Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA KOTA KENDARI TAHUN 2017

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 2 No. 6 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v2i6.2865
ISSN
2502-731X
Published
2017-10-16
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Gizi kurang adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.Balita yang mengalami gizi kurang memiliki tingkat morbiditas lebih tinggi dari berbagai penyakit. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat BBLR, riwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakitinfeksi, pendapatan ekonomi keluarga dan pola asuh makan terhadap kejadian gizi kurang pada balita usia 1259bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari 2017. Penelitian ini menggunakan rancanganpenelitian epidemiologi analitik observasional dengan desain case control dan prosedur non matching.Populasi dalam penelitian ini 2.427 balita dengan jumlah sampel sebanyak 40 kasus dan 40 kontrol,pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balitadengan riwayat BBLR memiliki risiko 7 kali lebih besar menderita gizi kurang dibandingkan balita denganriwayat BBLN (OR= 7,400; 95%CI= 1,939 – 28,245; P-value = 0,003). Tidak ada hubungan yang signifikan antarariwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, pendapatan ekonomi keluarga dan pola asuh makandengan kejadian gizi kurang. Bagi ibu yang memiliki anak balita dengan berat badan lahir rendah, kedepannyapada saat hamil agar mengkonsumsi makanan yang bergizi sehingga ibu tidak berisiko kekurangan energikronik (KEK) karena berisiko melahirkan anak BBLR dengan pertumbuhan yang t erhambat.Kata kunci: balita, gizi kurang, determinan

Collaboration network of the authors

40 authors · 143 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo6
Farit RezalAffiliation unknown6
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo4
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Rasma RasmaAffiliation unknown4
Farid RezalAffiliation unknown4
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo3
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo3
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Megasari SidulaAffiliation unknown2
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo2
Junaid JunaidAffiliation unknown2
Fadilah SahdaUniversitas Halu Oleo1
Vina AuraningtyasUniversitas Halu Oleo1
Fidya RamadhaniAffiliation unknown1
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo1
Handrini SudinAffiliation unknown1
Nurjannah NurjannahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhammad SetyAffiliation unknown1
La DupaiAffiliation unknown1
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo1
Andi Rifqa Rahayu SafitriAffiliation unknown1
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo1
Elisafita ElisafitaAffiliation unknown1
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo1
Nur Indah LestariAffiliation unknown1
WINDA PARORRONGANAffiliation unknown1
CYNTIANA PUJA ALLO LINGGIAffiliation unknown1
Umi Andriani SuradiAffiliation unknown1
ISWAN ISWANAffiliation unknown1
EVI FEBRIANIAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA KOTA KENDARI TAHUN 2017</dc:title>
	<dc:creator>Darwis, Rifka Ekariyani</dc:creator>
	<dc:creator>Majid, Ruslan</dc:creator>
	<dc:creator>ainurafiq, ainurafiq</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Gizi kurang adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.Balita yang mengalami gizi kurang memiliki tingkat morbiditas lebih tinggi dari berbagai penyakit. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat BBLR, riwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakitinfeksi, pendapatan ekonomi keluarga dan pola asuh makan terhadap kejadian gizi kurang pada balita usia 1259bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari 2017. Penelitian ini menggunakan rancanganpenelitian epidemiologi analitik observasional dengan desain case control dan prosedur non matching.Populasi dalam penelitian ini 2.427 balita dengan jumlah sampel sebanyak 40 kasus dan 40 kontrol,pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balitadengan riwayat BBLR memiliki risiko 7 kali lebih besar menderita gizi kurang dibandingkan balita denganriwayat BBLN (OR= 7,400; 95%CI= 1,939 – 28,245; P-value = 0,003). Tidak ada hubungan yang signifikan antarariwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, pendapatan ekonomi keluarga dan pola asuh makandengan kejadian gizi kurang. Bagi ibu yang memiliki anak balita dengan berat badan lahir rendah, kedepannyapada saat hamil agar mengkonsumsi makanan yang bergizi sehingga ibu tidak berisiko kekurangan energikronik (KEK) karena berisiko melahirkan anak BBLR dengan pertumbuhan yang t erhambat.Kata kunci : balita, gizi kurang, determinan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/2865</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v2i6.2865</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v2i6</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/2865/2136</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>