Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Kelimpahan Mikroplastik Pada Sedimen Pantai Wisata di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 8 No. 2 (2025) · pp. 1–5

DOI
10.31957/acr.v8i2.4892
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2025-11-11
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Laut Indonesia diperkirakan menerima pengiriman limbah plastik yang telah digunakan oleh manusia dalam jumlah antara 100.000 - 400.000ton setiap tahun. Kejadian ini dapat menjadi masalah global karena seluruh dunia memproduksi dan menggunakan plastik. Masalah yang disebabkan oleh limbah mikroplastik yaitu bahan dari mikroplastik yang mengandung senyawa kimia berbahaya bagi lingkungan dan dapat mengganggu ekosistem laut bahkan pada akhirnya dapat mengganggu kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kandungan mikroplastik dalam sedimen pada beberapa pantai wisata di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Studi ini mengidentifikasi tiga kategori mikroplastik, yaitu fiber, fragmen, dan film, dengan rata – rata kelimpahan mikroplastik seluruhnya adalah 2.693 mp/kg. Kelimpahan fiber dan fragmen tertinggi terdapat di Pantai Arunika. Mikroplastik jenis film tertinggi ditemukan di Pantai Toronipa. Kelimpahan tertinggi total mikroplastik terdapat di Pantai Toronipa.

Keywords

Collaboration network of the authors

9 authors · 18 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fatmawati FatmawatiAffiliation unknown2
Wa JaliAffiliation unknown2
Wa Ode Intiyani ManguranaAffiliation unknown2
Fitriah AmirAffiliation unknown1
fatmawati fatmawatiAffiliation unknown1
Stefanie Jessica Henny LarasatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kelimpahan Mikroplastik Pada Sedimen Pantai Wisata di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara </dc:title>
	<dc:creator>Haeruddin, Haeruddin</dc:creator>
	<dc:creator>Aryanti, Chairun Annisa</dc:creator>
	<dc:creator>Simbolon, Maria Yosephine</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mikroplastik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US"> Sedimen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pantai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Konawe Utara</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Laut Indonesia diperkirakan menerima pengiriman limbah plastik yang telah digunakan oleh manusia dalam jumlah antara 100.000 - 400.000ton setiap tahun. Kejadian ini dapat menjadi masalah global karena seluruh dunia memproduksi dan menggunakan plastik. Masalah yang disebabkan oleh limbah mikroplastik yaitu bahan dari mikroplastik yang mengandung senyawa kimia berbahaya bagi lingkungan dan dapat mengganggu ekosistem laut bahkan pada akhirnya dapat mengganggu kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kandungan mikroplastik dalam sedimen pada beberapa pantai wisata di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Studi ini mengidentifikasi tiga kategori mikroplastik, yaitu fiber, fragmen, dan film, dengan rata – rata kelimpahan mikroplastik seluruhnya adalah 2.693 mp/kg. Kelimpahan fiber dan fragmen tertinggi terdapat di Pantai Arunika. Mikroplastik jenis film tertinggi ditemukan di Pantai Toronipa. Kelimpahan tertinggi total mikroplastik terdapat di Pantai Toronipa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/4892</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/acr.v8i2.4892</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 8 No. 2 (2025): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi November 2025; 1 - 5</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 8 No 2 (2025): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi November 2025; 1 - 5</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/4892/3333</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>