Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Deteksi Cyberbullying dengan Mesin Pembelajaran Klasifikasi (Supervised Learning): Peluang dan Tantangan

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 9 No. 7 (2022) · pp. 1577–1582

DOI
10.25126/jtiik.2022976747
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2022-12-29
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id

Abstract

Perkembangan teknologi media sosial tidak hanya memberikan kemudahan dalam berkomunikasi antar individu, akan tetapi juga dapat mengancam kehidupan sosial individu seperti tidakan cyberbullying. Bervariasinya pola dan karakteritik cyberbullying mengakibatkan sulitnya proses deteksi cyberbullying, yang dilakukan oleh pelaku cyberbullying. Penelitian deteksi pola dan karakteristik cyberbullying banyak dilakukan dengan berbagai metode, seperti dengan mengimplementasikan Machine Learning, Natural Language Processing (NLP), dan Sentiment Analysis yang memiliki variasi akurasi yang berbeda, dengan keunggulan dan kelemahan dari masing-masing metode. Implementasi Machine Learning untuk deteksi cyberbullying dapat dilakukan dengan berbagai algoritma, seperti algoritma probabilistik (Naïve Bayes) maupun supervised learning (Support Vector Machine, k-Nearest Neighbour, Decission Tree), dan metode lainnya yang hingga saat ini terus dikembangkan dengan berbagai pendekatan untuk meningkatkan akurasi deteksi cyberbullying atau non-cyberbullying. Adapun peluang dan tantangan penelitian deteksi cyberbullying seperti penerapan pada variasi domain bahasa, dan bentuk ekspresi yang dilakukan pada suatu lingkungan atau budaya, yang masih terdapat ruang untuk dikembangkan dan dijelajah secara luas. Pada artikel ini menjabarkan penelitian berikutnya berupa mengimplementasikan metode pembelajaran klasifikasi (Supervised Learning) dengan modifikasi tahapan untuk meningkatkan akurasi klasifikasi.

Collaboration network of the authors

22 authors · 38 co-authorship links · 10 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Bandung Institute of Technology
  • Universitas Mikroskil
  • Universitas Muhammadiyah Pontianak
  • Universitas Teknologi Bandung
  • Telkom University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Olivia OliviaBandung Institute of Technology2
Rinaldi MunirBandung Institute of Technology1
Yulrio BrianormanUniversitas Muhammadiyah Pontianak1
Mohammad Ridwan EffendiBandung Institute of Technology1
Muhammad ShalahuddinUniversitas Teknologi Bandung1
Wikan Danar SunindyoBandung Institute of Technology1
Eva HariyantiAffiliation unknown1
Indah WerdiningsihAffiliation unknown1
Roni YunisUniversitas Mikroskil1
Erwin Setiawan PanjaitanUniversitas Mikroskil1
Sandi WibowoAffiliation unknown1
Abdullah KarimAffiliation unknown1
Neng Ayu HerawatiAffiliation unknown1
Lenny Putri YuliantyAffiliation unknown1
Erwin Budi SetiawanBandung Institute of Technology1
Dwi Hendratmo WidyantoroBandung Institute of Technology1
Heru NugrohoBandung Institute of Technology1
Sugondo HadiyosoTelkom University1
Tati Latifah Erawati RajabBandung Institute of Technology1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Deteksi Cyberbullying dengan Mesin Pembelajaran Klasifikasi (Supervised Learning): Peluang dan Tantangan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Setiawan, Yudi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Maulidevi, Nur Ulfa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Surendro, Kridanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Perkembangan teknologi media sosial tidak hanya memberikan kemudahan dalam berkomunikasi antar individu, akan tetapi juga dapat mengancam kehidupan sosial individu seperti tidakan cyberbullying. Bervariasinya pola dan karakteritik cyberbullying mengakibatkan sulitnya proses deteksi cyberbullying, yang dilakukan oleh pelaku cyberbullying. Penelitian deteksi pola dan karakteristik cyberbullying banyak dilakukan dengan berbagai metode, seperti dengan mengimplementasikan Machine Learning, Natural Language Processing (NLP), dan Sentiment Analysis yang memiliki variasi akurasi yang berbeda, dengan keunggulan dan kelemahan dari masing-masing metode. Implementasi Machine Learning untuk deteksi cyberbullying dapat dilakukan dengan berbagai algoritma, seperti algoritma probabilistik (Naïve Bayes) maupun supervised learning (Support Vector Machine, k-Nearest Neighbour, Decission Tree), dan metode lainnya yang hingga saat ini terus dikembangkan dengan berbagai pendekatan untuk meningkatkan akurasi deteksi cyberbullying atau non-cyberbullying. Adapun peluang dan tantangan penelitian deteksi cyberbullying seperti penerapan pada variasi domain bahasa, dan bentuk ekspresi yang dilakukan pada suatu lingkungan atau budaya, yang masih terdapat ruang untuk dikembangkan dan dijelajah secara luas. Pada artikel ini menjabarkan penelitian berikutnya berupa mengimplementasikan metode pembelajaran klasifikasi (Supervised Learning) dengan modifikasi tahapan untuk meningkatkan akurasi klasifikasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/6747</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2022976747</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022; 1577-1582</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 9 No. 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022; 1577-1582</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.202297</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/6747/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>