Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Determinan Penyerapan Anggaran Belanja Pemerintah Daerah: Proses Pengadaan Barang/Jasa di Pemerintah Kabupaten Sorong

JURNAL AKUNTANSI, AUDIT, DAN ASET (AAA) · Vol. 7 No. 2 (2024) · pp. 56–69

DOI
10.52062/jaaa.v7i2.4650
Published
2024-11-30
Publisher
JURNAL AKUNTANSI, AUDIT, DAN ASET (AAA)
Language
eng

Abstract

Abstract Budget absorption is one of the indicators of the success of programs or policies implemented by the government (Anfujatin., 2016). Budget realization that is close to the budget plan shows that the allocation of funds has been absorbed through various programs and activities that have been planned. This budget absorption refers to the ability of the Regional Government to realize the budget in accordance with the provisions stated in the APBD. This study aims to identify the main obstacles in budget absorption in the Sorong Regency Government, especially related to the procurement process of goods and services. In addition, this study also analyzes factors such as budget planning and human resource competence that affect the absorption of local government budgets in the procurement of goods and services. The research was conducted on 32 Regional Apparatus Organizations (OPD) in Sorong Regency. The sample consisted of one Financial Administration Officer (PPK) and one Activity Technical Implementation Officer (PPTK) from each OPD. The method used is a survey, with data collected through questionnaires which are then analyzed qualitatively descriptively. The results of the study show that the variables of human resource competence (HR) and budget implementation have a significant influence on the absorption of SKPD expenditure budgets. However, the budget planning variable does not have a significant influence on the absorption of the SKPD budget. Simultaneously, human resource competence, budget planning, and budget implementation together have a significant influence on the absorption of the budget. Keywords: Human Resources Competence, Budget Implementation, Budget Planning, and Budget Absorption. Abstrak Penyerapan anggaran merupakan salah satu indikator keberhasilan program atau kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah (Anfujatin., 2016). Realisasi anggaran yang mendekati rencana anggaran menunjukkan bahwa alokasi dana telah terserap melalui berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan. Penyerapan anggaran ini mengacu pada kemampuan Pemerintah Daerah dalam merealisasikan anggaran sesuai dengan ketetapan yang tercantum dalam APBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala utama dalam penyerapan anggaran di Pemerintah Kabupaten Sorong, khususnya terkait proses pengadaan barang dan jasa. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor seperti perencanaan anggaran dan kompetensi sumber daya manusia yang memengaruhi penyerapan anggaran pemerintah daerah dalam pengadaan barang dan jasa. Penelitian dilakukan pada 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sorong. Sampel terdiri dari satu Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) dan satu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari masing-masing OPD. Metode yang digunakan adalah survei, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan pelaksanaan anggaran memiliki pengaruh signifikan terhadap penyerapan anggaran belanja SKPD. Namun, variabel perencanaan anggaran tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penyerapan anggaran belanja SKPD. Secara simultan, kompetensi SDM, perencanaan anggaran, dan pelaksanaan anggaran bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap penyerapan anggaran belanja. Kata Kunci: Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pelaksanaan Anggaran, Perencanaan Anggaran, dan Penyerapan Anggaran Belanja.

