Jurnal
Karakterisasi Bioplastik Dari Karaginan Dari Rumput Laut Merah Asal Kabupaten Biak Yang Dibuat Dengan Metode Blending Menggunakan Pemlastis Sorbitol
AVOGADRO · Vol. 2 No. 1 (2019)
- ISSN
- 2579-9630
- Published
- 2019-07-22
- Publisher
- Universitas Cenderawasih
- Language
- eng
Abstract
Rumput laut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan baku dalam industri pangan, farmasi, kosmetik dan bioteknologi. Rumput laut juga merupakan bahan baku utama dalam pembuatan agar – agar, alginat dan karaginan. Karaginan merupakan salah satu jenis hidrokoloid yang dapat digunakan untuk memproduksi bioplastik. Pada penelitian ini karaginan digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioplastik dengan sorbitol sebagai bahan pemlastis. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi bioplastik yang dihasilkan dari karaginan rumput laut merah asal Biak dengan sorbitol sebagai pemlastis. Karaginan dicampurkan sorbitol dengan metode blending. Variasi konsentrasi karaginan berturut turut adalah 0,6; 0,8; 1; 1,2 dan 2 %. Variabel yang dianalisis meliputi kuat tarik, perpanjangan, laju transmisi uap air, dan scanning electron microscopy (SEM).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan bioplastik yang dihasilkan berkisar antara 0,025-0,053 mm. Uji SEM memperlihatkan bahwa bioplastik yang dihasilkan masih memiliki rongga. Kuat tarik bioplastik yang dihasilkan berkisar antara 15,881-39,168 MPa. Nilai perpanjangan bioplastik yang dihasilkan berbanding terbalik dengan kenaikkan konsentrasi yaitu berkisar 145,33-41,533 %. Laju transmisi uap air yang dihasilkan berkisar 378,220-404,311 g/m2.jam. Bioplastik yang memiliki karakteristik terbaik adalah bioplastik dengan konsentrasi karaginan sebesar 2%. Kata Kunci: Bioplastik, Karagenan, Rumput Laut Merah
Collaboration network of the authors
20 authors · 44 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Johnson Siallagan | Affiliation unknown | 4 |
| Diana M. Abulais | Affiliation unknown | 3 |
| Verena Agustini | Affiliation unknown | 2 |
| Ilham Salim | Affiliation unknown | 2 |
| Oktafani Patiung | Affiliation unknown | 1 |
| Qonita A. Nisa | Affiliation unknown | 1 |
| Alowisya Futwembun | Affiliation unknown | 1 |
| Cheny Adetyaningsih | Affiliation unknown | 1 |
| Natasha Sihite | Affiliation unknown | 1 |
| Yuliana Ruth Yabansabra | Affiliation unknown | 1 |
| Andrea Kristianto Kissya | Affiliation unknown | 1 |
| Suwito Suwito | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmawati Rahmawati | Affiliation unknown | 1 |
| Nurhairi Nurhairi | Affiliation unknown | 1 |
| Olivia Barbalina Welmina Sawias | Affiliation unknown | 1 |
| Emiliana Yunita Lau | Affiliation unknown | 1 |
| Agnes Eri Maryuni | Affiliation unknown | 1 |
| Yuliana R. Yabansabra | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.