Open access Jurnal
Karakteristik Habitat Peneluran Penyu Di Kawasan Konservasi Penyu Paleleng Pantai Skouw Yambe Kota Jayapura Papua
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 8 No. 1 (2025) · pp. 31–36
- ISSN
- 2622-6561, 2685-1865
- Published
- 2025-05-30
- Publisher
- Cenderawasih University
- Language
- eng
Abstract
Kawasan Konservasi Penyu Paleleng terletak di pesisir pantai Skouw Yambe. Lokasi pantai di Skouw Yambe sangat strategis sebagai tempat yang cocok untuk penyu bertelur karena berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik. Namun kondisi lokasi bertelurnya penyu pada saat ini sangat memprihatinkan, dikarenakan banyaknya sampah yang bermacam-macam jenis yang berserakan di bagian pesisir pantai sehingga membuat kualitas pantai menurun. Selain masalah kebersihan pantai, fasilitas yang di butuhkan dalam Konservasi Penyu Paleleng juga masih terbilang kurang, sehingga kelompak masyarakat konservasi masih menggunakan peralatan sederhana dan seadanya. Tingginya peranan habitat maupun faktor ekologis terhadap kelangsungan peneluran dan perangsangan penyu di Pantai Skouw Yambe, maka sangat perlu dilakukan kajian dalam mendukung program Konservasi Penyu di kawasan Pantai Skouw Yambe. Metode Data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan di Pantai Skouw Yambe dan akan ditentukan 2 titik (stasiun pengambilan sampel) tempat mendaratnya penyu untuk bertelur. Berdasarkan tempat bertelurnya penyu, terdapat 2 stasiun yaitu Paerong (stasiun 1) dan Tanjung Tangwato (stasiun 2). Suhu pasir pada stasiun 1 rata-rata 29,72 derajat dan stasiun 2 rata-rata 30,06. Panjang Pantai Skouw Yambe memiliki panjang garis pantai kurang lebih 5 km atau kurang lebih 5.000 m dan lebar pantai pada stasiun 1 yaitu 66 m dan pada stasiun 2 berukuran 50 m. Substrat stasiun 1 dan 2 didominasi oleh pasir halus dengan ukuran 0,224 mm dan pada stasiun 2 berukuran 0,219 mm. Salinitas di stasiun 1 yaitu 33ppt dan pada stasiun 2 yaitu 35ppt. DO pada stasiun 1 yaitu 6,5 mg/l dan stasiun 2 yaitu 7,1 mg/l. Jenis vegetasi yang dominan di sekitar pantai tempat peneluran penyu Skouw Yambe adalah Pohon Pandan (Pandanus Sp), Pohon Bitanggur (Calophypillum inophyillum), Pohon Ketapang (Terminalia catappa), Pohon Kelapa (Cocos nucifera), Kacang Laut (Canavalia maritima), Pohon Bapa Ceda (Halabeu) bahasa daerah. Ancaman predasi habitat penyu yaitu akibat faktor dari makhluk hidup dan alam sendiri.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 174 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Kalvin Paiki | Affiliation unknown | 10 |
| Maklon Warpur | Affiliation unknown | 10 |
| Korinus Rejauw | Affiliation unknown | 9 |
| Ervina Indrayani | Affiliation unknown | 8 |
| Vera K. Mandey | Affiliation unknown | 6 |
| Baigo Hamuna | Affiliation unknown | 5 |
| Lisiard Dimara | Affiliation unknown | 5 |
| Rosye H.R. Tanjung | Affiliation unknown | 4 |
| Muhammad Hisyam | Affiliation unknown | 4 |
| Basa T. Rumahorbo | Affiliation unknown | 3 |
| Lolita Tuhumena | Affiliation unknown | 3 |
| Vera Kosntansie Mandey | Affiliation unknown | 3 |
| Sitti Rosnafi'an Sumardi | Affiliation unknown | 2 |
| Vyona Mantayborbir | Affiliation unknown | 2 |
| Octolia Togibasa | Affiliation unknown | 2 |
| Kristhopolus K. Rumbiak | Affiliation unknown | 2 |
| Kristhopholus Rumbiak | Affiliation unknown | 2 |
| Barnabas Barapadang | Affiliation unknown | 2 |
| Puguh Sujarta | Affiliation unknown | 1 |
| Linus Yhani Chrystomo | Affiliation unknown | 1 |
| Suharno Suharno | Affiliation unknown | 1 |
| Fransina A. Izaac | Affiliation unknown | 1 |
| Novita Kedebak | Affiliation unknown | 1 |
| Lalu Panji Imam Agamawan | Affiliation unknown | 1 |
| Kristopholus Rumbiak | Affiliation unknown | 1 |
| Yunus Y.P. Paulangan | Affiliation unknown | 1 |
| John Dominggus Kalor | Affiliation unknown | 1 |
| Popy Ida Laila Ayer | Affiliation unknown | 1 |
| Iriani Ira Bukorpiper | Affiliation unknown | 1 |
| Henderite L. Ohee | Affiliation unknown | 1 |
| Hendrikus Randongkir | Affiliation unknown | 1 |
| Robert Munua | Affiliation unknown | 1 |
| Albida Rante Tasak | Affiliation unknown | 1 |
| Shanti Rosdianti | Affiliation unknown | 1 |
| Caecilia Paramma | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.