Open access Jurnal
Analisis Ekologis dan Kesesuaian Lokasi untuk Budidaya Ikan Kerapu (Epinephelus Sp) Dalam Rangka Pengembangan Minawisata Perairan Kampung Holtekam Distrik Muara Tami Kota Jayapura Papua
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua · Vol. 9 No. 1 (2026) · pp. 12–23
- ISSN
- 2622-6561, 2685-1865
- Published
- 2026-05-30
- Publisher
- Cenderawasih University
- Language
- eng
Abstract
Perairan Holtekam merupakan perairan yang ada di Kota Jayapura. Memiliki potensi sumberdaya hayati di wilayah pesisir dan laut seperti terumbu karang yang masih bagus dan merupakan tempat wisata bagi masyarakat. Potensi perairan Kampung Holtekam bila dikembangan untuk budidaya perikanan ikan kerapu akan memberikan pemasukan dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perairan Kampung Holtekam berpotensi tidak hanya sebagai sentra produksi perikanan, namun juga wisata bahari (minawisata). ikan kerapu (Epinephelus sp) termasuk ikan ekonomis penting karena nilai jualnya tinggi, disukai banyak konsumen, bergizi tinggi dan jumlah produksinya besar. Untuk membudidaya ikan kerapu (Epinephelus sp) memerlukan faktor-faktor lingkungan perairan yang sesuai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2024 di perairan Kampung Holtekam Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Penelitian ini dilakukan secara insitu pada 4 titik pengambilan data di perairan Pantai Pasir 2. Pada penelitian ini terdapat data primer dan sekunder yang digunakan, pengumpulan data primer dilakukan dengan survey lapangan dan data sekunder diperoleh dari database online/internet. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan beberapa parameter lingkungan perairan yang mencakup kecerahan, kedalaman, kecepatan arus, Suhu, salinitas, pH, dan DO di perairan Holtekam masing-masing adalah 6-7 m 7-10 m, 0,3-0,32 m/detik, 30,0- 30,2°C, 31,0-32,2%o, 7-7,5, 7,0-7,0. masih sesuai dengan baku mutu. Sedangkan Amoniak (NH3-N) 3,10- 4,20, Nitrat (NO2-N, 1,40- 3, 40 dan Fosfat (PO4 – P) 0,71 - 1,20. Ketiga parameter ini kelompokkan kedalam kelas tidak sesuai (S3).
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 173 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Efray Wanimbo | Affiliation unknown | 13 |
| Kalvin Paiki | Affiliation unknown | 11 |
| Lisiard Dimara | Affiliation unknown | 8 |
| Vera K. Mandey | Affiliation unknown | 7 |
| Ervina Indrayani | Affiliation unknown | 7 |
| Rosye H.R. Tanjung | Affiliation unknown | 4 |
| Vyona Mantayborbir | Affiliation unknown | 4 |
| Basa T. Rumahorbo | Affiliation unknown | 4 |
| Kristhopolus K. Rumbiak | Affiliation unknown | 4 |
| Lolita Tuhumena | Affiliation unknown | 3 |
| John D. Kalor | Affiliation unknown | 3 |
| Linus Y. Chrystomo | Affiliation unknown | 2 |
| Baigo Hamuna | Affiliation unknown | 2 |
| Vera Kosntansie Mandey | Affiliation unknown | 2 |
| Khristhoper Aris. A Manalu | Affiliation unknown | 2 |
| Octolia Togibasa | Affiliation unknown | 2 |
| Kalep Segenil | Affiliation unknown | 1 |
| Helena G. Burok | Affiliation unknown | 1 |
| Floriana Kabelen | Affiliation unknown | 1 |
| Yuliana H. Rumsarwir | Affiliation unknown | 1 |
| Tatang Sutarman | Affiliation unknown | 1 |
| Yunus P. Paulangan | Affiliation unknown | 1 |
| Fransina A. Izaac | Affiliation unknown | 1 |
| Novita Kedebak | Affiliation unknown | 1 |
| Lalu Panji Imam Agamawan | Affiliation unknown | 1 |
| Kristhopholus Rumbiak | Affiliation unknown | 1 |
| Yunus Y.P. Paulangan | Affiliation unknown | 1 |
| Tien Nova Yenusi | Affiliation unknown | 1 |
| Iriani Ira Bukorpiper | Affiliation unknown | 1 |
| Herlina Menufandu | Affiliation unknown | 1 |
| Albida Rante Tasak | Affiliation unknown | 1 |
| Shanti Rosdianti | Affiliation unknown | 1 |
| Linda Hetty Yanne Fatahan | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.