Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Validasi Udang Air Tawar Caridina gracilipes Danau Sentani Menggunakan Pendekatan DNA Barcoding

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 7 No. 2 (2024) · pp. 113–120

DOI
10.31957/acr.v7i2.4250
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2024-11-30
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Danau Sentani merupakan danau terbesar di Provinsi Papua yang masuk dalam wilayah pemerintahan Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Salah satu sumberdaya perikanan penting yang belum dimanfaatkan dengan baik di daerah Danau Sentani adalah udang air tawar. Informasi kejelasan dari suatu spesies, terutama sumberdaya perairan Danau Sentani, khususnya udang air tawar Caridina gracilipes masih sangat minim. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan validasi secara genetik udang air tawar Caridina gracilipes yang berada pada perairan Danau Sentani. Metode yang digunakan adalah metode Barcoding DNA Mitokondria, gen COI. Gen COI ketiga sampel berhasil diamplifikasi dengan panjang basa 767 (SpS01), dan 686 (SpS02 dan SpS03). Hasil pensejajaran pada Gen Bank NCBI dengan aplikasi BLAST menunjukkan kemiripan sampel nukleotida SpS01 99.54%, SpS02 sebesar 99.85% dan SpS03 sebesar 100% dengan data GenBank NCBI yaitu Caridina gracilipes. Hasil BLAST diperkuat juga dengan pohon filogenetik, yang menunjukkan bahwa ketiga sampel (SpS01, SpS02, dan SpS03) berada pada satu kelompok spesies Cardina gracilipes.

Keywords

Collaboration network of the authors

34 authors · 109 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ervina IndrayaniAffiliation unknown2
Vyona MantayborbirAffiliation unknown2
Lolita TuhumenaAffiliation unknown2
Reza PulunganUniversitas Gadjah Mada1
Mardhani RiasetiawanUniversitas Gadjah Mada1
Maklon WarpurAffiliation unknown1
Efray WanimboAffiliation unknown1
Fransina A. IzaacAffiliation unknown1
Novita KedebakAffiliation unknown1
Indra MahyudiAffiliation unknown1
Muslimah .Affiliation unknown1
Muhammad DailamiAffiliation unknown1
Dandi SalekyAffiliation unknown1
Abdul Hamid A. TohaAffiliation unknown1
Sara UmbeknaAffiliation unknown1
Eygner TalakuaAffiliation unknown1
Leopold A. TomasilaAffiliation unknown1
Yofreds TanamalAffiliation unknown1
Winda A F Butar butarAffiliation unknown1
Nicea R ParanoanAffiliation unknown1
Daniel Z. K. WambrauwAffiliation unknown1
Lilis W. TalautAffiliation unknown1
Imam MishbachAffiliation unknown1
Baigo HamunaAffiliation unknown1
Liyatin GeaAffiliation unknown1
Muhammad Muhammad ZainuriAffiliation unknown1
Lolita Lolita TuhumenaAffiliation unknown1
John Dominggus KalorAffiliation unknown1
Yulindra Margaretha NumberiAffiliation unknown1
Yukiur WendaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Validasi Udang Air Tawar Caridina gracilipes Danau Sentani Menggunakan Pendekatan DNA Barcoding</dc:title>
	<dc:creator>Agamawan, Lalu Panji Imam</dc:creator>
	<dc:creator>Kogoya, Riki</dc:creator>
	<dc:creator>Nazal, Muhammad Asghar</dc:creator>
	<dc:creator>Suhendro, Maulid Dio</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">DNA Barcoding</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Udang Air Tawar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Caridina gracilipes</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Danau Sentani merupakan danau terbesar di Provinsi Papua yang masuk dalam wilayah pemerintahan Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Salah satu sumberdaya perikanan penting yang belum dimanfaatkan dengan baik di daerah Danau Sentani adalah udang air tawar. Informasi kejelasan dari suatu spesies, terutama sumberdaya perairan Danau Sentani, khususnya udang air tawar Caridina gracilipes masih sangat minim. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan validasi secara genetik udang air tawar Caridina gracilipes yang berada pada perairan Danau Sentani. Metode yang digunakan adalah metode Barcoding DNA Mitokondria, gen COI. Gen COI ketiga sampel berhasil diamplifikasi dengan panjang basa 767 (SpS01), dan 686 (SpS02 dan SpS03). Hasil pensejajaran pada Gen Bank NCBI dengan aplikasi BLAST menunjukkan kemiripan sampel nukleotida SpS01 99.54%, SpS02 sebesar 99.85% dan SpS03 sebesar 100% dengan data GenBank NCBI yaitu Caridina gracilipes. Hasil BLAST diperkuat juga dengan pohon filogenetik, yang menunjukkan bahwa ketiga sampel (SpS01, SpS02, dan SpS03) berada pada satu kelompok spesies Cardina gracilipes.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/4250</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/acr.v7i2.4250</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 7 No. 2 (2024): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; 113-120</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 7 No 2 (2024): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; 113-120</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/4250/2985</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>