Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Implementasi Perjanjian Konsesi Kepelabuhanan PT Pelabuhan Indonesia IV

Papua Law Journal · Vol. UME (2021) · pp. 20–30

DOI
10.31957/plj.v5i2.1736
ISSN
2540-9166, 2540-7716
Published
2021-08-04
Publisher
Faculty of Law Cenderawasih University
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kesesuaian perjanjian konsesi pelabuhan eksisting di PT Pelindo IV dengan ketentuan hukum yang berlaku di bidang kepelabuhanan. Penelitian ini adalah penelitian sosio yuridis. Data dianalisa dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian konsesi yang dibuat antara Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar dengan PT Pelindo IV untuk pelabuhan yang telah dioperasikan oleh PT Pelindo IV sebelum berlakunya UU 17/2008 (pelabuhan eksisting) jika ditinjau dari dua aspek, yaitu aspek hukum perikatan mengenai sarat sahnya suatu perjanjian dan dari aspek ketentuan hukum di bidang kepelabuhanan yaitu mekanisme pemberian hak konsesi, status fasilitas dan lahan, besaran pendapatan konsesi, dan struktur perjanjian konsesi. Sinkronisasi ketentuan Peraturan Pemerintah bidang kepelabuhanan khususnya mengenai pengalihan aset pasca berakhirnya perjanjian, maka perjanjian konsesi belum sepenuhnya memenuhi ketentuan perundang-undangan.Â

Keywords

Collaboration network of the authors

7 authors · 9 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Ilham ArisaputraHasanuddin University1
Arsiani GustirandaAffiliation unknown1
Nur Lutfiah A. BasoAffiliation unknown1
Aulia RifaiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Implementasi Perjanjian Konsesi Kepelabuhanan PT Pelabuhan Indonesia IV</dc:title>
	<dc:creator>Halid, Raplin</dc:creator>
	<dc:creator>Paserangi, Hasbir</dc:creator>
	<dc:creator>Hasrul, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kontrak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Konsesi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perjanjian</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pelabuhan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk memahami kesesuaian perjanjian konsesi pelabuhan eksisting di PT Pelindo IV dengan ketentuan hukum yang berlaku di bidang kepelabuhanan. Penelitian ini adalah penelitian sosio yuridis. Data dianalisa dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian konsesi yang dibuat antara Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar dengan PT Pelindo IV untuk pelabuhan yang telah dioperasikan oleh PT Pelindo IV sebelum berlakunya UU 17/2008 (pelabuhan eksisting) jika ditinjau dari dua aspek, yaitu aspek hukum perikatan mengenai sarat sahnya suatu perjanjian dan dari aspek ketentuan hukum di bidang kepelabuhanan yaitu mekanisme pemberian hak konsesi, status fasilitas dan lahan, besaran pendapatan konsesi, dan struktur perjanjian konsesi. Sinkronisasi ketentuan Peraturan Pemerintah bidang kepelabuhanan khususnya mengenai pengalihan aset pasca berakhirnya perjanjian, maka perjanjian konsesi belum sepenuhnya memenuhi ketentuan perundang-undangan. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Faculty of Law Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2021-08-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/article/view/1736</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/plj.v5i2.1736</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Papua Law Journal; VOLUME 5 ISSUE 2, 2021; 20-30</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Papua Law Journal; VOLUME 5 ISSUE 2, 2021; 20-30</dc:source>
	<dc:source>2540-9166</dc:source>
	<dc:source>2540-7716</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/article/view/1736/1355</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Papua Law Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>