Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Struktur Komunitas Ikan di Ekosistem Terumbu Karang Desa Sededap Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 7 No. 2 (2024) · pp. 97–105

DOI
10.31957/acr.v7i2.3981
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2024-12-06
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Perairan Desa Sededap memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah dari hasil tangkapan nelayan. Namun, aktivitas pengeboman dan pembiusan yang terus berlangsung menyebabkan kerusakan terumbu karang dan kepunahan biota perairan. Penelitian komunitas ikan karang di perairan Desa Sededap belum ada dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas ikan karang beserta kondisi lingkungan perairan. Underwater Visual Census (UVC) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk pengamatan ikan karang. Parameter lingkungan perairan Desa Sededap dalam kondisi baik untuk kehidupan ikan karang. Ikan karang teridentifikasi sebanyak 59 spesies dari 16 famili dengan total 2.991 individu. Spesies ikan terbanyak adalah Choromis atripectoralis, sedangkan yang paling sedikit adalah Arothron meleagris. Indeks keanekaragaman (H') tergolong tinggi (rata-rata 3,58), indeks keseragaman (E) tinggi (rata-rata 0,88), dan indeks dominansi (C) rendah (rata-rata 0,03). Indeks kesamaan spesies (S) berkisar 78,50% - 89,13%, menunjukkan kesamaan spesies yang tinggi di habitat tersebut.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 17 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
nurhalena lenaAffiliation unknown2
Asriani AsrianiUniversitas Halu Oleo1
La RiandaAffiliation unknown1
Dhian HerdhiansyahAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Rizky Chaeraty SyamAffiliation unknown1
Rosa Devitha AyuAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Struktur Komunitas Ikan di Ekosistem Terumbu Karang Desa Sededap Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna</dc:title>
	<dc:creator>Nasrullah, Nasrullah</dc:creator>
	<dc:creator>Adijaya, Mardan</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniadi, Bambang</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Karang,</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Desa Sededap</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US"> Struktur Komunitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Indeks Ekologi </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perairan Desa Sededap memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah dari hasil tangkapan nelayan. Namun, aktivitas pengeboman dan pembiusan yang terus berlangsung menyebabkan kerusakan terumbu karang dan kepunahan biota perairan. Penelitian komunitas ikan karang di perairan Desa Sededap belum ada dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas ikan karang beserta kondisi lingkungan perairan. Underwater Visual Census (UVC) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk pengamatan ikan karang. Parameter lingkungan perairan Desa Sededap dalam kondisi baik untuk kehidupan ikan karang. Ikan karang teridentifikasi sebanyak 59 spesies dari 16 famili dengan total 2.991 individu. Spesies ikan terbanyak adalah Choromis atripectoralis, sedangkan yang paling sedikit adalah Arothron meleagris. Indeks keanekaragaman (H') tergolong tinggi (rata-rata 3,58), indeks keseragaman (E) tinggi (rata-rata 0,88), dan indeks dominansi (C) rendah (rata-rata 0,03). Indeks kesamaan spesies (S) berkisar 78,50% - 89,13%, menunjukkan kesamaan spesies yang tinggi di habitat tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/3981</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/acr.v7i2.3981</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 7 No. 2 (2024): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; 97 - 105</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 7 No 2 (2024): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; 97 - 105</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/3981/2965</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>