Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Peningkatan Performa Pengelompokan Pola Berpikir Siswa dalam Belajar pada Media Pembelajaran Menggunakan Direct Batch Growing Self Organizing Map

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 9 No. 1 (2022) · pp. 137–144

DOI
10.25126/jtiik.2022915573
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2022-02-07
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id

Abstract

Tidak sedikit siswa mengalami kendala untuk keluar dari kebuntuan berpikir saat belajar. Setiap siswa memiliki caranya masing-masing untuk menyelesaikan masalah kebuntuan tersebut, yang disebabkan oleh pola berpikir yang berbeda-beda. Kendati berbeda, pola berpikir tersebut memiliki kemiripan yang dapat dikelompokkan agar pemberian umpan balik dapat dilakukan dengan tepat secara berkelompok. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengelompokkan siswa berdasarkan pola berpikirnya adalah clustering. Penelitian untuk pengelompokkan berdasarkan kecerdasan sudah pernah dilakukan menggunakan salah satu teknik clustering yaitu Self Organizing Map (SOM). Namun SOM memiliki keterbatasan dalam menentukan ukuran jaringan karena bersifat statis. Keterbatasan yang ada pada SOM dapat diatasi, penelitian ini mengusulkan Direct Batch Growing Self Organizing Map (DBGSOM) yang bersifat dinamis dalam ukuran jaringan dan lebih cepat dalam proses pelatihannya. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah untuk mengetahui kemungkinan penyelesaian permasalahan. Tahap selanjutnya adalah pengumpulan data dan pemilihan data yang digunakan dalam penelitian. Tahap akhir, evaluasi dilakukan terhadap data yang terdiri dari 12 assignment untuk mengetahui performa terbaik dari DBGSOM. Hasil evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa clustering DBGSOM memperoleh performa lebih baik daripada SOM pada 11 assignment dari 12 assignment. Pengukuran signifikansi perbandingan dilakukan dengan metode Wilcoxon yang menghasilkan nilai test stat 8 dan critical value 13. Hal ini membuktikan bahwa penerapan DBGSOM mampu memberikan peningkatkan performa clustering yang signifikan dari SOM. AbstractA few times, students have difficulty getting out of the deadlock in thinking while studying. Each student has their own way of solving the deadlock problem, which is caused by different thinking patterns. Although different, these thinking patterns have similarities that can be grouped so that giving feedback can be done appropriately in groups. One way that can be done to group students based on their thinking patterns is clustering. Research for grouping based on intelligence has been done using one of the clustering techniques, namely Self Organizing Map (SOM). However, SOM has limitations in determining network size because it is static. The limitations that exist in SOM can be overcome, this study proposes a Direct Batch Growing Self Organizing Map (DBGSOM) which is dynamic in network size and faster in the training process. This research begins by identifying the problem to determine the possibility of solving the problem. The next stage is data collection and data selection used in research. The final stage, evaluation is carried out on the data consisting of 12 assignments to find out the best performance of DBGSOM. The results of the evaluation that have been carried out show that DBGSOM clustering has better performance than SOM on 11 assignments out of 12 assignments. The comparison significance measurement was carried out using the Wilcoxon method which resulted in a test stat value of 8 and a critical value of 13. This proves that the application of DBGSOM is able to provide a significant increase in clustering performance from SOM.

