Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Komposisi Vegetasi dan Pemanfaatan Ekosistem Mangrove di Kawasan Wisata Alam Teluk Youtefa Kota Jayapura

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 2 No. 1 (2019)

DOI
10.31957/acr.v2i1.982
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2019-07-26
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi vegetasi dan pemanfaatan ekosistem mangrove di Kawasan Wisata Alam Teluk Youtefa, Kota Jayapura. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2015 yang terdiri dari tiga stasiun penelitian, yaitu Kampung Enggros, Kampung Tobati, dan Kampung Nafri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survey, wawancara, dan point center quarter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangrove yang ditemukan di Kampung Enggros, Kampung Tobati dan Kampung Nafri adalah 10 jenis mangrove yang terdiri dari 7 jenis mangrove sejati (Acrosticum spesiosum, Avicennia alba, Bruguiera cylindrica, Ceriops decandra, Rhizophora apiculata, Sonneratia alba, Xylocarpus menkongensis) dan 3 jenis mangrove asoasiasi (Casuarina sp., Derris trifolia, Pandanus tectorius). Kerapatan relatif R. apiculata tertinggi di Kampung Enggros dan Tobati (42,5% dan 75,0%), sedangkan kerapatan relatif A. alba tertinggi di Kampung Nafri (45,95%). R. apiculata memiliki frekuensi tertinggi di Kampung Enggros, Tobati dan Nafri (42,5%, 75,0% dan 45,95%). A. alba dan R. apiculata memiliki frekuensi relatif tertinggi di Kampung Nafri (45,95%). Tingkat dominansi tertinggi adalah R. apiculata di Kampung Enggros (49,69%) dan Kampung Tobati (73,03%), sedangkan A. alba di Kampung Nafri (52,21%). Indeks nilai penting tertinggi ditemukan di Kampung Tobati untuk jenis R. apiculata 223,03%. Pemanfaatan mangrove oleh masyarakat di Kampung Enggros Tobati dan Nafri sebagai kayu bakar, bahan bangunan, bahan obat-obatan, bahan pengawet jaring, serta bahan dempul dan cat perahu. Biota laut yang dimanfaatakan sebagai bahan makanan yaitu ikan (4 jenis), kepiting (3 jenis) dan kerang (5 jenis).Kata Kunci:Â Komposisi vegetasi; Pemanfaatan mangrove; Masyarakat lokal Papua; Taman Wisata Alam;Â Teluk Youtefa

Collaboration network of the authors

40 authors · 143 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Henderina J. KeiluhuAffiliation unknown5
Puguh SujartaAffiliation unknown4
Gerardinalia NgamelubunAffiliation unknown4
Ervina IndrayaniAffiliation unknown4
Kalvin PaikiAffiliation unknown3
Baigo HamunaAffiliation unknown3
Lisye I. ZebuaAffiliation unknown2
Lisiard DimaraAffiliation unknown2
Vrinsye I. NumberiAffiliation unknown2
Andro Y. SiahaanAffiliation unknown2
Maklon WarpurAffiliation unknown2
Efray WanimboAffiliation unknown2
Rosye H.R. TanjungAffiliation unknown2
Evie L. WarikarAffiliation unknown2
Euniche R.P.F. RamandeyAffiliation unknown2
I Ketut D. PutraAffiliation unknown1
Erlani RaharengAffiliation unknown1
Matias BenoAffiliation unknown1
Joane J. AnsakaAffiliation unknown1
Novela H. KorwaAffiliation unknown1
Norce MoteAffiliation unknown1
Michael A. RiceAffiliation unknown1
Suriani SurbaktiAffiliation unknown1
Farmawaty FarmawatyAffiliation unknown1
Imam MishbachAffiliation unknown1
I Made BudiAffiliation unknown1
Gilberth V.O. MaraniAffiliation unknown1
Lidia G.S. OheeAffiliation unknown1
Alpredo D.A.L. ToruanAffiliation unknown1
Gilbert V.O. MaraniAffiliation unknown1
Zet BanundiAffiliation unknown1
Sarni R. A. BelaAffiliation unknown1
Lidia G. S. R. OheeAffiliation unknown1
Miranti M. SroyerAffiliation unknown1
Johan G.M. SanadiAffiliation unknown1
Selly R. AndeinaAffiliation unknown1
Leony V. D. MaisorryAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Komposisi Vegetasi dan Pemanfaatan Ekosistem Mangrove di Kawasan Wisata Alam Teluk Youtefa Kota Jayapura</dc:title>
	<dc:creator>Randongkir, Hendrikus</dc:creator>
	<dc:creator>Ohee, Henderite L.</dc:creator>
	<dc:creator>Kalor, John D.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi vegetasi dan pemanfaatan ekosistem mangrove di Kawasan Wisata Alam Teluk Youtefa, Kota Jayapura. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2015 yang terdiri dari tiga stasiun penelitian, yaitu Kampung Enggros, Kampung Tobati, dan Kampung Nafri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survey, wawancara, dan point center quarter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangrove yang ditemukan di Kampung Enggros, Kampung Tobati dan Kampung Nafri adalah 10 jenis mangrove yang terdiri dari 7 jenis mangrove sejati (Acrosticum spesiosum, Avicennia alba, Bruguiera cylindrica, Ceriops decandra, Rhizophora apiculata, Sonneratia alba, Xylocarpus menkongensis) dan 3 jenis mangrove asoasiasi (Casuarina sp., Derris trifolia, Pandanus tectorius). Kerapatan relatif R. apiculata tertinggi di Kampung Enggros dan Tobati (42,5% dan 75,0%), sedangkan kerapatan relatif A. alba tertinggi di Kampung Nafri (45,95%). R. apiculata memiliki frekuensi tertinggi di Kampung Enggros, Tobati dan Nafri (42,5%, 75,0% dan 45,95%). A. alba dan R. apiculata memiliki frekuensi relatif tertinggi di Kampung Nafri (45,95%). Tingkat dominansi tertinggi adalah R. apiculata di Kampung Enggros (49,69%) dan Kampung Tobati (73,03%), sedangkan A. alba di Kampung Nafri (52,21%). Indeks nilai penting tertinggi ditemukan di Kampung Tobati untuk jenis R. apiculata 223,03%. Pemanfaatan mangrove oleh masyarakat di Kampung Enggros Tobati dan Nafri sebagai kayu bakar, bahan bangunan, bahan obat-obatan, bahan pengawet jaring, serta bahan dempul dan cat perahu. Biota laut yang dimanfaatakan sebagai bahan makanan yaitu ikan (4 jenis), kepiting (3 jenis) dan kerang (5 jenis).Kata Kunci: Komposisi vegetasi; Pemanfaatan mangrove; Masyarakat lokal Papua; Taman Wisata Alam; Teluk Youtefa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/982</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/acr.v2i1.982</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 2 No. 1 (2019)</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 2 No 1 (2019)</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/982/865</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
</oai_dc:dc>