Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Keanekaragaman dan Asosiasi Intra-Spesies Tumbuhan Lamun di Perairan Manggari Pulau Numfor

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 2 No. 2 (2020)

DOI
10.31957/acr.v2i2.1064
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2020-01-01
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan asosiasi intra-spesies tumbuhan lamun. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Desember 2016 sampai Januari 2016, di perairan laut Kampung Manggari, Pulau Numfor. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik penelitian observasi, puporsive sampling dam transek kuadrat. Hasil penelitian ditemukan 8 jenis lamun yaitu Enhalus acoroides, Halopila minor, Halopila ovalis, Halodule uninervis, Halodule pinifolia, Cymodocea serullata, Cymodocea rotundata dan Syringodium isoetifolium. Indeks keanekaragaman (H¢) jenis lamun tertinggi terdapat pada transek 1 dengan nilai 1,66, sedangkan terendah pada transek 3 dengan nilai 0,94. Terdapat 28 pasangan asosiasi jenis lamun dan hanya 15 pasangan asosiasi yang bersifat nyata, dimana 8 pasangan asosiasi jenis lamun yang bersifat nyata pada taraf kepercayaan 5% yaitu 3,48, dan 7 pasangan asosiasi jenis lamun bersifat nyata pada taraf kepercayaan 1% yaitu 6,63 (X2 hitung > X2 tabel). Berdasarkan analisis tipe asosiasi terhadap 15 pasangan asosiasi yang bersifat nyata dari hasil uji chi-square, diketahui bahwa 7 pasangan asosiasi lamun memiliki tipe berasosiasi positif dan 8 jenis berasosiasi negatif. Tiga jenis lamun yang memiliki asosiasi kuat adalah Enhalus acoroides, Cymodocea rotundata dan Cymodocea serullata.Kata Kunci: Keanekaragaman; Asosiasi intra-spesies; Lamun; Uji chi-square; Kampung Manggari

Collaboration network of the authors

40 authors · 171 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kalvin PaikiAffiliation unknown9
Baigo HamunaAffiliation unknown6
John D. KalorAffiliation unknown6
Korinus RejauwAffiliation unknown5
Popi Ida Laila AyerAffiliation unknown4
Vyona MantayborbirAffiliation unknown3
Maklon WarpurAffiliation unknown3
Efray WanimboAffiliation unknown3
Rosye H.R. TanjungAffiliation unknown3
Aditya K. KarimAffiliation unknown2
Lalu Panji Imam AgamawanAffiliation unknown2
Tamara L.J. KainamaAffiliation unknown2
John Dominggus KalorAffiliation unknown2
Basa T. RumahorboAffiliation unknown2
Kristhopolus K. RumbiakAffiliation unknown2
Yunus Y.P. PaulanganAffiliation unknown2
Eduard RaunsayAffiliation unknown2
Puguh SujartaAffiliation unknown1
Tri GunaediAffiliation unknown1
Endang T.P. SariAffiliation unknown1
Laila HanumAffiliation unknown1
Suharno SuharnoAffiliation unknown1
Verena AgustiniAffiliation unknown1
Suharyanto SuharyantoAffiliation unknown1
Chris D. SembayAffiliation unknown1
Linus Y. ChrystomoAffiliation unknown1
Zainal A. WasarakaAffiliation unknown1
Helena TuriridayAffiliation unknown1
Tien N.B. YenusiAffiliation unknown1
Tien Y.B YenusiAffiliation unknown1
Lisye Iriana ZebuaAffiliation unknown1
Fransina A. IzaacAffiliation unknown1
Novita KedebakAffiliation unknown1
Lolita TuhumenaAffiliation unknown1
Octolia TogibasaAffiliation unknown1
Vera K. MandeyAffiliation unknown1
Kristopholus RumbiakAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keanekaragaman dan Asosiasi Intra-Spesies Tumbuhan Lamun di Perairan Manggari Pulau Numfor</dc:title>
	<dc:creator>Baransano, Miryam</dc:creator>
	<dc:creator>Indrayani, Ervina</dc:creator>
	<dc:creator>Dimara, Lisiard</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan asosiasi intra-spesies tumbuhan lamun. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Desember 2016 sampai Januari 2016, di perairan laut Kampung Manggari, Pulau Numfor. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik penelitian observasi, puporsive sampling dam transek kuadrat. Hasil penelitian ditemukan 8 jenis lamun yaitu Enhalus acoroides, Halopila minor, Halopila ovalis, Halodule uninervis, Halodule pinifolia, Cymodocea serullata, Cymodocea rotundata dan Syringodium isoetifolium. Indeks keanekaragaman (H¢) jenis lamun tertinggi terdapat pada transek 1 dengan nilai 1,66, sedangkan terendah pada transek 3 dengan nilai 0,94. Terdapat 28 pasangan asosiasi jenis lamun dan hanya 15 pasangan asosiasi yang bersifat nyata, dimana 8 pasangan asosiasi jenis lamun yang bersifat nyata pada taraf kepercayaan 5% yaitu 3,48, dan 7 pasangan asosiasi jenis lamun bersifat nyata pada taraf  kepercayaan 1% yaitu 6,63 (X2 hitung &amp;gt; X2 tabel). Berdasarkan analisis tipe asosiasi terhadap 15 pasangan asosiasi yang bersifat nyata dari hasil uji chi-square, diketahui bahwa 7 pasangan asosiasi lamun memiliki tipe berasosiasi positif dan 8 jenis berasosiasi negatif. Tiga jenis lamun yang memiliki asosiasi kuat adalah Enhalus acoroides, Cymodocea rotundata dan Cymodocea serullata.Kata Kunci: Keanekaragaman; Asosiasi intra-spesies; Lamun; Uji chi-square; Kampung Manggari</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/1064</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/acr.v2i2.1064</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 2 No. 2 (2019)</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 2 No 2 (2019)</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/1064/910</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
</oai_dc:dc>