Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Bentuk-Bentuk Kekerasan Dalam Pacaran yang Dialami Perempuan Penyintas di Kota Makassar

CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua · Vol. 7 No. 1 (2026) · pp. 1–23

DOI
10.31957/jap.v7i1.5496
ISSN
2774-552X, 2774-5538
Published
2026-06-02
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena kekerasan dalam pacaran (KDP) yang dialami oleh perempuan penyintas di Kota Makassar melalui perspektif Antropologi. Fokus utama penelitian ini adalah mengeksplorasi bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi serta bagaimana konstruksi budaya dan relasi gender memengaruhi pengalaman para penyintas. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap enam perempuan penyintas serta satu informan kunci dari UPTDPPA Kota Makassar. Pemilihan informan dilakukan secara sengaja menggunakan teknik snowball sampling mengingat sensitivitas topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KDP di Kota Makassar manifestasi dalam empat bentuk utama: kekerasan verbal, fisik, psikologis, dan ekonomi. Kekerasan verbal seperti makian "sundala" dan "lonte" sering kali menjadi tahap awal yang kemudian berkembang menjadi kekerasan fisik berupa penamparan, pencekikan, hingga pembenturan kepala. Secara psikologis, penyintas mengalami tindakan manipulatif seperti gaslighting dan silent treatment yang merusak otoritas diri. Penelitian ini juga mengungkap adanya kekerasan ekonomi dalam bentuk eksploitasi finansial. Temuan studi menegaskan bahwa budaya patriarki dan normalisasi sifat posesif sebagai bentuk "cinta" menjadi akar utama langgengnya siklus kekerasan ini. Studi ini merekomendasikan pentingnya penanganan psikologis yang tuntas bagi penyintas untuk mengatasi hambatan penyangkalan (denial) dan memutus rantai kekerasan sebelum berlanjut ke jenjang pernikahan.

Keywords

Collaboration network of the authors

16 authors · 36 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad BasirAffiliation unknown2
Fivo FreitasAffiliation unknown2
Hamka NapingAffiliation unknown2
Usman IdrisAffiliation unknown1
Sy Sultan HamdiAffiliation unknown1
Mahmud TangAffiliation unknown1
Andi Muhammad YusufAffiliation unknown1
Ruslan RuslanAffiliation unknown1
Pawennari HijjangAffiliation unknown1
Sumarto M. LaluAffiliation unknown1
Safriadi SafriadiAffiliation unknown1
Wahyu ChandraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JAP/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Bentuk-Bentuk Kekerasan Dalam Pacaran yang Dialami Perempuan Penyintas di Kota Makassar </dc:title>
	<dc:creator>Praharsini, Astry Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Yahya, Yahya</dc:creator>
	<dc:creator>Kembara, Jayana Suryana</dc:creator>
	<dc:creator>Ervina, Ervina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">antropologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">kekerasan dalam pacaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">perempuan penyintas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">patriarki</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kota Makassar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini mengkaji fenomena kekerasan dalam pacaran (KDP) yang dialami oleh perempuan penyintas di Kota Makassar melalui perspektif Antropologi. Fokus utama penelitian ini adalah mengeksplorasi bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi serta bagaimana konstruksi budaya dan relasi gender memengaruhi pengalaman para penyintas. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap enam perempuan penyintas serta satu informan kunci dari UPTDPPA Kota Makassar. Pemilihan informan dilakukan secara sengaja menggunakan teknik snowball sampling mengingat sensitivitas topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KDP di Kota Makassar manifestasi dalam empat bentuk utama: kekerasan verbal, fisik, psikologis, dan ekonomi. Kekerasan verbal seperti makian "sundala" dan "lonte" sering kali menjadi tahap awal yang kemudian berkembang menjadi kekerasan fisik berupa penamparan, pencekikan, hingga pembenturan kepala. Secara psikologis, penyintas mengalami tindakan manipulatif seperti gaslighting dan silent treatment yang merusak otoritas diri. Penelitian ini juga mengungkap adanya kekerasan ekonomi dalam bentuk eksploitasi finansial. Temuan studi menegaskan bahwa budaya patriarki dan normalisasi sifat posesif sebagai bentuk "cinta" menjadi akar utama langgengnya siklus kekerasan ini. Studi ini merekomendasikan pentingnya penanganan psikologis yang tuntas bagi penyintas untuk mengatasi hambatan penyangkalan (denial) dan memutus rantai kekerasan sebelum berlanjut ke jenjang pernikahan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2026-06-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JAP/article/view/5496</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/jap.v7i1.5496</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua; Vol. 7 No. 1 (2026): Juni 2026; 1-23</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua; Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026; 1-23</dc:source>
	<dc:source>2774-552X</dc:source>
	<dc:source>2774-5538</dc:source>
	<dc:source>10.31957/jap.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JAP/article/view/5496/3703</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua </dc:rights>
</oai_dc:dc>