Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Sistem Pembinaan Atlet Angkat Besi Papua pada PON XX Tahun 2021

JURNAL OLAHRAGA PAPUA · Vol. 5 No. 02 (2023) · pp. 80–92

DOI
10.31957/jop.v5i2.3962
ISSN
2722-6182
Published
2023-12-23
Publisher
Indonesia
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sistem Pembinaan Atlet Angkat Besi Papua pada PON XX Tahun 2021. Sasaran penelitian yaitu pengurus, pelatih dan atlet. Teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan: 1) Sistem Pembinaan Atlet Angkat Besi Papua Menuju PON XX Tahun 2021 dalam pembinaan olahraga Angkat besi Papua termasuk dalam kriteria baik. Dilihat dari perencanaan program latihan yang jelas, serta evaluasi pelaksanaan program latihan; 2) Kualitas pelatih angkat besi memiliki sertifikasi pelatih; 3) Organisasi kepengurusan PABSI Papua kriteria baik meliputi perhatian pengurus kepada atlet dan manajemen kepengurusan PABSI; 4) Kualitas atlet yang di bina dalam kriteria baik, dilihat dari semangat berlatih dan usaha atlet dalam mencapai prestasi yang optimal; 5) Sarana dan prasarana PABSI Papua menurut atlet dan pelatih termasuk dalam kriteria baik dilihat dari kelengkapan dan kualitas sarana dan prasarana; 6) Dana yang dimiliki PABSI Papua untuk pelaksanaan pembinaan prestasi olahraga Angkat Besi termasuk dalam kriteria baik dilihat dari sumber pendanaan dan cara mengalokasi dana untuk proses pembinaan.

Keywords

Collaboration network of the authors

6 authors · 9 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Swandika PinemAffiliation unknown1
Anita WambrauwAffiliation unknown1
Norlise SiepAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JOP/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sistem Pembinaan Atlet Angkat Besi Papua pada PON XX Tahun 2021</dc:title>
	<dc:creator>Aristawati, Virga</dc:creator>
	<dc:creator>Muhammad, Junalia</dc:creator>
	<dc:creator>Asri, Astini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sistem Pembinaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Angkat Besi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">PON</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sistem Pembinaan Atlet Angkat Besi Papua pada PON XX Tahun 2021. Sasaran penelitian yaitu pengurus, pelatih dan atlet. Teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan: 1) Sistem Pembinaan Atlet Angkat Besi Papua Menuju PON XX Tahun 2021 dalam pembinaan olahraga Angkat besi Papua termasuk dalam kriteria baik. Dilihat dari perencanaan program latihan yang jelas, serta evaluasi pelaksanaan program latihan; 2) Kualitas pelatih angkat besi memiliki sertifikasi pelatih; 3) Organisasi kepengurusan PABSI Papua kriteria baik meliputi perhatian pengurus kepada atlet dan manajemen kepengurusan PABSI; 4) Kualitas atlet yang di bina dalam kriteria baik, dilihat dari semangat berlatih dan usaha atlet dalam mencapai prestasi yang optimal; 5) Sarana dan prasarana PABSI Papua menurut atlet dan pelatih termasuk dalam kriteria baik dilihat dari kelengkapan dan kualitas sarana dan prasarana; 6) Dana yang dimiliki PABSI Papua untuk pelaksanaan pembinaan prestasi olahraga Angkat Besi termasuk dalam kriteria baik dilihat dari sumber pendanaan dan cara mengalokasi dana untuk proses pembinaan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JOP/article/view/3962</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/jop.v5i2.3962</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL OLAHRAGA PAPUA; Vol. 5 No. 02 (2023): DECEMBER; 80-92</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL OLAHRAGA PAPUA; Vol 5 No 02 (2023): DECEMBER; 80-92</dc:source>
	<dc:source>2722-6182</dc:source>
	<dc:source>10.31957/jop.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JOP/article/view/3962/2805</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 JURNAL OLAHRAGA PAPUA</dc:rights>
</oai_dc:dc>