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 45 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • National Research and Innovation Agency
  • Indonesian Institute of Sciences
  • Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Universitas Nusa Mandiri
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Vicky ZilvanIndonesian Institute of Sciences5
Nanang Yudi SetiawanUniversity of Brawijaya4
Nur Laita Rizki AmaliaUniversity of Brawijaya3
Sutrisno .Affiliation unknown2
Wahyu Teja KusumaInstitut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW2
Herman TolleUniversity of Brawijaya2
Nabila Divanadia LuckyanaUniversity of Brawijaya2
Syaiful AnamUniversity of Brawijaya2
Onky PrasetyoUniversity of Brawijaya2
R. Budiarianto Suryo KusumoNational Research and Innovation Agency2
Rika SustikaIndonesian Institute of Sciences2
Imam CholissodinUniversity of Brawijaya1
Budi Darma SetiawanUniversity of Brawijaya1
Farhanna Mar’iUniversity of Brawijaya1
Rizal Arif ZulfikarUniversity of Brawijaya1
I Putu Pradnyana IswaraUniversity of Brawijaya1
Irvi OktanisaUniversity of Brawijaya1
Aditya Hari BawonoUniversity of Brawijaya1
Fitra Septia NugrahaUniversitas Nusa Mandiri1
Yusi Tyroni MursityoUniversity of Brawijaya1
Yustinus Radityo PradanaUniversity of Brawijaya1
Komang Candra BrataUniversity of Brawijaya1
Santi Yunika SufianaUniversity of Brawijaya1
Satrio Hadi WijoyoUniversity of Brawijaya1
Abdul Harris WicaksonoUniversity of Brawijaya1
Didik KrisnandiNational Research and Innovation Agency1
Ana HeryanaNational Research and Innovation Agency1
Fawwaz Roja MahardikaUniversity of Brawijaya1
Raden Sandra YuwanaNational Research and Innovation Agency1
Endang SuryawatiNational Research and Innovation Agency1
Muhammad Aminul AkbarUniversity of Brawijaya1
Carlista NabaUniversity of Brawijaya1
Mochammad Isa AnshoriInstitut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW1
M. Rizzo IrfanUniversity of Brawijaya1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Peningkatan Performa Pengelompokan Pola Berpikir Siswa dalam Belajar pada Media Pembelajaran Menggunakan Direct Batch Growing Self Organizing Map</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Izzuddin, Mochammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Supianto, Ahmad Afif</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Tibyani, Tibyani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Pardede, Hilman Ferdinandus</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Yuliani, Asri Rizki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ramdan, Ade</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Tidak sedikit siswa mengalami kendala untuk keluar dari kebuntuan berpikir saat belajar. Setiap siswa memiliki caranya masing-masing untuk menyelesaikan masalah kebuntuan tersebut, yang disebabkan oleh pola berpikir yang berbeda-beda. Kendati berbeda, pola berpikir tersebut memiliki kemiripan yang dapat dikelompokkan agar pemberian umpan balik dapat dilakukan dengan tepat secara berkelompok. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengelompokkan siswa berdasarkan pola berpikirnya adalah clustering. Penelitian untuk pengelompokkan berdasarkan kecerdasan sudah pernah dilakukan menggunakan salah satu teknik clustering yaitu Self Organizing Map (SOM). Namun SOM memiliki keterbatasan dalam menentukan ukuran jaringan karena bersifat statis. Keterbatasan yang ada pada SOM dapat diatasi, penelitian ini mengusulkan Direct Batch Growing Self Organizing Map (DBGSOM) yang bersifat dinamis dalam ukuran jaringan dan lebih cepat dalam proses pelatihannya. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah untuk mengetahui kemungkinan penyelesaian permasalahan. Tahap selanjutnya adalah pengumpulan data dan pemilihan data yang digunakan dalam penelitian. Tahap akhir, evaluasi dilakukan terhadap data yang terdiri dari 12 assignment untuk mengetahui performa terbaik dari DBGSOM. Hasil evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa clustering DBGSOM memperoleh performa lebih baik daripada SOM pada 11 assignment dari 12 assignment. Pengukuran signifikansi perbandingan dilakukan dengan metode Wilcoxon yang menghasilkan nilai test stat 8 dan critical value 13. Hal ini membuktikan bahwa penerapan DBGSOM mampu memberikan peningkatkan performa clustering yang signifikan dari SOM. AbstractA few times, students have difficulty getting out of the deadlock in thinking while studying. Each student has their own way of solving the deadlock problem, which is caused by different thinking patterns. Although different, these thinking patterns have similarities that can be grouped so that giving feedback can be done appropriately in groups. One way that can be done to group students based on their thinking patterns is clustering. Research for grouping based on intelligence has been done using one of the clustering techniques, namely Self Organizing Map (SOM). However, SOM has limitations in determining network size because it is static. The limitations that exist in SOM can be overcome, this study proposes a Direct Batch Growing Self Organizing Map (DBGSOM) which is dynamic in network size and faster in the training process. This research begins by identifying the problem to determine the possibility of solving the problem. The next stage is data collection and data selection used in research. The final stage, evaluation is carried out on the data consisting of 12 assignments to find out the best performance of DBGSOM. The results of the evaluation that have been carried out show that DBGSOM clustering has better performance than SOM on 11 assignments out of 12 assignments. The comparison significance measurement was carried out using the Wilcoxon method which resulted in a test stat value of 8 and a critical value of 13. This proves that the application of DBGSOM is able to provide a significant increase in clustering performance from SOM.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/5573</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2022915573</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 9 No 1: Februari 2022; 137-144</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 9 No. 1: Februari 2022; 137-144</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.202291</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/5573/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>