JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng
Abstract
Review ini bertujuan untuk mengkaji interaksi yang terjadi pada berbagai kombinasi minyak atsiri dan pengaruhnya terhadap mikroorganisme perusak pangan. Adanya faktor mikrobiologis menyebabkan pangan segar rawan untuk mengalami penurunan kualitas, sehingga dibutuhkan peran agen antimikroba untuk melindunginya dari mikroorganisme perusak pangan. Salah satu agen antimikroba yang dapat berperan sebagai pengawet pangan alami adalah minyak atsiri. Namun, untuk memberikan aktivitas antimikroba yang efektif dibutuhkan penambahan minyak atsiri dengan konsentrasi yang tinggi sehingga dapat mempengaruhi aroma, rasa, dan penerimaan konsumen. Hal ini dapat ditangani dengan mengkombinasikan minyak atsiri yang memberikan efek sinergis. Hasil review menunjukkan kombinasi minyak atsiri yang memberikan efek sinergis dapat menurunkan konsentrasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan efek antimikroba yang sama pada penggunaan minyak atsiri invididu. Efek sinergis cenderung terjadi ketika minyak atsiri dikombinasikan dengan komponen yang berbeda. Sedangkan, pengombinasian minyak atsiri dengan komponen utama yang berasal dari kelompok senyawa yang sama cenderung menghasilkan interaksi yang aditif ataupun indiferen. Selain itu, interaksi yang terjadi pada kombinasi minyak atsiri juga turut dipengaruhi oleh jenis bakteri target.
Collaboration network of the authors
6 authors ·
7 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.