Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR RISIKO KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SAKIT UMUM PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2016

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 2 No. 6 (2018)

DOI
10.37887/jimkesmas.v2i6.3411
ISSN
2502-731X
Published
2018-01-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500gram tanpa memandang masa kehamilan. BBLR berkaitan dengan tingginya angka kematian bayi dan balita,juga dapat berdampak serius pada kualitas generasi mendatang, yaitu akan memperlambat pertumbuhan danperkembangan anak, serta berpengaruh pada penurunan kecerdasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui besar faktor risiko kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Umum Provinsi SulawesiTenggara Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan rancangan casecontrol study. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu bersalin di Rumah Sakit Umum BahteramasProvinsi sulawesi Tenggara. Yang melahirkan BBLR (kasus) dan BBLN (kontrol) pada bulan januari sampaiNovember tahun 2016. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 responden yang terdiri dari 47 kasus dan 47kontrol berdasarkan maching (Umur) dengan Tehnik PurposiveSampling. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa Antenatal Care (OR = 2,601, 95% C1= lower limit 1,131 upper limit 5,980) dan Anemia (OR= 6,036, 95%C1= lower limit 2,326, upper limit 15,663), merupakan faktor risiko kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)di RSU Bahtermas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Sedangkan Paritas bukan merupakan faktor risikokejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan nilai (OR= 1,190, 95% C1= lower limit 0,525, upper limit2,634).Kata Kunci: Berat Badan Lahir Rendah, Antenatal Care (ANC), Anemia, Paritas.

Collaboration network of the authors

40 authors · 225 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo7
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo7
Rahman RahmanAffiliation unknown6
Farit RezalAffiliation unknown6
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo4
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Rasma RasmaAffiliation unknown4
Farid RezalAffiliation unknown4
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo4
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo4
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown3
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo3
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown3
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo3
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo3
Amrin FarzanAffiliation unknown3
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Megasari SidulaAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
ainurafiq ainurafiqAffiliation unknown2
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown2
Syawal SaptaputraAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Karma IbrahimAffiliation unknown2
Fadilah SahdaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR RISIKO KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SAKIT UMUM PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2016</dc:title>
	<dc:creator>nursusila, nursusila</dc:creator>
	<dc:creator>Majid, Ruslan</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad, La Ode Ali Imran</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500gram tanpa memandang masa kehamilan. BBLR berkaitan dengan tingginya angka kematian bayi dan balita,juga dapat berdampak serius pada kualitas generasi mendatang, yaitu akan memperlambat pertumbuhan danperkembangan anak, serta berpengaruh pada penurunan kecerdasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui besar faktor risiko kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Umum Provinsi SulawesiTenggara Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan rancangan casecontrol study. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu bersalin di Rumah Sakit Umum BahteramasProvinsi sulawesi Tenggara. Yang melahirkan BBLR (kasus) dan BBLN (kontrol) pada bulan januari sampaiNovember tahun 2016. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 responden yang terdiri dari 47 kasus dan 47kontrol berdasarkan maching (Umur) dengan Tehnik PurposiveSampling. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa Antenatal Care (OR = 2,601, 95% C1= lower limit 1,131 upper limit 5,980) dan Anemia (OR= 6,036, 95%C1= lower limit 2,326, upper limit 15,663), merupakan faktor risiko kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)di RSU Bahtermas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Sedangkan Paritas bukan merupakan faktor risikokejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan nilai (OR= 1,190, 95% C1= lower limit 0,525, upper limit2,634).Kata Kunci : Berat Badan Lahir Rendah, Antenatal Care (ANC), Anemia, Paritas .</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-01-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3411</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v2i6.3411</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v2i6</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3411/2566</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>