Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DI PASAR BASAH KOTA KENDARI TAHUN 2020

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 6 No. 3 (2021)

DOI
10.37887/jimkesmas.v6i3.20176
ISSN
2502-731X
Published
2021-08-24
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakProtokol Kesehatan Covid-19 adalah salah satu langkah untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Data Dinas kesehatan kota kendari menunjukan bahwa yang terkonfirmasi positif Covid-19 702 orang. Pasar merupakan salah satu tempat yang sangat beresiko akan terjadinya penularan Covid-19, dimana tempat berkumpulnya masyarakat yang tidak diketahui status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Pasar Basah Kota Kendari tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedikit orang yang memiliki kesadaran untuk mematuhi aturan jaga jarak, ada juga yang mengikuti aturan protokol Covid-19 ketika di pantau oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli dan masih banyak orang yang tidak peduli dengan aturan karena mereka tidak menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh Covid-19. Tidak semua pedagang dan pembeli memakai masker. Pedagang tidak selalu menggunakan masker,tetapi bila banyak pengunjung maka pedagang menggunkan masker. Berdasarkan hasil wawancara dengan pedagang salah satu faktornya yaitu tingkat kepercayaan masyarakat masih minim mengenai keberadaan Covid-19. Pedagang dan pengunjung selesai beraktivitas jual beli selalu cuci tangan atau menggunakan Handsanitizer sebagai pengganti cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer menjadi alternatif karena kemudahan untuk melakukannya. Diharapkan kepada pengunjung dan pedagang menerapkan protokol kesehatan di tempat umum salah satunya di Pasar Basah..Kata Kunci: Covid-19, Protokol Kesehatan, Pasar

Collaboration network of the authors

40 authors · 266 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Sriwijaya University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo10
Suhadi SuhadiAffiliation unknown9
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo7
Lymbran TinaAffiliation unknown7
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo7
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo7
Irma IrmaAffiliation unknown6
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo5
Sabril MunandarAffiliation unknown5
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo5
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo5
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo5
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo4
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo4
Rahman RahmanAffiliation unknown4
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Farit RezalAffiliation unknown3
Fifi Nirmala GAffiliation unknown3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
Indrawati IndrawatiSriwijaya University2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
ainurrafiq ainurrafiqAffiliation unknown2
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Nisa IndallahUniversitas Halu Oleo1
Nining Nur ThoyyebUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DI PASAR BASAH  KOTA KENDARI TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Ramadhan, Muhammad Mirza</dc:creator>
	<dc:creator>Sabilu, Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator>Saktiansyah, La Ode Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakProtokol Kesehatan Covid-19 adalah salah satu langkah untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Data Dinas kesehatan kota kendari menunjukan bahwa yang terkonfirmasi positif  Covid-19 702 orang  . Pasar merupakan salah satu tempat yang sangat beresiko akan terjadinya penularan Covid-19, dimana tempat berkumpulnya masyarakat yang tidak diketahui status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Pasar Basah Kota Kendari tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedikit orang yang memiliki kesadaran untuk mematuhi aturan jaga jarak, ada juga yang  mengikuti aturan protokol Covid-19 ketika di pantau oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli  dan masih banyak orang yang tidak peduli dengan aturan karena mereka tidak menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh Covid-19. Tidak semua pedagang dan pembeli memakai masker. Pedagang tidak selalu menggunakan masker,tetapi bila banyak pengunjung maka pedagang menggunkan masker. Berdasarkan hasil wawancara dengan pedagang salah satu faktornya yaitu tingkat kepercayaan masyarakat masih  minim mengenai keberadaan Covid-19. Pedagang dan pengunjung selesai beraktivitas jual beli selalu cuci tangan atau menggunakan Handsanitizer sebagai pengganti cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer menjadi alternatif karena kemudahan untuk melakukannya. Diharapkan kepada  pengunjung dan pedagang menerapkan protokol kesehatan di tempat umum salah satunya di Pasar Basah..Kata Kunci  : Covid-19, Protokol Kesehatan, Pasar</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-08-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/20176</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v6i3.20176</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/20176/12715</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:rights>
</oai_dc:dc>