Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Strategi Pengendalian Penangkapan Ikan yang Merusak di Perairan Jayapura Dengan Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP)

ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 9 No. 1 (2026) · pp. 32–38

DOI
10.31957/acr.v9i1.5471
ISSN
2622-6561, 2685-1865
Published
2026-05-30
Publisher
Cenderawasih University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Pengelolaan kelautan dan perikanan menghadapi tantangan yang sangat kompleks, khususnya terkait praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan yang masih terus terjadi meskipun telah ada peraturan pemerintah. Praktik-praktik tersebut, termasuk penggunaan bahan peledak dan racun, masih berlangsung di perairan Kota Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengendalian praktik penangkapan ikan yang merusak dengan menggunakan metode *Analytical Hierarchy Process* (AHP). Permasalahan utama yang dikaji adalah masih digunakannya bahan peledak dan zat beracun dalam kegiatan penangkapan ikan, meskipun langkah-langkah regulasi dan penegakan hukum telah diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner yang melibatkan para ahli dari instansi terkait serta tokoh masyarakat adat. Analisis dilakukan dengan menyusun struktur hierarki, melakukan perbandingan berpasangan, normalisasi matriks, dan menghitung bobot prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi praktik penangkapan ikan yang merusak, dengan nilai prioritas tertinggi sebesar 0,728, diikuti oleh faktor sosial-budaya dan lingkungan. Pada tingkat aktor, tokoh masyarakat adat (Ondoafi) memegang peran paling signifikan dalam pengendalian praktik penangkapan ikan yang merusak, dengan nilai prioritas sebesar 0,370. Selanjutnya, alternatif strategi yang paling efektif adalah pelibatan tokoh masyarakat adat (0,279), diikuti oleh pembentukan koperasi nelayan dan penyediaan alat tangkap yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, pendekatan berbasis kearifan lokal melalui penguatan peran tokoh adat, yang diintegrasikan dengan program pemberdayaan ekonomi nelayan, merupakan strategi utama yang direkomendasikan untuk mengendalikan praktik penangkapan ikan yang merusak di Kota Jayapura.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 113 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agnes Eri MaryuniAffiliation unknown4
Efray WanimboAffiliation unknown4
Kalvin PaikiAffiliation unknown4
Popi Ida Laila AyerAffiliation unknown4
MujiatiAffiliation unknown4
VIRMAN VIRMANAffiliation unknown3
Korinus RejauwAffiliation unknown3
TRIWIYONO TRIWIYONOAffiliation unknown3
Dewi Ana RusimAffiliation unknown3
Linus Y. ChrystomoAffiliation unknown2
Rosye H.R. TanjungAffiliation unknown2
Tiurlina SiregarAffiliation unknown2
Alowisya FutwembunAffiliation unknown2
Verena AgustiniAffiliation unknown2
Natan BaransanoAffiliation unknown2
Lodwyk N. KrimadiAffiliation unknown2
Ervina IndrayaniAffiliation unknown2
Vyona MantayborbirAffiliation unknown2
John D. KalorAffiliation unknown2
Vera K. MandeyAffiliation unknown2
Baigo HamunaAffiliation unknown2
Supeno SupenoAffiliation unknown2
Basa T. RumahorboAffiliation unknown2
Indah D. SetyowatiAffiliation unknown2
Novita MedyatiAffiliation unknown2
Mamberuman M. InggamerAffiliation unknown2
Kalep SegenilAffiliation unknown1
Helena G. BurokAffiliation unknown1
Floriana KabelenAffiliation unknown1
Yuliana H. RumsarwirAffiliation unknown1
Jefri F.N. MauritsAffiliation unknown1
Audry F. WalukowAffiliation unknown1
Basa RumahorboAffiliation unknown1
SIMON KALEMBENAffiliation unknown1
JERRY CHRISNY MARLA LANGIAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Strategi Pengendalian Penangkapan Ikan yang Merusak di Perairan Jayapura Dengan Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP)</dc:title>
	<dc:creator>Salinding, Roy</dc:creator>
	<dc:creator>Walukow, Auldry F.</dc:creator>
	<dc:creator>Warpur, Maklon</dc:creator>
	<dc:creator>Manalu, Janviter</dc:creator>
	<dc:creator>Siallagan, Johnson</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Destructive Fishing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Control Strategy</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US"> Analytical Hierarchy Process (AHP)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengelolaan kelautan dan perikanan menghadapi tantangan yang sangat kompleks, khususnya terkait praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan yang masih terus terjadi meskipun telah ada peraturan pemerintah. Praktik-praktik tersebut, termasuk penggunaan bahan peledak dan racun, masih berlangsung di perairan Kota Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengendalian praktik penangkapan ikan yang merusak dengan menggunakan metode *Analytical Hierarchy Process* (AHP). Permasalahan utama yang dikaji adalah masih digunakannya bahan peledak dan zat beracun dalam kegiatan penangkapan ikan, meskipun langkah-langkah regulasi dan penegakan hukum telah diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner yang melibatkan para ahli dari instansi terkait serta tokoh masyarakat adat. Analisis dilakukan dengan menyusun struktur hierarki, melakukan perbandingan berpasangan, normalisasi matriks, dan menghitung bobot prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi praktik penangkapan ikan yang merusak, dengan nilai prioritas tertinggi sebesar 0,728, diikuti oleh faktor sosial-budaya dan lingkungan. Pada tingkat aktor, tokoh masyarakat adat (Ondoafi) memegang peran paling signifikan dalam pengendalian praktik penangkapan ikan yang merusak, dengan nilai prioritas sebesar 0,370. Selanjutnya, alternatif strategi yang paling efektif adalah pelibatan tokoh masyarakat adat (0,279), diikuti oleh pembentukan koperasi nelayan dan penyediaan alat tangkap yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, pendekatan berbasis kearifan lokal melalui penguatan peran tokoh adat, yang diintegrasikan dengan program pemberdayaan ekonomi nelayan, merupakan strategi utama yang direkomendasikan untuk mengendalikan praktik penangkapan ikan yang merusak di Kota Jayapura.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2026-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/5471</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/acr.v9i1.5471</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol. 9 No. 1 (2026): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi Mei 2026; 32 - 38</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua; Vol 9 No 1 (2026): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi Mei 2026; 32 - 38</dc:source>
	<dc:source>2622-6561</dc:source>
	<dc:source>2685-1865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/ACR/article/view/5471/3770</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>