Jurnal
Politik Hukum Pengakuan Eksistensi Masyarakat Hukum Adat: Telaah Kritis Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021
Papua Law Journal · Vol. UME (2023) · pp. 84–92
ISSN 2540-9166, 2540-7716
Published 2023-03-14
Publisher Faculty of Law Cenderawasih University
Language eng
Abstract
Dalam politik hukum, otonomi khusus secara konstitusi negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat. Dalam perspektif budaya hukum merupakan bentuk makna nilai-nilai dan aturan-aturan adat dalam hukum adat sebagai the living law yang dipedomani masyarakat hukum adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif politik hukum sebagai upaya memahami latar belakang filosofis, sosiologis, dan yuridis  terhadap pengakuan eksistensi masyarakat hukum adat berdasarkan UU Otsus Papua 2001 sebelum perubahan, dalam rangka pemberian kewenangan yang lebih luas bagi Provinsi Papua untuk mengatur dan mengurus diri sendiri di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemberian Otsus Papua 2001 dan diubah Otsus 2021 sesuai semangat prinsip otonomi khusus untuk mewujudkan keadilan, penegakan supremasihukum, ekonomi, peningkatan kesejahteraan peningkatan kemajuan bagi masyarakat hukum adat Papua.
Collaboration network of the authors
3 authors ·
3 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.
Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/oai,
first harvested 1 Nov 2026,
last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="en-US">Politik Hukum Pengakuan Eksistensi Masyarakat Hukum Adat: Telaah Kritis Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021</dc:title>
<dc:creator>Reumi, Frans</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="en-US">Hukum Adat</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en-US">Otonomi Khusus</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en-US">Pemerintah Daerah</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en-US">Hak Konstitusional</dc:subject>
<dc:description xml:lang="en-US">Dalam politik hukum, otonomi khusus secara konstitusi negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat. Dalam perspektif budaya hukum merupakan bentuk makna nilai-nilai dan aturan-aturan adat dalam hukum adat sebagai the living law yang dipedomani masyarakat hukum adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif politik hukum sebagai upaya memahami latar belakang filosofis, sosiologis, dan yuridis  terhadap pengakuan eksistensi masyarakat hukum adat berdasarkan UU Otsus Papua 2001 sebelum perubahan, dalam rangka pemberian kewenangan yang lebih luas bagi Provinsi Papua untuk mengatur dan mengurus diri sendiri di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemberian Otsus Papua 2001 dan diubah Otsus 2021 sesuai semangat prinsip otonomi khusus untuk mewujudkan keadilan, penegakan supremasihukum, ekonomi, peningkatan kesejahteraan peningkatan kemajuan bagi masyarakat hukum adat Papua.</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en-US">Faculty of Law Cenderawasih University</dc:publisher>
<dc:date>2023-03-14</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/article/view/2876</dc:identifier>
<dc:identifier>10.31957/plj.v7i2.2876</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en-US">Papua Law Journal; VOLUME 7 ISSUE 2, 2023; 84-92</dc:source>
<dc:source xml:lang="id-ID">Papua Law Journal; VOLUME 7 ISSUE 2, 2023; 84-92</dc:source>
<dc:source>2540-9166</dc:source>
<dc:source>2540-7716</dc:source>
<dc:language>eng</dc:language>
<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/article/view/2876/2261</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Papua Law Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Citations and indexing
OpenAlex
Not checked
Crossref
Not checked
Cite this article
APA 7
Reumi, F. (2023). Politik Hukum Pengakuan Eksistensi Masyarakat Hukum Adat: Telaah Kritis Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021. Papua Law Journal, UME, 84–92. https://doi.org/10.31957/plj.v7i2.2876
Copy
IEEE
F. Reumi, “Politik Hukum Pengakuan Eksistensi Masyarakat Hukum Adat: Telaah Kritis Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021,” Papua Law Journal, vol. UME, pp. 84–92, 2023, doi: 10.31957/plj.v7i2.2876.
Copy
Generated from the journal's metadata; check author names before use.