Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Perbedaan Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan kakatua Hipposcarus longiceps dan Scarus ghobban

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 8 No. 2 (2025) · pp. 120–131

DOI
10.31957/acr.v8i2.5125
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2025-11-11
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

ABSTRAK Ikan kakatua dikenal dengan sebutan parrotfish, ikan bayan, lembain, atau anglu adalah kelompok besar spesies ikan laut dari famili Scaridae yang menghuni perairan dangkal tropis dan subtropis di seluruh dunia, terutama pada ekosistem terumbu karang. Ikan Kakatua meskipun bukan target utama penangkapan, akan tetapi sering ditangkap ataupun tertangkap oleh nelayan, dan semakin lama kondisinya semakin mengkhawatirkan akibat tingginya tekanan dan aktivitas penangkapan. Kajian komparasi aspek biologi secara spesifik dari spesies ikan kakatua masih jarang dilakukan, terutama untuk di wilayah Kabupaten Manokwari. Padahal ini hal yang sangat penting dalam mendukung baseline konservasi spesifik wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aspek biologi yang mencakup rasio jenis kelamin, sebaran ukuran, pola pertumbuhan, dan faktor kondisi ikan kakatua dari spesies Hipposcarus longiceps dan Scarus ghobban. Penelitian dilaksanakan pada bulan April –Agustus 2025. Pengambilan sampel dilakukan secara acak, sampel ikan diperoleh dari pedagang ikan dan atau nelayan langsung di kota Manokwari, Metode penelitian bersifat deskriptif dengan teknik observasi langsung. Jumlah sampel keseluruhan yang peroleh sebanyak 68 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin kedua spesies ikan kakatua termasuk dalam kategori seimbang dengan rasio 1:1. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai 0,023 untuk Hipposcarus longiceps dan 0,615 untuk Scarus ghobban, keduanya lebih kecil dari nilai kritis chi-square (3,841), yang mengindikasikan bahwa populasi kedua spesies masih berada pada kondisi ideal untuk mendukung kelestariannya. Distribusi ukuran panjang total dan berat tubuh kedua spesies berbeda; untuk Hipposcarus longiceps, panjang total berkisar 192–380 mm dengan berat 106–730 g, sedangkan untuk Scarus ghobban, panjang total berkisar 210–366 mm dengan berat 134–823 g. Pola pertumbuhan kedua spesies menunjukkan kesamaan, yaitu pertumbuhan bersifat alometrik negatif (b < 3), yang berarti pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan berat, dengan pertumbuhan Scarus ghobban lebih stabil. Nilai faktor kondisi menunjukkan bahwa Scarus ghobban tergolong gemuk/montok, sedangkan Hipposcarus longiceps tergolong agak kurus. Perbedaan ini mencerminkan variasi fisiologis dan ekologis antar spesies, serta menegaskan bahwa kondisi lingkungan dan ketersediaan pakan berpengaruh terhadap tingkat kesehatan ikan kakatua di perairan.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 27 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Abdul Hamid A. TohaAffiliation unknown1
Yohanes AibesaAffiliation unknown1
Mudjirahayu MudjirahayuAffiliation unknown1
Emmanuel ManangkulangiAffiliation unknown1
Fanny F. C. SimatauwAffiliation unknown1
Fitriyah I.E SalehAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbedaan Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan kakatua Hipposcarus longiceps dan Scarus ghobban</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Tri Aji</dc:creator>
	<dc:creator>Parenden, Dedi</dc:creator>
	<dc:creator>Handayani, Tutik</dc:creator>
	<dc:creator> Manangkalangi, Emmanuel</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Aspek biologi ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Manokwari</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">rasio kelamin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">sebaran ukuran</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK 
Ikan kakatua dikenal dengan sebutan parrotfish, ikan bayan, lembain, atau anglu adalah kelompok besar spesies ikan laut dari famili Scaridae yang menghuni perairan dangkal tropis dan subtropis di seluruh dunia, terutama pada ekosistem terumbu karang. Ikan Kakatua meskipun bukan target utama penangkapan, akan tetapi sering ditangkap ataupun tertangkap oleh nelayan, dan semakin lama kondisinya semakin mengkhawatirkan akibat tingginya tekanan dan aktivitas penangkapan. Kajian komparasi aspek biologi secara spesifik dari spesies ikan kakatua masih jarang dilakukan, terutama untuk di wilayah Kabupaten Manokwari. Padahal ini hal yang sangat penting dalam mendukung baseline konservasi spesifik wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aspek biologi yang mencakup rasio jenis kelamin, sebaran ukuran, pola pertumbuhan, dan faktor kondisi ikan kakatua dari spesies Hipposcarus longiceps&amp;nbsp; dan Scarus ghobban. Penelitian dilaksanakan pada bulan April –Agustus 2025. Pengambilan sampel dilakukan secara acak, sampel ikan diperoleh dari pedagang ikan dan atau nelayan langsung di kota Manokwari, Metode penelitian bersifat deskriptif dengan teknik observasi langsung. Jumlah sampel keseluruhan yang peroleh sebanyak 68 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin kedua spesies ikan kakatua termasuk dalam kategori seimbang dengan rasio 1:1. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai 0,023 untuk Hipposcarus longiceps dan 0,615 untuk Scarus ghobban, keduanya lebih kecil dari nilai kritis chi-square (3,841), yang mengindikasikan bahwa populasi kedua spesies masih berada pada kondisi ideal untuk mendukung kelestariannya. Distribusi ukuran panjang total dan berat tubuh kedua spesies berbeda; untuk Hipposcarus longiceps, panjang total berkisar 192–380 mm dengan berat 106–730 g, sedangkan untuk Scarus ghobban, panjang total berkisar 210–366 mm dengan berat 134–823 g. Pola pertumbuhan kedua spesies menunjukkan kesamaan, yaitu pertumbuhan bersifat alometrik negatif (b &amp;lt; 3), yang berarti pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan berat, dengan pertumbuhan Scarus ghobban lebih stabil. Nilai faktor kondisi menunjukkan bahwa Scarus ghobban tergolong gemuk/montok, sedangkan Hipposcarus longiceps tergolong agak kurus. Perbedaan ini mencerminkan variasi fisiologis dan ekologis antar spesies, serta menegaskan bahwa kondisi lingkungan dan ketersediaan pakan berpengaruh terhadap tingkat kesehatan ikan kakatua di perairan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/5125</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/acr.v8i2.5125</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 8 No. 2 (2025): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi November 2025; 120 - 131</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 8 No 2 (2025): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi November 2025; 120 - 131</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/5125/3368</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>