Open access
Jurnal
Fenomena Penggunaan Styrofoam pada Perayaan Idul Fitri dan Dampaknya terhadap Lingkungan serta Kualitas Air di Kota Jayapura
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 9 No. 1 (2026) · pp. 53–56
ISSN 2622-6561, 2685-1865
Published 2026-05-30
Publisher Cenderawasih University
Language eng
Abstract
Penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan terus melonjak, khususnya saat perayaan Idul Fitri, berkat kepraktisan, bobot ringan, dan biaya murahnya. Namun, bahan ini menimbulkan risiko besar bagi lingkungan dan kesehatan karena sulit terurai, serta dapat mengeluarkan zat kimia beracun dan mikroplastik ke alam. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola penggunaan styrofoam pada Idul Fitri beserta dampaknya terhadap lingkungan, terutama kualitas air di Abepura, Kota Jayapura. Pendekatan penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel acak (random sampling). Sampel melibatkan 35 rumah tangga yang menyambut tamu saat Lebaran. Data dikumpul melalui pengamatan langsung terhadap pemakaian styrofoam dalam kegiatan jamuan. Temuan menunjukkan 71,4% responden memakai styrofoam, sementara 28,6% tidak. Dominasi ini memperburuk akumulasi sampah yang tahan lama dan berpotensi mencemari perairan. Styrofoam berubah menjadi mikroplastik serta melepas senyawa seperti stirena, yang merusak biota air dan manusia lewat bioakumulasi. Secara keseluruhan, tingginya penggunaan styrofoam di Idul Fitri menjadi pemicu utama polusi lingkungan di Jayapura. Oleh sebab itu, perlu dilakukan sosialisasi, penggantian dengan wadah berkelanjutan, dan peningkatan pengolahan sampah guna menjaga kelestarian lingkungan serta ekosistem perairan.
Collaboration network of the authors
8 authors ·
22 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.
Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai,
first harvested 1 Nov 2026,
last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="en-US">Fenomena Penggunaan Styrofoam pada Perayaan Idul Fitri dan Dampaknya terhadap Lingkungan serta Kualitas Air di Kota Jayapura </dc:title>
<dc:creator> Dosinaeng , Antonius S. W.</dc:creator>
<dc:creator>Kainama, Tamara</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="en-US">Styrofoam, Idulfitri, Kualitas Air</dc:subject>
<dc:description xml:lang="en-US">Penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan terus melonjak, khususnya saat perayaan Idul Fitri, berkat kepraktisan, bobot ringan, dan biaya murahnya. Namun, bahan ini menimbulkan risiko besar bagi lingkungan dan kesehatan karena sulit terurai, serta dapat mengeluarkan zat kimia beracun dan mikroplastik ke alam. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola penggunaan styrofoam pada Idul Fitri beserta dampaknya terhadap lingkungan, terutama kualitas air di Abepura, Kota Jayapura. Pendekatan penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel acak (random sampling). Sampel melibatkan 35 rumah tangga yang menyambut tamu saat Lebaran. Data dikumpul melalui pengamatan langsung terhadap pemakaian styrofoam dalam kegiatan jamuan. Temuan menunjukkan 71,4% responden memakai styrofoam, sementara 28,6% tidak. Dominasi ini memperburuk akumulasi sampah yang tahan lama dan berpotensi mencemari perairan. Styrofoam berubah menjadi mikroplastik serta melepas senyawa seperti stirena, yang merusak biota air dan manusia lewat bioakumulasi. Secara keseluruhan, tingginya penggunaan styrofoam di Idul Fitri menjadi pemicu utama polusi lingkungan di Jayapura. Oleh sebab itu, perlu dilakukan sosialisasi, penggantian dengan wadah berkelanjutan, dan peningkatan pengolahan sampah guna menjaga kelestarian lingkungan serta ekosistem perairan.</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
<dc:date>2026-05-30</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/5450</dc:identifier>
<dc:identifier>10.31957/acr.v9i1.5450</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 9 No. 1 (2026): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi Mei 2026; 53 - 56</dc:source>
<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 9 No 1 (2026): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi Mei 2026; 53 - 56</dc:source>
<dc:source>2622-6561</dc:source>
<dc:source>2685-1865</dc:source>
<dc:language>eng</dc:language>
<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/5450/3799</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Citations and indexing
OpenAlex
Not checked
Crossref
Not checked
Cite this article
APA 7
Dosinaeng, A. S. W., & Kainama, T. (2026). Fenomena Penggunaan Styrofoam pada Perayaan Idul Fitri dan Dampaknya terhadap Lingkungan serta Kualitas Air di Kota Jayapura. ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua, 9(1), 53–56. https://doi.org/10.31957/acr.v9i1.5450
Copy
IEEE
A. S. W. Dosinaeng and T. Kainama, “Fenomena Penggunaan Styrofoam pada Perayaan Idul Fitri dan Dampaknya terhadap Lingkungan serta Kualitas Air di Kota Jayapura,” ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua, vol. 9, no. 1, pp. 53–56, 2026, doi: 10.31957/acr.v9i1.5450.
Copy
Generated from the journal's metadata; check author names before use.