAKAN MANDIRI PERAWAT DALAM MELAKUKAN PERAWATAN LUKA MODERN DRESSING DENGAN METODE MOIST WOUND HEALING PADA ULKUS DIABETIK DI KLINIK GRIYA PUSPA YOGYAKARTA SLEMAN, YOGYAKARTA

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 8 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jimkesmas.v8i3.42544
ISSN
2502-731X
Published
2023-07-14
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak Jumlah kejadian diabetes yang meningkat, menyebabkan meningkatnya angka kejadian komplikasi diabetes, salah satunya adalah luka kaki diabetik. Setiap tahun lebih dari 1 juta orang penderita diabetes mellitus kehilangan salah satu kakinya sebagai komplikasi diabetes mellitus. Ini berarti bahwa setiap 30 detik, satu tungkai bawah 40-70 % berkaitan dengan diabetes pada banyak studi, insiden amputasi tungkai bawah diperkirakan 5 sampai 25 per 100.000 orang pertahun, sedangkan diantara penderita diabetes, jumlah penderita yang diamputasi sebanyak 6 sampai 8 per 1000 orang, sebagian besar amputasi ini didahului kejadian ulkus kaki (Semer, 2013). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang datang berobat di klinik perawatan luka Griya Puspa dengan diagnose medik ulkus diabetikum yakni 10 responden dengan jumlah sampel 10 pasien yang terdiagnosa medis ulkus diabetikum, alat ukur yang digunakan dalam pengkajian penilaian luka diabetic adalah dengan menggunakan Instrumen BJWAT (Bates Jansen Wound Assesment) dengan menilai ukuran luka, kedalaman, tepi luka, GOA, tipe jaringan nekrosis, jumlah jaringan nekrosis, tipe eksudat, jumlah eksudat, warna sekitar luka, jaringan yang edema, pengeras jaringan tepi, jaringan granulasi, dan Epitelisasi, Alat ukur yang digunakan untuk menilai variabel Modern dressing dan varibel moist Wound healing adalah dengan menggunakan Standar Operasional prosedur (SOP). Hasil identifikasi masalah ditemukan tidak ada yang lebih efektif antara perawatan luka modern dressing dengan metode moist wound healing pada pasien ulkus diabetik di klinik Griya Puspa Yogyakarta Kata kunci: Tindakan mandiri perawat, perawatan luka modern dressing, metode moist wound healing, ulkus diabetik

Collaboration network of the authors

4 authors · 4 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Syiah Kuala
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nur AnisahUniversitas Syiah Kuala1
Rolan RolanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIFITAS TINDAKAN MANDIRI PERAWAT DALAM MELAKUKAN PERAWATAN LUKA MODERN DRESSING DENGAN METODE MOIST WOUND HEALING PADA ULKUS DIABETIK DI KLINIK GRIYA PUSPA YOGYAKARTA SLEMAN, YOGYAKARTA</dc:title>
	<dc:creator>Lembang, Fransiska Tatto Dua</dc:creator>
	<dc:creator>Muryani, Muryani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak

Jumlah kejadian diabetes yang meningkat, menyebabkan meningkatnya angka kejadian komplikasi diabetes, salah satunya adalah luka kaki diabetik. Setiap tahun lebih dari 1 juta orang penderita diabetes mellitus kehilangan salah satu kakinya sebagai komplikasi diabetes mellitus. Ini berarti bahwa setiap 30 detik, satu tungkai bawah 40-70 % berkaitan dengan diabetes pada banyak studi, insiden amputasi tungkai bawah diperkirakan 5 sampai 25 per 100.000 orang pertahun, sedangkan diantara penderita diabetes, jumlah penderita yang diamputasi sebanyak 6 sampai 8 per 1000 orang, sebagian besar amputasi ini didahului kejadian ulkus kaki (Semer, 2013). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang datang berobat di klinik perawatan luka Griya Puspa dengan diagnose medik ulkus diabetikum yakni 10 responden dengan jumlah sampel 10 pasien yang terdiagnosa medis ulkus diabetikum, alat ukur yang digunakan dalam pengkajian penilaian luka diabetic adalah dengan menggunakan Instrumen BJWAT (Bates Jansen Wound Assesment) dengan menilai ukuran luka, kedalaman, tepi luka, GOA, tipe jaringan nekrosis, jumlah jaringan nekrosis, tipe eksudat, jumlah eksudat, warna sekitar luka, jaringan yang edema, pengeras jaringan tepi, jaringan granulasi, dan Epitelisasi,  Alat ukur yang digunakan untuk menilai variabel Modern dressing dan varibel moist Wound healing adalah dengan menggunakan Standar Operasional prosedur (SOP). Hasil identifikasi masalah ditemukan tidak ada yang lebih efektif antara perawatan luka modern dressing dengan metode moist wound healing pada pasien ulkus diabetik di klinik Griya Puspa Yogyakarta
Kata kunci: Tindakan mandiri perawat, perawatan luka modern dressing, metode moist wound healing, ulkus diabetik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-07-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/42544</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v8i3.42544</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat)</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v8i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/42544/18657</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:rights>
</oai_dc:dc>