Empat senyawa yang diisolasi dari Cryptocarya yaitu Goniotalamin, Infektokaryon, (S)- Kurzicalkolakton,  dan  (R)-Kurzicalkolakton,  secara  eksperimental  memiliki  aktivitas  sitotoksik terhadap sel leukimia murine P-388. Karakterisasi struktur elektronik keempat senyawa dengan metode komputasi pada tingkat DFT B3LYP/6-31G(d) berdasarkan fungsi kerapatan. Karakteristik struktur elektronik dengan menghitung energi molekul, energi HOMO-LUMO, reaktivitas kimia, dan spektroskopi kimia.Hasil perhitungan energi optimasi geometri terendah diperoleh dengan menggunakan fungsi basis 6-31G*. Perhitungan reaktivitas kimia dilakukan melalui deskriptor kekerasan kimia, potensial kimia elektronik dan elektrofilitas. Perhitungan HOMO-LUMO menghasilkan energi gap terbesar dimiliki oleh senyawa Goniotalamin. Berdasarkan nilai kekerasan kimia senyawa goniotalamin merupakan senyawa paling stabil (paling kurang reaktif), sedangkan jika dilihat dari descriptor potensial kimia elektronik dan elektrofilitas, goniotalamin dan infektokaryon adalah senyawa yang paling reaktif dibandingkan kurzicalkolakton kurang reaktif. Data yang dihasilkan sesuai dengan data eksperimental keempat senyawa tersebut.
Collaboration network of the authors
17 authors ·
36 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.