Kekerasan dalam pacaran di kalangan mahasiswa adalah fenomena ini sering terjadi bahkan di sekitar kita. Namun, isu kekerasan dalam pacaran kurang menjadi perhatian, karena pacaran bukanlah relasi yang legal secara hukum. Padahal tingkat kekerasan dalam pacaran hampir menyamai angka kekerasan dalam rumah tangga. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan mengungkap gambaran kekerasan yang ada dalam relasi pacaran di kalangan mahasiswa Universitas Cenderawasih dengan melihat hasil penelitian sebelumnya, tahun 2019, yang mengkaji kekerasan dalam pacaran di Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif agar dapat mengungkap gambaran kekerasan yang terjadi di kalangan mahasiswa Uncen dan kecenderungan apa yang menyebabkan kekerasan tersebut terjadi, di mana, dan bagaimana penyelesaiannya. Hasil penelitian ini adalah kekerasan psikis, verbal dan fisik adalah jenis kekerasan yang paling sering terjadi; ruang publik yakni media sosial, tempat umum, jalan dan kampus adalah tempat di mana kekerasan paling sering terjadi; dan bercerita kepada teman atau sahabat adalah upaya dan sikap yang paling banyak responden pilih saat terjadi kekerasan dalam pacaran baik yang langsung ataupun tidak langsung.Kata Kunci: Kekerasan Gender, Pacaran, MahasiswaÂ
Collaboration network of the authors
3 authors ·
2 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.