Collaboration network of the authors

40 authors · 106 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Paulus K. Allo LayukAffiliation unknown4
Siti RofingatunAffiliation unknown3
Mariolin SanggenafaAffiliation unknown3
Klara WonarAffiliation unknown3
Bill J. C PangayowAffiliation unknown2
Kurniawan PatmaAffiliation unknown2
Bill PangayowAffiliation unknown2
Juliana WaromiAffiliation unknown2
Maylen K.P. KambuayaAffiliation unknown2
Hesty Theresia SalleAffiliation unknown2
Yundy HafizriandaAffiliation unknown2
Meinarni AsnawiAffiliation unknown2
Endang Sri Rahayu OhoimasAffiliation unknown1
Sylvia C DaatAffiliation unknown1
Fighty Elia RatagAffiliation unknown1
Hesti Endah KurniasariAffiliation unknown1
Febelina Esther BasnaAffiliation unknown1
Rama Soyan Arung LambaAffiliation unknown1
Paulus Allo LayukAffiliation unknown1
James UsmanAffiliation unknown1
Theo AllolayukAffiliation unknown1
Axamina WananeAffiliation unknown1
Nelly Austin FonatabaAffiliation unknown1
Richty Phaskawati HutabalianAffiliation unknown1
Aaron SimanjuntakAffiliation unknown1
Meylani Ira IreeuwAffiliation unknown1
Petra Monika SunmeAffiliation unknown1
Otniel SafkaurAffiliation unknown1
Mochamad Riko YurisdiartoAffiliation unknown1
Ari ArdiantiAffiliation unknown1
Cindy ArifaniAffiliation unknown1
Andika RanteAffiliation unknown1
Dewi RasmiAffiliation unknown1
Irvan Krisna ArsadAffiliation unknown1
Cornelia D. MataniAffiliation unknown1
Vania Annissa HolleAffiliation unknown1
Sria KogoyaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/AAA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Determinan Penyerapan Anggaran Belanja Pemerintah Daerah: Proses Pengadaan Barang/Jasa di Pemerintah Kabupaten Sorong</dc:title>
	<dc:creator>Ulimpa, Sherley</dc:creator>
	<dc:creator>Salle, Agustinus</dc:creator>
	<dc:creator>Kambuaya, Maylen</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract
Budget absorption is one of the indicators of the success of programs or policies implemented by the government (Anfujatin., 2016). Budget realization that is close to the budget plan shows that the allocation of funds has been absorbed through various programs and activities that have been planned. This budget absorption refers to the ability of the Regional Government to realize the budget in accordance with the provisions stated in the APBD.&amp;nbsp; This study aims to identify the main obstacles in budget absorption in the Sorong Regency Government, especially related to the procurement process of goods and services. In addition, this study also analyzes factors such as budget planning and human resource competence that affect the absorption of local government budgets in the procurement of goods and services. The research was conducted on 32 Regional Apparatus Organizations (OPD) in Sorong Regency. The sample consisted of one Financial Administration Officer (PPK) and one Activity Technical Implementation Officer (PPTK) from each OPD. The method used is a survey, with data collected through questionnaires which are then analyzed qualitatively descriptively. The results of the study show that the variables of human resource competence (HR) and budget implementation have a significant influence on the absorption of SKPD expenditure budgets. However, the budget planning variable does not have a significant influence on the absorption of the SKPD budget. Simultaneously, human resource competence, budget planning, and budget implementation together have a significant influence on the absorption of the budget.
Keywords: Human Resources Competence, Budget Implementation, Budget Planning, and Budget Absorption. 
&amp;nbsp;
Abstrak
Penyerapan anggaran merupakan salah satu indikator keberhasilan program atau kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah (Anfujatin., 2016). Realisasi anggaran yang mendekati rencana anggaran menunjukkan bahwa alokasi dana telah terserap melalui berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan. Penyerapan anggaran ini mengacu pada kemampuan Pemerintah Daerah dalam merealisasikan anggaran sesuai dengan ketetapan yang tercantum dalam APBD.&amp;nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala utama dalam penyerapan anggaran di Pemerintah Kabupaten Sorong, khususnya terkait proses pengadaan barang dan jasa. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor seperti perencanaan anggaran dan kompetensi sumber daya manusia yang memengaruhi penyerapan anggaran pemerintah daerah dalam pengadaan barang dan jasa. Penelitian dilakukan pada 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sorong. Sampel terdiri dari satu Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) dan satu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari masing-masing OPD. Metode yang digunakan adalah survei, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan pelaksanaan anggaran memiliki pengaruh signifikan terhadap penyerapan anggaran belanja SKPD. Namun, variabel perencanaan anggaran tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penyerapan anggaran belanja SKPD. Secara simultan, kompetensi SDM, perencanaan anggaran, dan pelaksanaan anggaran bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap penyerapan anggaran belanja.
Kata Kunci: Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pelaksanaan Anggaran, Perencanaan Anggaran, dan Penyerapan Anggaran Belanja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">JURNAL AKUNTANSI, AUDIT, DAN ASET (AAA)</dc:publisher>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">JURNAL AKUNTANSI, AUDIT, DAN ASET (AAA)</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/AAA/article/view/4650</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52062/jaaa.v7i2.4650</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL AKUNTANSI, AUDIT, DAN ASET (AAA); Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 November 2024; 56-69</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AKUNTANSI, AUDIT, DAN ASET (AAA); Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 November 2024; 56-69</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/AAA/article/view/4650/3154</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 JURNAL AKUNTANSI, AUDIT, DAN ASET (AAA)</dc:rights>
</oai_dc:dc>