Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA DERMATITIS KONTAK PADA PEKERJA BENGKEL MOTOR DI WILAYAH KOTA KENDARI TAHUN 2016

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 2 No. 6 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v2i6.2856
ISSN
2502-731X
Published
2017-10-12
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Salah satu masalah dalam kesehatan kerja adalah penyakit akibat kerja. Penyakit Akibat Kerja yaitu penyakit yangdisebabkan oleh perkerjaan atau lingkungan kerja. Penyakit akibat kerja yang sering terjadi adalah dermatitiskontak. Dermatitis kontak adalah dermatitis disebabkan bahan atau substansi yang menempel pada kulit.Terjadinya dermatitis kontak dapat juga di sebabkan oleh tiga faktor yaitu faktor kimiawi, faktor mekanis/fisik,faktor biologis. Dari faktor-faktor tersebut, faktor yang paling banyak disebabkan karena faktor kimiawi.Dermatitits kontak pada pekerja bengkel motor diakibatkan oleh paparan penggunaan air aki ( asam sulfat), sertaproduk minyak bumi seperti minyak pelumas, bensin, serta cairan pendingin. Accu zuur (H2SO4 pekat). Tujuandalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala dermatitis kontakpada pekerja bengkel motor di Kota Kendari 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengandisain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bengkel motor di Kota Kendaritahun 2016 yang berjumlah 459 pekerja dan sampel dalam penelitian ini adalah 58 orang. Hasil, ada hubunganantara masa kerja dengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value = 0,004, tidak ada hubungan antara riwayatpenyakit kulit dengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value 0,487, tidak ada hubungan antara personal hygienedengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value 0,429, ada hubungan antara penggunaan APD dengan gejaladermatitis kontak dengan ρ value 0,007.Kata Kunci: Gejala Dermatitis, Masa Kerja, Riwayat Penyakit Kulit, Personal Higiene, Penggunaan APD

Collaboration network of the authors

40 authors · 166 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo5
Farit RezalAffiliation unknown5
Lymbran TinaAffiliation unknown4
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo4
Sabarudin SabarudinUniversitas Halu Oleo3
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo3
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo3
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown3
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown2
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo2
Sunandar IhsanUniversitas Halu Oleo2
Eva HerikUniversitas Halu Oleo2
Linda FajriahAffiliation unknown2
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo2
Dian EkayantiUniversitas Halu Oleo1
Irma IrmaUniversitas Halu Oleo1
Jumiati JumiatiUniversitas Halu Oleo1
La Ode NggawuUniversitas Halu Oleo1
Astrid IndalifianyUniversitas Halu Oleo1
Halik HalikUniversitas Halu Oleo1
Nurull HikmahUniversitas Halu Oleo1
Devi Safitri EffendyAffiliation unknown1
Reifa AmaliaAffiliation unknown1
Husnul KhatimahAffiliation unknown1
Indah Ade PriantiAffiliation unknown1
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo1
Andi Faisal FachleviAffiliation unknown1
Fifi Nirmala GAffiliation unknown1
Matahari MatahariAffiliation unknown1
Pitrah AsfianAffiliation unknown1
Sazkia Masyhuriana AndarawatiAffiliation unknown1
Vira PatmaliaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA DERMATITIS KONTAK PADA PEKERJA BENGKEL MOTOR DI WILAYAH KOTA KENDARI TAHUN 2016</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Sartika Aulia</dc:creator>
	<dc:creator>Nirmala, Fifi</dc:creator>
	<dc:creator>Akifah, Akifah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu masalah dalam kesehatan kerja adalah penyakit akibat kerja. Penyakit Akibat Kerja yaitu penyakit yangdisebabkan oleh perkerjaan atau lingkungan kerja. Penyakit akibat kerja yang sering terjadi adalah dermatitiskontak. Dermatitis kontak adalah dermatitis disebabkan bahan atau substansi yang menempel pada kulit.Terjadinya dermatitis kontak dapat juga di sebabkan oleh tiga faktor yaitu faktor kimiawi, faktor mekanis/fisik,faktor biologis. Dari faktor-faktor tersebut, faktor yang paling banyak disebabkan karena faktor kimiawi.Dermatitits kontak pada pekerja bengkel motor diakibatkan oleh paparan penggunaan air aki ( asam sulfat), sertaproduk minyak bumi seperti minyak pelumas, bensin, serta cairan pendingin. Accu zuur (H2SO4 pekat). Tujuandalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala dermatitis kontakpada pekerja bengkel motor di Kota Kendari 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengandisain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bengkel motor di Kota Kendaritahun 2016 yang berjumlah 459 pekerja dan sampel dalam penelitian ini adalah 58 orang. Hasil, ada hubunganantara masa kerja dengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value = 0,004, tidak ada hubungan antara riwayatpenyakit kulit dengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value 0,487, tidak ada hubungan antara personal hygienedengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value 0,429, ada hubungan antara penggunaan APD dengan gejaladermatitis kontak dengan ρ value 0,007.Kata Kunci : Gejala Dermatitis, Masa Kerja, Riwayat Penyakit Kulit, Personal Higiene, Penggunaan APD</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/2856</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v2i6.2856</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v2i6</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/2856/2132</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>