Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

AKTIVITAS ANTIBAKTERI SATE BANDENG DENGAN KARBOKSIMETIL KITOSAN (KMK) TERHADAP Escherichia coli PADA PENYIMPANAN SUHU DINGIN

Jurnal Sains dan Teknologi Pangan · Vol. 8 No. 4 (2023)

DOI
10.33772/jstp.v8i4.42748
ISSN
2527-6271
Published
2023-08-23
Publisher
JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Sate bandeng merupakan kuliner khas dari Provinsi Banten yang mudah mengalami kemunduran mutu. Sate bandeng hanya dapat bertahan sekitar 2 hari pada suhu ruang dan 6 hari pada suhu dingin. Umur simpan yang terbatas ini dipengaruhi oleh kandungan gizinya yang tinggi dan pengaruh lingkungan. Sehingga penting untuk menambahkan bahan pengawet seperti karboksimetil kitosan (KMK) untuk memperpanjang masa simpannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi KMK yang paling efektif terhadap sifat antibakteri sate bandeng terhadap bakteri Escherichia coli selama penyimpanan suhu dingin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) yang terdiri dari dua faktor dan dua ulangan. Faktor pertama terdiri dari empat tingkat konsentrasi KMK, yaitu 0%, 3%, 4%, dan 5%. Faktor kedua meliputi enam taraf lama penyimpanan, yaitu hari ke-0, 3, 6, 9, 12, dan 15. Parameter yang diuji adalah aktivitas antibakteri Escherichia coli. Sate bandeng yang digunakan dalam penelitian ini tidak mencakup seluruh sate bandeng di Provinsi Banten. Hanya dari salah satu UMKM dengan sanitasi yang tidak sesuai SOP.Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan dijelaskan secara deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan karboksimetil kitosan (KMK) memiliki pengaruh terhadap aktivitas antibakteri sate bandeng. Konsentrasi terbaik KMK adalah 5% dan efektif dalam membunuh E. coli.

Collaboration network of the authors

25 authors · 109 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aris MunandarUniversitas Gadjah Mada2
Dini SurilayaniAffiliation unknown2
Desy ArisandiAffiliation unknown1
Devi Faustine Elvina NuryadinAffiliation unknown1
Anne Mumtaza PutriAffiliation unknown1
Ginanjar PratamaAffiliation unknown1
Bhatara Ayi MeataAffiliation unknown1
Ato UdinAffiliation unknown1
Aisyah Rahma SetiawatiAffiliation unknown1
Dewi SartikaSunan Gunung Djati State Islamic University Bandung1
Dinda Nurwidya PutriAffiliation unknown1
Nurul Yunita WidyaAffiliation unknown1
Stefy Anastasya rantesaluAffiliation unknown1
DeyristaAffiliation unknown1
Melisa LembangAffiliation unknown1
Audrey Maurestha KawilAffiliation unknown1
Nova Firdasari AburaeraAffiliation unknown1
VahriaAffiliation unknown1
Abdul Latifh hafid akbarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">AKTIVITAS ANTIBAKTERI SATE BANDENG DENGAN KARBOKSIMETIL KITOSAN (KMK) TERHADAP Escherichia coli PADA PENYIMPANAN SUHU DINGIN</dc:title>
	<dc:creator>Amalia, Dwi Rara</dc:creator>
	<dc:creator>Haryati, Sakinah</dc:creator>
	<dc:creator>Aditia, Rifki Prayoga</dc:creator>
	<dc:creator>Wibawa, Fara</dc:creator>
	<dc:creator>Sari, Nilam</dc:creator>
	<dc:creator>Hadi, Tasqia Siti Nurul Samsa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sate bandeng merupakan kuliner khas dari Provinsi Banten yang mudah mengalami kemunduran mutu. Sate bandeng hanya dapat bertahan sekitar 2 hari pada suhu ruang dan 6 hari pada suhu dingin. Umur simpan yang terbatas ini dipengaruhi oleh kandungan gizinya yang tinggi dan pengaruh lingkungan. Sehingga penting untuk menambahkan bahan pengawet seperti karboksimetil kitosan (KMK) untuk memperpanjang masa simpannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi KMK yang paling efektif terhadap sifat antibakteri sate bandeng terhadap bakteri Escherichia coli selama penyimpanan suhu dingin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) yang terdiri dari dua faktor dan dua ulangan. Faktor pertama terdiri dari empat tingkat konsentrasi KMK, yaitu 0%, 3%, 4%, dan 5%. Faktor kedua meliputi enam taraf lama penyimpanan, yaitu hari ke-0, 3, 6, 9, 12, dan 15. Parameter yang diuji adalah aktivitas antibakteri Escherichia coli. Sate bandeng yang digunakan dalam penelitian ini tidak mencakup seluruh sate bandeng di Provinsi Banten. Hanya dari salah satu UMKM dengan sanitasi yang tidak sesuai SOP.Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan dijelaskan secara deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan karboksimetil kitosan (KMK) memiliki pengaruh terhadap aktivitas antibakteri sate bandeng. Konsentrasi terbaik KMK adalah 5% dan efektif dalam membunuh E. coli.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fakultas Pertanian, Jurusan Ilmu Perikanan</dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/article/view/42748</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jstp.v8i4.42748</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sains dan Teknologi Pangan; Vol 8, No 4 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan</dc:source>
	<dc:source>2527-6271</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jstp.v8i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/article/view/42748/19059</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Sains dan Teknologi Pangan</dc:rights>
</oai_dc:dc>