Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS KESESUAIAN LOKASI SERO APUNG DI PERAIRAN TELUK TANAH MERAH KABUPATEN JAYAPURA

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 1 No. 1 (2018)

DOI
10.31957/.v1i1.504
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2018-10-01
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng

Abstract

Sampai saat ini belum dilakukan analisis kesesuaian lokasi untuk penempatan Sero Apung berdasarkan parameter biologi, fisika dan kimia perairan di Teluk Tanah Merah khusunya dan Perairan Kabupaten Jayapura pada umumnya. Tujuan dalam penelitian adalah untuk menentukan lokasi penempatan Sero Apung berdasarkan parameter biologi, fisika dan kimia perairan di Teluk Tanah Merah Jayapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi pada lokasi-lokasi yang ditentukan secara purposif. Penentuan titik samping dengan bantuan survei lapangan dan wawancara dengan nelayan. Analisis data menggunakan skoring kesesuaian, dilakukan dengan cara menurunkan hasil skoring yang diperoleh kedalam model geo-statistik untuk mendapat model, yang didasari pada transfer data Geodetic/position (Degree, Minute, Second/DMS) sehingga mendapatkan nilai tunggal, dengan formula: Numeric Value (Lat; Long) = Degree + {Minute + (Second/ 60} / 60. Hasil penelitian yang diperoleh skoring kesesuaian perairan berdasarkan paramater biologi, fisika dan kimia perairan diperoleh nilai rata-rata 85,33% dengan kisaran 66,67 – 100 %. Berdasarkan hasil yang diperoleh memperlihatkan perairan Teluk Tanah Merah berada pada kelas yang sangat sesuai (S1) untuk lokasi penempatan Sero Apung. Sedangkan zona pengembangan lokasi penempatan Sero Apung berada pada koordinat 02'26, 081 LS dan 140'21, 448 BT (titik 6) 02'125, 889 LS dan 140'21, 298 BT (titik 5). Kata Kunci: Kesesuaian Perairan, Sero Apung, Teluk Tanah Merah

Collaboration network of the authors

40 authors · 161 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
John D. KalorAffiliation unknown9
Korinus RejauwAffiliation unknown9
Efray WanimboAffiliation unknown8
Baigo HamunaAffiliation unknown8
Maklon WarpurAffiliation unknown7
Rosye H.R. TanjungAffiliation unknown6
Popi Ida Laila AyerAffiliation unknown6
Kristhopolus K. RumbiakAffiliation unknown4
Vyona MantayborbirAffiliation unknown3
Vera K. MandeyAffiliation unknown3
John Dominggus KalorAffiliation unknown3
Basa T. RumahorboAffiliation unknown3
Aditya K. KarimAffiliation unknown2
Lalu Panji Imam AgamawanAffiliation unknown2
Tamara L.J. KainamaAffiliation unknown2
Ratu Sari MardiahAffiliation unknown2
Shiffa Febyarandika ShalichatyAffiliation unknown2
Octolia TogibasaAffiliation unknown2
Khristhoper Aris. A ManaluAffiliation unknown2
Puguh SujartaAffiliation unknown1
Tri GunaediAffiliation unknown1
Endang T.P. SariAffiliation unknown1
Laila HanumAffiliation unknown1
Suharno SuharnoAffiliation unknown1
Verena AgustiniAffiliation unknown1
Suharyanto SuharyantoAffiliation unknown1
Chris D. SembayAffiliation unknown1
Linus Y. ChrystomoAffiliation unknown1
Zainal A. WasarakaAffiliation unknown1
Helena TuriridayAffiliation unknown1
Tien N.B. YenusiAffiliation unknown1
Tien Y.B YenusiAffiliation unknown1
Lisye Iriana ZebuaAffiliation unknown1
Fransina A. IzaacAffiliation unknown1
Novita KedebakAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KESESUAIAN LOKASI SERO APUNG DI PERAIRAN TELUK TANAH MERAH KABUPATEN JAYAPURA</dc:title>
	<dc:creator>Dimara, Lisiard</dc:creator>
	<dc:creator>Paiki, Kalvin</dc:creator>
	<dc:creator>Raunsay, Eduard</dc:creator>
	<dc:creator>Indrayani, Ervina</dc:creator>
	<dc:creator>Kalor, John Domingus Kalor D</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sampai saat ini belum dilakukan analisis kesesuaian lokasi untuk penempatan Sero Apung berdasarkan parameter biologi, fisika dan kimia perairan di Teluk Tanah Merah khusunya dan Perairan Kabupaten Jayapura pada umumnya. Tujuan dalam penelitian adalah untuk menentukan lokasi penempatan Sero Apung berdasarkan parameter biologi, fisika dan kimia perairan di Teluk Tanah Merah Jayapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi pada lokasi-lokasi yang ditentukan secara purposif. Penentuan titik samping dengan bantuan survei lapangan dan wawancara dengan nelayan. Analisis data menggunakan skoring kesesuaian, dilakukan dengan cara menurunkan hasil skoring yang diperoleh kedalam model geo-statistik untuk mendapat model, yang didasari pada transfer data Geodetic/position (Degree, Minute, Second/DMS) sehingga mendapatkan nilai tunggal, dengan formula: Numeric Value (Lat ; Long) = Degree + {Minute + (Second/ 60} / 60. Hasil penelitian yang diperoleh skoring kesesuaian perairan berdasarkan paramater biologi, fisika dan kimia perairan diperoleh nilai rata-rata 85,33% dengan kisaran 66,67 – 100 %. Berdasarkan hasil yang diperoleh memperlihatkan perairan Teluk Tanah Merah berada pada kelas yang sangat sesuai (S1) untuk lokasi penempatan Sero Apung. Sedangkan zona pengembangan lokasi penempatan Sero Apung berada pada koordinat 02'26, 081 LS dan 140'21, 448 BT (titik 6) 02'125, 889 LS dan 140'21, 298 BT (titik 5). Kata Kunci : Kesesuaian Perairan, Sero Apung, Teluk Tanah Merah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/504</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/.v1i1.504</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 1 No. 1 (2018)</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 1 No 1 (2018)</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/504/770</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 ACROPORA</dc:rights>
</oai_dc:dc>