Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS KEBERADAAN RHODAMIN B DAN NATRIUM BENZOAT DALAM SAUS TOMAT PENTOL DI KOTA PALANGKA RAYA

Jurnal Sains dan Teknologi Pangan · Vol. 6 No. 3 (2021)

DOI
10.33772/jstp.v6i3.18170
ISSN
2527-6271
Published
2021-06-23
Publisher
JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Berbagai upaya yang dilakukan penjual untuk meningkatkan penjualan dan menekan kerugian. Salah satunya adalah dengan meningkatkan penampilan dan daya tahan produk makanan. Namun, masih banyak ditemukan produk makanan menggunakan bahan berbahaya yang dilarang seperti formalin, boraks dan pewarna rhodamin B. Disisi lain, penggunaan bahan pengawet natrium benzoat merupakan salah satu bahan pengawet yang diperbolehkan, namun masih ditemukan penggunaannya yang melebihi batas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keberadaan pewarna rhodamin B dan pengawet natrium benzoat pada saus tomat pentol di kota Palangka Raya. Desain penelitian adalah observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional study. Sampel yang digunakan adalah saus tomat pentol yang dijajakan oleh pedagang keliling di kota Palangka Raya. Analisis keberadaan rhodamin B dan natrium benzoat dalam saus tomat dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan test-kit dan secara kuantitatif dengan menggunakan metode HPLC. Hasil uji menunjukkan bahwa tidak ada sampel yang mengandung pewarna rhodamin B dan 33,33% sampel melebihi batas penggunaan natrium benzoat yang dianjurkan oleh pemerintah.

Collaboration network of the authors

5 authors · 7 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agustina AgustinaAffiliation unknown1
Prima Yaumil FajriAffiliation unknown1
Rozi Satria UtamaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KEBERADAAN RHODAMIN B DAN NATRIUM BENZOAT DALAM SAUS TOMAT PENTOL DI KOTA PALANGKA RAYA</dc:title>
	<dc:creator>Wardani, Rizky Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Rahayu, Cucu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berbagai upaya yang dilakukan penjual untuk meningkatkan penjualan dan menekan kerugian. Salah satunya adalah dengan meningkatkan penampilan dan daya tahan produk makanan. Namun, masih banyak ditemukan produk makanan menggunakan bahan berbahaya yang dilarang seperti formalin, boraks dan pewarna rhodamin B. Disisi lain, penggunaan bahan pengawet natrium benzoat merupakan salah satu bahan pengawet yang diperbolehkan, namun masih ditemukan penggunaannya yang melebihi batas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keberadaan pewarna rhodamin B dan pengawet natrium benzoat pada saus tomat pentol di kota Palangka Raya. Desain penelitian adalah observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional study. Sampel yang digunakan adalah saus tomat pentol yang dijajakan oleh pedagang keliling di kota Palangka Raya. Analisis keberadaan rhodamin B dan natrium benzoat dalam saus tomat dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan test-kit dan secara kuantitatif dengan menggunakan metode HPLC. Hasil uji menunjukkan bahwa tidak ada sampel yang mengandung pewarna rhodamin B dan 33,33% sampel melebihi batas penggunaan natrium benzoat yang dianjurkan oleh pemerintah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Poltekkes Kemenkes Palangka Raya</dc:contributor>
	<dc:date>2021-06-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/article/view/18170</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jstp.v6i3.18170</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sains dan Teknologi Pangan; Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan</dc:source>
	<dc:source>2527-6271</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jstp.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/article/view/18170/12102</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Sains dan Teknologi Pangan</dc:rights>
</oai_dc:dc>