Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

EFEKTIFITAS EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata L) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti SEBAGAI VEKTOR DBD

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 1 No. 3 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v1i3.1250
ISSN
2502-731X
Published
2017-04-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penyakit akibat virus dengue seperti Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) adalahpenyakit yang dihasilkan oleh penularan vektor nyamuk dan merupakan mosquito-borne diseases terbesar didunia terutama pada negara tropis dan negara berkembang. Salah satu program pemberantasan vektor DBDadalah dengan menggunakan insektisida. Cara pengendalian alamiah yang dapat dilakukan adalah menggunakanbioinsektisida atau insektisida hayati yang merupakan suatu insektisida berbahan dasar yang berasal daritumbuhan dan mengandung bahan kimia (bioaktif) yang toksik terhadap serangga tetapi mudah terurai(biodegradable) di alam, sehingga tidak mencemari lingkungan, relatif aman dan bersifat selektif. Familitumbuhan yang dianggap merupakan sumber potensial insektisida nabati adalah Annonaceae. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak biji sirsak (Annona muricata L) sebagai insektisida terhadapnyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen semu dengandesain post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah nyamuk Aedes aegypti sebanyak 10ekor pada masing-masing 4 unit perlakuan dan 1 kontrol dengan 4 kali pengulangan. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60% yang menyebabkan jumlah nyamuk mati berturut-turut12.5%, 37.5%, 67.5% hingga pada konsentrasi maksimal 60% jumlah nyamuk mati rata-rata mencapai 97.5%.Berdasarkan uji probit nilai LC50 dan LC90 berturut-turut adalah 35.2132% dan 54.7572%. Hasil uji One AwayANOVA menunjukan bahwa nilai p0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna pada jumlahnyamuk yang mati antar kelompok yang dibandingkan.Kata Kunci: Aedes aegypti, Insektisida, Biji Sirsak (Annona muricata L)

Collaboration network of the authors

40 authors · 231 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Mandala Waluya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo12
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo6
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo5
Febriana MuchtarAffiliation unknown5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown5
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo5
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo5
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo4
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo4
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo4
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo4
Lymbran TinaAffiliation unknown4
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo3
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown3
Sri Tungga DewiAffiliation unknown3
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo3
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown3
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo2
Titin ZumartinAffiliation unknown2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
Ririn Teguh ArdiansyahUniversitas Mandala Waluya2
Nisa IndallahUniversitas Halu Oleo1
Mawaddatul WarahmaUniversitas Halu Oleo1
Irmawati IrmawatiUniversitas Halu Oleo1
Syaffikka SyaffikkaUniversitas Halu Oleo1
Ulfa HardiantiUniversitas Halu Oleo1
Ernawati RambiUniversitas Halu Oleo1
Yulita YulitaUniversitas Halu Oleo1
Annisya IskandarUniversitas Halu Oleo1
Sitti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo1
Muh. Dimas AdhitamaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIFITAS EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata L) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti SEBAGAI VEKTOR DBD</dc:title>
	<dc:creator>Setiawan, Eris</dc:creator>
	<dc:creator>Karimuna, Siti Rabbani</dc:creator>
	<dc:creator>Jafriati, Jafriati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit akibat virus dengue seperti Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) adalahpenyakit yang dihasilkan oleh penularan vektor nyamuk dan merupakan mosquito-borne diseases terbesar didunia terutama pada negara tropis dan negara berkembang. Salah satu program pemberantasan vektor DBDadalah dengan menggunakan insektisida. Cara pengendalian alamiah yang dapat dilakukan adalah menggunakanbioinsektisida atau insektisida hayati yang merupakan suatu insektisida berbahan dasar yang berasal daritumbuhan dan mengandung bahan kimia (bioaktif) yang toksik terhadap serangga tetapi mudah terurai(biodegradable) di alam, sehingga tidak mencemari lingkungan, relatif aman dan bersifat selektif. Familitumbuhan yang dianggap merupakan sumber potensial insektisida nabati adalah Annonaceae. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak biji sirsak (Annona muricata L) sebagai insektisida terhadapnyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen semu dengandesain post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah nyamuk Aedes aegypti sebanyak 10ekor pada masing-masing 4 unit perlakuan dan 1 kontrol dengan 4 kali pengulangan. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60% yang menyebabkan jumlah nyamuk mati berturut-turut12.5%, 37.5%, 67.5% hingga pada konsentrasi maksimal 60% jumlah nyamuk mati rata-rata mencapai 97.5%.Berdasarkan uji probit nilai LC50 dan LC90 berturut-turut adalah 35.2132% dan 54.7572%. Hasil uji One AwayANOVA menunjukan bahwa nilai p0,05  sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna pada jumlahnyamuk yang mati antar kelompok yang dibandingkan.Kata Kunci : Aedes aegypti, Insektisida, Biji Sirsak (Annona muricata L)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1250</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v1i3.1250</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1250/896</dc:relation>
</oai_dc:dc>