Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Implementasi Kombinasi Algoritme Self-Organizing Map dan Fuzzy C-Means untuk Pengelompokan Performa Belajar Siswa pada Media Pembelajaran Digital

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 8 No. 3 (2021) · pp. 549–556

DOI
10.25126/jtiik.2021834402
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2021-06-15
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id

Abstract

Media pembelajaran digital mampu menyimpan data dalam bentuk log data yang dapat digunakan untuk melihat perbedaan performa siswa yang tentu saja berbeda-beda antara satu siswa dengan siswa yang lainnya. Perbedaan performa siswa tersebut menyebabkan dibutuhkannya sebuah tahapan yang berfungsi untuk mempermudah proses evaluasi dengan cara menempatkan siswa kedalam kelompok yang sesuai agar dapat membantu tenaga pengajar dalam menangani serta memberikan umpan balik yang tepat pada siswanya. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan log data dari sebuah media pembelajaran digital dengan menggunakan kombinasi dari algoritme Self-Organizing Map dan Fuzzy C-Means untuk mengelompokan siswa berdasarkan aktivitas mereka selama belajar dengan media tersebut. Data akan melalui sebuah proses reduksi dimensi dengan menggunakan algoritme SOM, lalu dikelompokkan dengan menggunakan algoritme FCM. Selanjutnya, data dievaluasi dengan menggunakan nilai silhouette coefficient dan dibandingkan dengan algoritme SOM clustering konvensional. Berdasarkan hasil implementasi yang telah dilakukan menggunakan 12 data assignment pada media pembelajaran Monsakun, dihasilkan parameter-parameter optimal seperti ukuran map atau jumlah output neuron sejumlah 25x25 dengan nilai learning rate yang berbeda-beda disetiap assignment. Selain itu, diperoleh pula 2 kelompok siswa pada setiap assignment berdasarkan nilai silhouette coefficient tertinggi yang mencapai lebih dari 0.8 di beberapa assignment. Melalui serangkaian pengujian yang telah dilakukan, penerapan kombinasi algoritme SOM dan FCM secara signifikan menghasilkan cluster yang lebih baik dibandingkan dengan algoritme SOM clustering konvensional. Abstract Digital learning media is able to store data in the form of log data that can be used to see differences in student performance. The difference in student performance causes the need for a stage that functions to simplify the evaluation process by placing students into appropriate groups in order to assist the teaching staff in handling and providing appropriate feedback to students. This study aims to utilize log data from a digital learning media using a combination of the Self-Organizing Map algorithm and Fuzzy C-Means to classify students based on their activities while learning with these media. The data will go through a dimensional reduction process using the SOM algorithm, then grouped using the FCM algorithm. Furthermore, the data were evaluated using the silhouette coefficient value and compared with the conventional SOM clustering algorithm. Based on the results of the implementation that has been carried out using 12 data assignments on the Monsakun learning media, optimal parameters such as map size or the number of neuron outputs are 25x25 with different learning rate values in each assignment. In addition, 2 groups of students were obtained for each assignment based on the highest silhouette coefficient score which reached more than 0.8 in several assignments. Through a series of tests that have been carried out, the implementation of a combination of the SOM and FCM algorithms has significantly better clusters than the conventional SOM clustering algorithm.

