Open access Jurnal
Keragaman Genetik Ikan Kerapu Epinephelus areolatus di Perairan Selatan Kepala Burung Papua
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 8 No. 1 (2025) · pp. 20–30
- ISSN
- 2622-6561, 2685-1865
- Published
- 2025-05-30
- Publisher
- Cenderawasih University
- Language
- eng
Abstract
Ikan kerapu Epinephelus areolatus adalah salah satu spesies ikan laut dalam genus Epinephelus yang penting secara ekologi, ekonomi, biologi, dan pangan. Genus ini tergolong tinggi tingkat keanekaragamannya. Meskipun demikian, informasi keragaman genetik spesies E. areolatus di bagian selatan bentang laut kepala burung Papua (Bird’s Head Seascape, BHS) masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah menentukan keragaman genetik ikan kerapu E. areolatus baik secara individu, populasi, dan antar populasi di selatan BHS. Untuk mencapai tujuan ini, peneliti telah mengumpulkan sampel ikan dari Fakfak dan Kaimana pada Agustus 2024. Analisis laboratorium dilakukan pada September 2025 menggunakan penanda genetik Cytochrome c oxidase sub unit 1 (COI) DNA mitokondria. Isolasi genom, amplifikasi gen COI, elektroforesis dan sekuensing fragmen gen COI adalah tahapan dalam analisis laboratorium ini. Hasil sekuensing pada 13 individu memperoleh panjang fragmen 665 panjang basa (pb). Hasil blast dan boldsystem terhadap ke-13 sekuens individu memastikan 12 sampel diantaranya adalah E. areolatus. Total teridientifikasi 35 sisi nukleotida yang berbeda antar individu spesies E. areolatus. Total 6 haplotipe yang teridentifikasi pada penelitian ini dengan keragaman haplotipe (Hd) populasi E. areolatus di Kaimana 0,85714 dan keragaman nukleotida (Pi) 0,0193, sedangkan keragaman haplotipe di perairan Fakfak sebesar 0.8333 dan keragaman nukleotida 0,0272. Jarak genetik rata-rata antar individu adalah 0.000 – 0.053. Ikan kerapu Fakfak dan Kaimana memiliki hubungan yang sangat dekat yang ditunjukkan oleh pohon filogenetik dan jaringan haplotipe. Populasi ikan BHS ini juga mengalami pencampuran genetik dengan spesies yang sama asal perairan Pasifik seperti China, Philipina, Canada, dan lainnya.
Keywords
Collaboration network of the authors
27 authors · 73 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Lalu Panji Imam Agamawan | Affiliation unknown | 2 |
| Dandi Saleky | Affiliation unknown | 2 |
| Yohanes Aibesa | Affiliation unknown | 1 |
| Mudjirahayu Mudjirahayu | Affiliation unknown | 1 |
| Tutik Handayani | Affiliation unknown | 1 |
| Emmanuel Manangkulangi | Affiliation unknown | 1 |
| Fanny F. C. Simatauw | Affiliation unknown | 1 |
| Fitriyah I.E Saleh | Affiliation unknown | 1 |
| Tasya M.R. Sihabudin | Affiliation unknown | 1 |
| Vera Sabariah | Affiliation unknown | 1 |
| Yuli E. Demana | Affiliation unknown | 1 |
| Febriyana Novita Damayanti | Affiliation unknown | 1 |
| Agoes Soeprijanto | Affiliation unknown | 1 |
| Surya Dewa Ramadhan | Affiliation unknown | 1 |
| Maheno Sri Widodo | Affiliation unknown | 1 |
| Destia Fitri Ariyani | Affiliation unknown | 1 |
| Rakhmad Ndaru Pratama | Affiliation unknown | 1 |
| Dedi Parenden | Affiliation unknown | 1 |
| Novelina Tampubolon | Affiliation unknown | 1 |
| Jesihando Rafael Tulung | Affiliation unknown | 1 |
| Djanuar Arifin | Affiliation unknown | 1 |
| Zulfa Rohadatul Aisy | Affiliation unknown | 1 |
| Jeremias Rumala Tuhumena | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.