Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Implementasi Algoritme Spongent sebagai Algoritme Hashing untuk Integritas pada Modul Komunikasi Lora

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 10 No. 6 (2023) · pp. 1311–1318

DOI
10.25126/jtiik.2023107119
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2023-12-29
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Internet of Things (IoT) merupakan konsep terbaru dalam ranah teknologi dan informasi komunikasi dengan fondasinya berdasarkan pada pertukaran informasi antara objek-objek pintar. Komunikasi dalam lingkup IoT memiliki peran penting untuk saling terhubung dengan beberapa perangkat untuk mengirimkan pesan. Teknologi yang secara khusus menargetkan situasi di mana cakupan area yang luas dengan biaya penerapan yang rendah dan konsumsi daya yang rendah menggunakan frekuensi radio ialah LoRa. LoRa dioptimalkan untuk implementasi pada perangkat dengan sumber daya yang terbatas, namun pada penerapan IoT, keamanan data menjadi tantangan selain keterbatasan sumber daya. Pengamanan data dapat dilakukan dengan algoritme hashing seperti algoritme SPONGENT. Algoritme SPONGENT dipilih untuk menjamin integritas data. Berdasarkan hasil penelitian, algoritme SPONGENT telah berhasil diimplementasikan sebagai keamanan integritas data pada LoRa. Pengujian terhadap keamanan data dengan pengujian serangan aktif berhasil dilakukan karena ketika penyerang mengirimkan data yang sudah diubah, telah dilakukan pengecekan pada gateway dan data yang dihasilkan tidak valid. Algoritme SPONGENT menunjukkan kinerja yang lebih baik dari Algoritme QUARK berdasarkan kinerja waktu hashing. Abstract The Internet of Things (IoT) is a recent concept in the realm of technology and information communication, built on the foundation of information exchange among smart objects. Communication within the scope of IoT has an important role to connect with multiple devices to send messages. Technology that specifically targets situations where large area coverage with low deployment costs and low power consumption use a radio frequency is LoRa. LoRa is optimized for implementation on limited resource devices, but in IoT deployment, data security becomes a challenge in addition to resource limitations. Data security can be done with hashing algorithms such as SPONGENT algorithm. The SPONGENT algorithm was chosen to ensure data integrity. Based on the research results, the SPONGENT algorithm has been successfully implemented as data integrity security in LoRa. Testing of data security with active attack testing is successful because when the attacker sends the modified data, it has been checked on the gateway node and the resulting data is invalid. SPONGENT algorithm shows better performance than QUARK algorithm based on hashing time performance.

Collaboration network of the authors

27 authors · 49 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Primantara Hari TrisnawanUniversity of Brawijaya6
Rakhmadhanny PrimanandaUniversity of Brawijaya2
Amelia Dwi RochaniUniversity of Brawijaya2
Eko Sakti P.Affiliation unknown1
Raden Arief SetyawanUniversity of Brawijaya1
Waskitho WibisonoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Baskoro Adi PratomoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Indri - AtiUniversity of Brawijaya1
Eko Sakti PramukantoroUniversity of Brawijaya1
Ahmad Lutfi Bayu AjiUniversity of Brawijaya1
Deny Hari Prasetya DewaUniversity of Brawijaya1
Muhammad Fadhli ImanUniversity of Brawijaya1
Reza Andria SiregarUniversity of Brawijaya1
Diah Ratih DestyoriniUniversity of Brawijaya1
Fariz Abid DarmawanUniversity of Brawijaya1
BaihaqsaniUniversity of Brawijaya1
Halimah Septya MikaylaUniversity of Brawijaya1
Munjin Nasyih AnnaisaburiAffiliation unknown1
Munjin Nasyih AnnaisaburiAffiliation unknown1
Amry YahyaAffiliation unknown1
Avis SugiantoAffiliation unknown1
Avis SugiantoAffiliation unknown1
Dimas Tri MustakimAffiliation unknown1
Dimas Tri MustakimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Implementasi Algoritme Spongent sebagai Algoritme Hashing untuk Integritas pada Modul Komunikasi Lora</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Kusyanti, Ari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Agrahita Wiguna, I Putu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Andri Bakhtiar, Fariz</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Internet of Things (IoT) merupakan konsep terbaru dalam ranah teknologi dan informasi komunikasi dengan fondasinya berdasarkan pada pertukaran informasi antara objek-objek pintar. Komunikasi dalam lingkup IoT memiliki peran penting untuk saling terhubung dengan beberapa perangkat untuk mengirimkan pesan. Teknologi yang secara khusus menargetkan situasi di mana cakupan area yang luas dengan biaya penerapan yang rendah dan konsumsi daya yang rendah menggunakan frekuensi radio ialah LoRa. LoRa dioptimalkan untuk implementasi pada perangkat dengan sumber daya yang terbatas, namun pada penerapan IoT, keamanan data menjadi tantangan selain keterbatasan sumber daya. Pengamanan data dapat dilakukan dengan algoritme hashing seperti algoritme SPONGENT. Algoritme SPONGENT dipilih untuk menjamin integritas data. Berdasarkan hasil penelitian, algoritme SPONGENT telah berhasil diimplementasikan sebagai keamanan integritas data pada LoRa. Pengujian terhadap keamanan data dengan pengujian serangan aktif berhasil dilakukan karena ketika penyerang mengirimkan data yang sudah diubah, telah dilakukan pengecekan pada gateway dan data yang dihasilkan tidak valid. Algoritme SPONGENT menunjukkan kinerja yang lebih baik dari Algoritme QUARK berdasarkan kinerja waktu hashing.
 
Abstract 
The Internet of Things (IoT) is a recent concept in the realm of technology and information communication, built on the foundation of information exchange among smart objects. Communication within the scope of IoT has an important role to connect with multiple devices to send messages. Technology that specifically targets situations where large area coverage with low deployment costs and low power consumption use a radio frequency is LoRa. LoRa is optimized for implementation on limited resource devices, but in IoT deployment, data security becomes a challenge in addition to resource limitations. Data security can be done with hashing algorithms such as SPONGENT algorithm. The SPONGENT algorithm was chosen to ensure data integrity. Based on the research results, the SPONGENT algorithm has been successfully implemented as data integrity security in LoRa. Testing of data security with active attack testing is successful because when the attacker sends the modified data, it has been checked on the gateway node and the resulting data is invalid. SPONGENT algorithm shows better performance than QUARK algorithm based on hashing time performance.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/7119</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2023107119</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 10 No 6: Desember 2023; 1311-1318</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 10 No. 6: Desember 2023; 1311-1318</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.106</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/7119/1207</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>