Collaboration network of the authors

40 authors · 94 co-authorship links · 43 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • National Research and Innovation Agency
  • Indonesian Institute of Sciences
  • Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asri Rizki YulianiIndonesian Institute of Sciences3
Ade RamdanIndonesian Institute of Sciences3
Hilman Ferdinandus PardedeNational Research and Innovation Agency3
Nanang Yudi SetiawanUniversity of Brawijaya2
Vicky ZilvanIndonesian Institute of Sciences2
Sutrisno .Affiliation unknown2
Wahyu Teja KusumaInstitut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW2
Herman TolleUniversity of Brawijaya2
Mochammad IzzuddinUniversity of Brawijaya2
Nur Laita Rizki AmaliaUniversity of Brawijaya1
Imam CholissodinUniversity of Brawijaya1
Budi Darma SetiawanUniversity of Brawijaya1
Farhanna Mar’iUniversity of Brawijaya1
Rizal Arif ZulfikarUniversity of Brawijaya1
I Putu Pradnyana IswaraUniversity of Brawijaya1
Irvi OktanisaUniversity of Brawijaya1
Aditya Hari BawonoUniversity of Brawijaya1
Yusi Tyroni MursityoUniversity of Brawijaya1
Yustinus Radityo PradanaUniversity of Brawijaya1
Komang Candra BrataUniversity of Brawijaya1
Santi Yunika SufianaUniversity of Brawijaya1
Syaiful AnamUniversity of Brawijaya1
Onky PrasetyoUniversity of Brawijaya1
R. Budiarianto Suryo KusumoNational Research and Innovation Agency1
Satrio Hadi WijoyoUniversity of Brawijaya1
Abdul Harris WicaksonoUniversity of Brawijaya1
Didik KrisnandiNational Research and Innovation Agency1
Ana HeryanaNational Research and Innovation Agency1
Fawwaz Roja MahardikaUniversity of Brawijaya1
Raden Sandra YuwanaNational Research and Innovation Agency1
Endang SuryawatiNational Research and Innovation Agency1
Muhammad Aminul AkbarUniversity of Brawijaya1
Carlista NabaUniversity of Brawijaya1
Mochammad Isa AnshoriInstitut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW1
Muhammad Ali FauziUniversity of Brawijaya1
M. Rizzo IrfanUniversity of Brawijaya1
Nurul Dyah MentariUniversity of Brawijaya1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Implementasi Kombinasi Algoritme Self-Organizing Map dan Fuzzy C-Means untuk Pengelompokan Performa Belajar Siswa pada Media Pembelajaran Digital</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Luckyana, Nabila Divanadia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Supianto, Ahmad Afif</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Tibyani, Tibyani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Media pembelajaran digital mampu menyimpan data dalam bentuk log data yang dapat digunakan untuk melihat perbedaan performa siswa yang tentu saja berbeda-beda antara satu siswa dengan siswa yang lainnya. Perbedaan performa siswa tersebut menyebabkan dibutuhkannya sebuah tahapan yang berfungsi untuk mempermudah proses evaluasi dengan cara menempatkan siswa kedalam kelompok yang sesuai agar dapat membantu tenaga pengajar dalam menangani serta memberikan umpan balik yang tepat pada siswanya. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan log data dari sebuah media pembelajaran digital dengan menggunakan kombinasi dari algoritme Self-Organizing Map dan Fuzzy C-Means untuk mengelompokan siswa berdasarkan aktivitas mereka selama belajar dengan media tersebut. Data akan melalui sebuah proses reduksi dimensi dengan menggunakan algoritme SOM, lalu dikelompokkan dengan menggunakan algoritme FCM. Selanjutnya, data dievaluasi dengan menggunakan nilai silhouette coefficient dan dibandingkan dengan algoritme SOM clustering konvensional. Berdasarkan hasil implementasi yang telah dilakukan menggunakan 12 data assignment pada media pembelajaran Monsakun, dihasilkan parameter-parameter optimal seperti ukuran map atau jumlah output neuron sejumlah 25x25 dengan nilai learning rate yang berbeda-beda disetiap assignment. Selain itu, diperoleh pula 2 kelompok siswa pada setiap assignment berdasarkan nilai silhouette coefficient tertinggi yang mencapai lebih dari 0.8 di beberapa assignment. Melalui serangkaian pengujian yang telah dilakukan, penerapan kombinasi algoritme SOM dan FCM secara signifikan menghasilkan cluster yang lebih baik dibandingkan dengan algoritme SOM clustering konvensional. Abstract Digital learning media is able to store data in the form of log data that can be used to see differences in student performance. The difference in student performance causes the need for a stage that functions to simplify the evaluation process by placing students into appropriate groups in order to assist the teaching staff in handling and providing appropriate feedback to students. This study aims to utilize log data from a digital learning media using a combination of the Self-Organizing Map algorithm and Fuzzy C-Means to classify students based on their activities while learning with these media. The data will go through a dimensional reduction process using the SOM algorithm, then grouped using the FCM algorithm. Furthermore, the data were evaluated using the silhouette coefficient value and compared with the conventional SOM clustering algorithm. Based on the results of the implementation that has been carried out using 12 data assignments on the Monsakun learning media, optimal parameters such as map size or the number of neuron outputs are 25x25 with different learning rate values in each assignment. In addition, 2 groups of students were obtained for each assignment based on the highest silhouette coefficient score which reached more than 0.8 in several assignments. Through a series of tests that have been carried out, the implementation of a combination of the SOM and FCM algorithms has significantly better clusters than the conventional SOM clustering algorithm.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/4402</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2021834402</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 8 No 3: Juni 2021; 549-556</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 8 No. 3: Juni 2021; 549-556</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.202183</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/4402/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>