Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Implementasi Algoritma You Only Look Once (YOLO) untuk Deteksi Korban Bencana Alam

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 8 No. 4 (2021) · pp. 787–792

DOI
10.25126/jtiik.2021844407
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2021-07-22
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id

Abstract

Bencana alam merupakan suatu peristiwa yang dapat menyebabkan kerusakan dan menciptakan kekacuan. Bangunan yang runtuh dapat menyebabkan cidera dan kematian pada korban. Lokasi dan waktu kejadian bencana alam yang tidak dapat diprediksi oleh manusia berpotensi memakan korban yang tidak sedikit. Oleh karena itu, untuk mengurangi korban yang banyak, setelah kejadian bencana alam, pertama yang harus dilakukan yaitu menemukan dan menyelamatkan korban yang terjebak. Penanganan evakuasi yang cepat harus dilakukan tim SAR untuk membantu korban. Namun pada kenyataannya, tim SAR mengalami kendala selama proses evakuasi korban. Mulai dari sulitnya medan yang dijangkau hingga terbatasnya peralatan yang dibutuhkan. Pada penelitian ini sistem diimplementasikan untuk deteksi korban bencana alam yang bertujuan untuk membantu mengembangkan peralatan tim SAR untuk menemukan korban bencana alam yang berbasis pengolahan citra. Algoritma yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya korban pada gambar adalah You Only Look Once (YOLO). Terdapat dua macam algoritma YOLO yang diimplementasikan pada sistem yaitu YOLOv3 dan YOLOv3 Tiny. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan F1 Score mencapai 95.3% saat menggunakan YOLOv3 dengan menggunakan 100 data latih dan 100 data uji. Abstract Natural disasters are events that can cause damage and create havoc. Buildings that collapse and can cause injury and death to victims. Humans can not predict the location and timing of natural disasters. After the natural disaster, the first thing to do is find and save trapped victims. The handling of rapid evacuation must be done by the SAR team to help victims to reduce the amount of loss due to natural disasters. But in reality, the process of evacuating victims of natural disasters is still a lot of obstacles experienced by the SAR team. It was starting from the difficulty of the terrain that is reached to the limited equipment needed. In this study, a natural disaster victim detection system was designed using image processing that aims to help find victims in difficult or vulnerable locations when directly reached by humans. In this study, a detection system for victims of natural disasters was implemented which aims to help develop equipment for the SAR team to find victims of natural disasters based on image processing. The algorithm used is You Only Look Once (YOLO). In this study, two types of YOLO algorithms were compared, namely YOLOv3 and YOLOv3 Tiny. From the test results that have been obtained, the F1 Score reaches 95.3% when using YOLOv3 with 100 training data and 100 test data.

Collaboration network of the authors

10 authors · 16 co-authorship links · 5 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Bandung Institute of Technology
  • Politeknik Negeri Malang
  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Akhlaque AhmadBandung Institute of Technology1
B. RiyantoBandung Institute of Technology1
Achmad Saefuddin NoerBandung Institute of Technology1
Herman TolleUniversity of Brawijaya1
Mokhamad Hadi WijayaUniversity of Brawijaya1
Barra RafiAffiliation unknown1
Arwin SumariAffiliation unknown1
Agil EvanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Implementasi Algoritma You Only Look Once (YOLO) untuk Deteksi Korban Bencana Alam</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Sarosa, Moechammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Muna, Nailul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Bencana alam merupakan suatu peristiwa yang dapat menyebabkan kerusakan dan menciptakan kekacuan. Bangunan yang runtuh dapat menyebabkan cidera dan kematian pada korban. Lokasi dan waktu kejadian bencana alam yang tidak dapat diprediksi oleh manusia berpotensi memakan korban yang tidak sedikit. Oleh karena itu, untuk mengurangi korban yang banyak, setelah kejadian bencana alam, pertama yang harus dilakukan yaitu menemukan dan menyelamatkan korban yang terjebak. Penanganan evakuasi yang cepat harus dilakukan tim SAR untuk membantu korban. Namun pada kenyataannya, tim SAR mengalami kendala selama proses evakuasi korban. Mulai dari sulitnya medan yang dijangkau hingga terbatasnya peralatan yang dibutuhkan. Pada penelitian ini sistem diimplementasikan untuk deteksi korban bencana alam yang bertujuan untuk membantu mengembangkan peralatan tim SAR untuk menemukan korban bencana alam yang berbasis pengolahan citra. Algoritma yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya korban pada gambar adalah You Only Look Once (YOLO). Terdapat dua macam algoritma YOLO yang diimplementasikan pada sistem yaitu YOLOv3 dan YOLOv3 Tiny. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan F1 Score mencapai 95.3% saat menggunakan YOLOv3 dengan menggunakan 100 data latih dan 100 data uji. Abstract Natural disasters are events that can cause damage and create havoc. Buildings that collapse and can cause injury and death to victims. Humans can not predict the location and timing of natural disasters. After the natural disaster, the first thing to do is find and save trapped victims. The handling of rapid evacuation must be done by the SAR team to help victims to reduce the amount of loss due to natural disasters. But in reality, the process of evacuating victims of natural disasters is still a lot of obstacles experienced by the SAR team. It was starting from the difficulty of the terrain that is reached to the limited equipment needed. In this study, a natural disaster victim detection system was designed using image processing that aims to help find victims in difficult or vulnerable locations when directly reached by humans. In this study, a detection system for victims of natural disasters was implemented which aims to help develop equipment for the SAR team to find victims of natural disasters based on image processing. The algorithm used is You Only Look Once (YOLO). In this study, two types of YOLO algorithms were compared, namely YOLOv3 and YOLOv3 Tiny. From the test results that have been obtained, the F1 Score reaches 95.3% when using YOLOv3 with 100 training data and 100 test data.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/4407</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2021844407</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 8 No 4: Agustus 2021; 787-792</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 8 No. 4: Agustus 2021; 787-792</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.202184</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/4407/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>