Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Estimasi Kandungan Karbon dan Biomassa Hutan Mangrove Teluk Youtefa Kota Jayapura

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 7 No. 2 (2024) · pp. 128–134

DOI
10.31957/acr.v7i2.4277
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2024-11-30
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki fungsi ekologis sebagai penyerap dan penyimpan karbon. Mangrove menyerap CO2 pada saat proses fotosintesis, kemudian mengubahnya menjadi karbohidrat dengan menyimpannya dalam bentuk biomassa pada akar,pohon, serta daun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui total above ground biomass, belowground biomass, simpanan karbon atas, simpanan karbon bawah, dan karbon organik pada sedimen dasar di Hutan Mangrove Demta. Sampling dilakukan dengan metodepurposive sampling dengan dasar pertimbangan berupa jenis, kerapatan serta diameter pohon mangrove. Estimasi biomassa digunakan metode tanpa pemanenan dengan mengukurdiameter at breast height (DBH, 1.3 m) mangrove. Berdasarkan hasil penelitian mangrove secara lansung di lapangan, diperoleh Kerapatan mangrove, Biomassa Mangrove, Stok Karbon Mangrove, Cadangan Karbon Organik Tanah dan Total Karbon mangrove di Teluk Youtefa bervariasi. Mangrove di Teluk Youtefa terdiri dari dua tipe vegetasi yaitu vegetasi primer dan sekunder, adapun hasil penelitian dapat dilakukan pada vegetasi primer. Kondisi ekoekosistem mangrove disekitarnya merupakan mangrove tua dengan kondisi tegakan yang didominasi oleh strata pohon, adapun dari hasil survei lapangan diketahi mangrove tersebut memiliki potensi ekonomi terutama kepentingan parawisata dan pemukiman masyarakat Kampung Naffri, Engggros dan Tobati. Hasil analisis karbon organic tanah pada lokasi penelitian berberda pada kedua stasiun, hasil penelitian ditemukan pada stasiun 1 berkisar antara 1.025 – 1.029 ton/m², total karbon diperoleh 3.079 ton/m² dan rata-rata 1.026 ton/m². Stasiun berkisar antara 1.936-1.941 ton/m², total karbon 5.819 ton/m² dan rata-rata 1.940 ton/m²

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 139 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Diponegoro University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Efray WanimboAffiliation unknown11
Suharno SuharnoAffiliation unknown9
Ervina IndrayaniAffiliation unknown9
Maklon WarpurAffiliation unknown9
Lisiard DimaraAffiliation unknown8
Popi Ida Laila AyerAffiliation unknown7
Hendra K. MauryAffiliation unknown6
John D. KalorAffiliation unknown5
Vera K. MandeyAffiliation unknown5
Supeni SufaatiAffiliation unknown4
Basa T. RumahorboAffiliation unknown4
Kristhopolus K. RumbiakAffiliation unknown4
Khristhoper Aris. A ManaluAffiliation unknown4
Daniel LantangAffiliation unknown3
Dirk Y.P. RuntuboiAffiliation unknown3
Leonard SiregarAffiliation unknown3
Baigo HamunaAffiliation unknown3
Suwito SuwitoAffiliation unknown2
Lisye I. ZebuaAffiliation unknown2
Mesak KamareaAffiliation unknown2
Wigati YektiningtyasAffiliation unknown2
Ratu Sari MardiahAffiliation unknown2
Shiffa Febyarandika ShalichatyAffiliation unknown2
Vera Kostansie MandeyAffiliation unknown2
Dewi SulistiowatiAffiliation unknown1
Agnes KabelenAffiliation unknown1
Alfred AntohAffiliation unknown1
Erni UnenorAffiliation unknown1
Henderina J. KeiluhuAffiliation unknown1
Verena AgustiniAffiliation unknown1
Nurtanti HAndonoAffiliation unknown1
Purwanto PurwantoDiponegoro University1
Suriani Br SurbaktiAffiliation unknown1
Marthen L.R. BartholomeusAffiliation unknown1
Jhon D. KalorAffiliation unknown1
Yan P. YepeseAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Estimasi Kandungan Karbon dan Biomassa Hutan Mangrove Teluk Youtefa Kota Jayapura</dc:title>
	<dc:creator>Yonas, Marcelino N.</dc:creator>
	<dc:creator>Tanjung, Rosye H. R.</dc:creator>
	<dc:creator> Rejauw, Korinus</dc:creator>
	<dc:creator>Paiki, Kalvin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mangrove</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Karbon</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Biomassa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ekosistem mangrove memiliki fungsi ekologis sebagai penyerap dan penyimpan karbon. Mangrove menyerap CO2 pada saat proses fotosintesis, kemudian mengubahnya menjadi karbohidrat dengan menyimpannya dalam bentuk biomassa pada akar ,pohon, serta daun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui total above ground biomass, belowground biomass, simpanan karbon atas, simpanan karbon bawah, dan karbon organik pada sedimen dasar di Hutan Mangrove Demta. Sampling dilakukan dengan metodepurposive sampling dengan dasar pertimbangan berupa jenis, kerapatan serta diameter pohon mangrove. Estimasi biomassa digunakan metode tanpa pemanenan dengan mengukurdiameter at breast height (DBH, 1.3 m) mangrove. Berdasarkan hasil penelitian mangrove secara lansung di lapangan, diperoleh Kerapatan mangrove, Biomassa Mangrove, Stok Karbon Mangrove, Cadangan Karbon Organik Tanah dan Total Karbon mangrove di Teluk Youtefa bervariasi. Mangrove di Teluk Youtefa terdiri dari dua tipe vegetasi yaitu vegetasi primer dan sekunder, adapun hasil penelitian dapat dilakukan pada vegetasi primer. Kondisi ekoekosistem mangrove disekitarnya merupakan mangrove tua dengan kondisi tegakan yang didominasi oleh strata pohon, adapun dari hasil survei lapangan diketahi mangrove tersebut memiliki potensi ekonomi terutama kepentingan parawisata dan pemukiman masyarakat Kampung Naffri, Engggros dan Tobati. Hasil analisis karbon organic tanah pada lokasi penelitian berberda pada kedua stasiun, hasil penelitian ditemukan pada stasiun 1 berkisar antara 1.025 – 1.029 ton/m², total karbon diperoleh 3.079 ton/m² dan rata-rata 1.026 ton/m². Stasiun berkisar antara 1.936-1.941 ton/m², total karbon 5.819 ton/m² dan rata-rata 1.940 ton/m²&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/4277</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/acr.v7i2.4277</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 7 No. 2 (2024): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; 128 - 134</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 7 No 2 (2024): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; 128 - 134</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/4277/2993</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>