Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UJI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS LARUTAN BAWANG MERAH (Allium cepa) DAN LARUTAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AGEPTY

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 4 No. 3 (2020)

DOI
10.37887/jimkesmas.v4i3.11088
ISSN
2502-731X
Published
2020-03-07
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demamberdarah. Banyaknya masalah yang dapat di timbulkan oleh insektisida menjadi dasar pemikiran tentang caraapa yang lebih aman untuk membasmi nyamuk dalam hal ini bentuk larva. Insektisida alami larutan bawangmerah (Allium cepa) memiliki potensi sebagai larvasida karena mengandung Senyawa Aniline, Alisin, Minyakatsiri begitu pun dengan larutan bawang putih (Allium sativum) memiliki potensi sebagai larvasida karenamengandung Alisin, Garlic oil, Flavonoid, Minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandinganefektivitas larutan bawang merah (Allium cepa) dan larutan bawang putih (Allium sativum) sebagai larvasidaterhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti. Metode penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium.Jenis penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desaian post test onlycontrol group design. Sampel dalam penelitian ini adalah larva nyamuk Aedes aegypti instar III/IV sebanyak 25ekor pada masing-masing 4 perlakuan dan 2 kontrol yaitu[ LC50 dan LC90 larutan bawang merah yaitu 3,431%dan 7,464% sedangkan nilai LC50 dan LC90 larutan bawang putih yaitu 1,821% dan 3,040% Sehingga dapat disimpulkan bahwa larutan bawang putih (Allium sativum) lebih efektif mematikan larva uji (nyamuk Aedesaegypti) di bandingan dengan larutan bawang merah (Allium cepa)Kata Kunci:Aedes aegypti, Larvasida, Bawang merah (Allium cepa), Bawang putih (Allium sativum),LethalConsentration (LC)50 dan Lethal Consentration (LC)90.

Collaboration network of the authors

40 authors · 257 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo10
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo9
Irma IrmaAffiliation unknown8
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo8
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo8
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo7
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo6
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo6
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo5
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo4
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown4
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo3
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown3
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Dimas Melianto Saputra BahtiarAffiliation unknown2
Novita Indria SariAffiliation unknown2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
inen mpungiAffiliation unknown1
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown1
Fera AtmawatiAffiliation unknown1
Fifi Nirmala GAffiliation unknown1
Athisa Dwi Junisa RizkijantiAffiliation unknown1
Wa Ode Fati AzahraAffiliation unknown1
nuradinda lestariAffiliation unknown1
Waode HamsilniAffiliation unknown1
Rahman RahmanAffiliation unknown1
Anugrah Dwi PutriAffiliation unknown1
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo1
Wulandi TongaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">UJI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS LARUTAN BAWANG MERAH (Allium cepa) DAN LARUTAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AGEPTY</dc:title>
	<dc:creator>Hardiyanti, Puput</dc:creator>
	<dc:creator>Tina, Lymbran</dc:creator>
	<dc:creator>Jumakil, Jumakil</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demamberdarah. Banyaknya masalah yang dapat di timbulkan oleh insektisida menjadi dasar pemikiran tentang caraapa yang lebih aman untuk membasmi nyamuk dalam hal ini bentuk larva. Insektisida alami larutan bawangmerah (Allium cepa) memiliki potensi sebagai larvasida karena mengandung Senyawa Aniline, Alisin, Minyakatsiri begitu pun dengan larutan bawang putih (Allium sativum) memiliki potensi sebagai larvasida karenamengandung Alisin, Garlic oil, Flavonoid, Minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandinganefektivitas larutan bawang merah (Allium cepa) dan larutan bawang putih (Allium sativum) sebagai larvasidaterhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti. Metode penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium.Jenis penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desaian post test onlycontrol group design. Sampel dalam penelitian ini adalah larva nyamuk Aedes aegypti instar III/IV sebanyak 25ekor pada masing-masing 4 perlakuan dan 2 kontrol yaitu[ LC50 dan LC90 larutan bawang merah yaitu 3,431%dan 7,464% sedangkan nilai LC50 dan LC90 larutan bawang putih yaitu 1,821% dan 3,040% Sehingga dapat disimpulkan bahwa larutan bawang putih (Allium sativum) lebih efektif mematikan larva uji (nyamuk Aedesaegypti) di bandingan dengan larutan bawang merah (Allium cepa)Kata Kunci :Aedes aegypti, Larvasida, Bawang merah (Allium cepa), Bawang putih (Allium sativum),LethalConsentration (LC)50 dan Lethal Consentration (LC)90. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-03-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/11088</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v4i3.11088</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/11088/7898</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:rights>
</oai_dc:dc>