Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Ekstraksi dan Karakterisasi Tanin dari Biji Pinang Hutan (Pinanga Khulli) sebagai Pewarna Tekstil

AVOGADRO · Vol. 2 No. 1 (2019)

DOI
10.31957/.v2i1.889
ISSN
2579-9630
Published
2019-07-22
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Ekstraksi tanin dari biji pinang hutan (Pinanga khulli), sebagai dasar pewarna tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan karakterisasi tanin dari biji pinang hutan. Penelitian dilakukan di laboratorium Kimia Universitas Cenderawasih. Sampel dalam penelitian ini adalah biji pinang hutan dari Arso 10, Kabupaten Keerom. Sebanyak 300 gram biji pinang hutan kering halus yang dimaserasi dengan 400 mL metanol.Maserat metanol dievaporasi dan maserat kental diperoleh sebanyak 60,3849 gram atau 20,12%. Hasil uji tanin menggunakan FeCl3 menunjukkan adanya tanin sedangkan uji identifikasi kromatografi lapis tipis diperoleh nilai Rf adalah 0,7. Uji karakteristik maserat terhadap penjemuran pada sinar matahari dan penyimpanan pada suhu kamar dengan variasi waktu 6, 12, 18 dan 24 jam, nilai absorbansi spektrofotometer pada UV-Vis, λ = 400-600 nm, menurun disebabkan degradasi warna. Semakin lama waktu penjemuran dan penyimpanan nilai absorbansi menurun.Maserat biji pinang kental yang diperoleh dilakukan proses pencelupan kain jenis poli ester (PE). Proses pewarnaan dilakukan dengan perendaman selama 3 jam pada suhu 90ºC dan dilanjutkan dengan fiksasi dengan menggunakan FeSO4 dan tawas, Al2(SO4)3 selama 15 menit. Pewarnaan dengan maserat biji pinang hutan memberikan hasil yang baik pada kain. Hasil pencelupan kain dan proses fiksasi dengan Al2(SO4)3 serta uji kelunturan memberikan warna kain yang hampir sama dengan warna biji pinang hutan kering yaitu coklat muda.Kata Kunci: Biji pinang hutan (Pinanga khulli), Tanin, Pewarna alami.

Collaboration network of the authors

35 authors · 172 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Frans A. AsmurufAffiliation unknown2
Johnson SiallaganAffiliation unknown2
Diana AbulaisAffiliation unknown1
Eva SimaremareAffiliation unknown1
Anna RumabarAffiliation unknown1
Supeno SupenoAffiliation unknown1
Himawan HimawanAffiliation unknown1
Lodwyk N. KrimadiAffiliation unknown1
Fernandes J.P. BonayAffiliation unknown1
Johnson SiallanganAffiliation unknown1
Alowisya FutwenbunAffiliation unknown1
Khoirul HudaAffiliation unknown1
Elsye GunawanAffiliation unknown1
Qonita A. NisaAffiliation unknown1
Tatang SutarmanAffiliation unknown1
Andre M. WorabaiAffiliation unknown1
Dimas A. SyafrudinAffiliation unknown1
Fadil M. Al RidhaAffiliation unknown1
Karlin MansumberAffiliation unknown1
Kristina I. RahailAffiliation unknown1
Marselina E. KotenAffiliation unknown1
Muhammad M. KhalilAffiliation unknown1
Ota M. RumainumAffiliation unknown1
Pitera WendaAffiliation unknown1
Sarhana R.A. SaidAffiliation unknown1
Bella HestiningtyasAffiliation unknown1
Diana M. AbulaisAffiliation unknown1
Oktafani R PatiungAffiliation unknown1
Alowisya FutwembunAffiliation unknown1
Nurhairi NurhairiAffiliation unknown1
Devi AnggreiniAffiliation unknown1
Septiani MangiwaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Ekstraksi dan Karakterisasi Tanin dari Biji Pinang Hutan (Pinanga Khulli) sebagai Pewarna Tekstil</dc:title>
	<dc:creator>Holle, Elizabeth</dc:creator>
	<dc:creator>Yabansabra, Yuliana R</dc:creator>
	<dc:creator>Risal, Yanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ekstraksi tanin dari biji pinang hutan (Pinanga khulli), sebagai dasar pewarna tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan karakterisasi tanin dari biji pinang hutan. Penelitian dilakukan di laboratorium Kimia Universitas Cenderawasih. Sampel dalam penelitian ini adalah biji pinang hutan dari Arso 10, Kabupaten Keerom. Sebanyak 300 gram biji pinang hutan kering halus yang dimaserasi dengan 400 mL metanol.Maserat metanol dievaporasi dan maserat kental diperoleh sebanyak 60,3849 gram atau 20,12%. Hasil uji tanin menggunakan FeCl3 menunjukkan adanya tanin sedangkan uji identifikasi kromatografi lapis tipis diperoleh nilai Rf adalah 0,7. Uji karakteristik maserat terhadap penjemuran pada sinar matahari dan penyimpanan pada suhu kamar dengan variasi waktu 6, 12, 18 dan 24 jam, nilai absorbansi spektrofotometer pada UV-Vis, λ = 400-600 nm, menurun disebabkan degradasi warna. Semakin lama waktu penjemuran dan penyimpanan nilai absorbansi menurun.Maserat biji pinang kental yang diperoleh dilakukan proses pencelupan kain jenis poli ester (PE). Proses pewarnaan dilakukan dengan perendaman selama 3 jam pada suhu 90ºC dan dilanjutkan dengan fiksasi dengan menggunakan FeSO4 dan tawas, Al2(SO4)3 selama 15 menit. Pewarnaan dengan maserat biji pinang hutan memberikan hasil yang baik pada kain. Hasil pencelupan kain dan proses fiksasi dengan Al2(SO4)3 serta uji kelunturan memberikan warna kain yang hampir sama dengan warna biji pinang hutan kering yaitu coklat muda.Kata Kunci : Biji pinang hutan (Pinanga khulli), Tanin, Pewarna alami.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/889</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/.v2i1.889</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AVOGADRO; Vol. 2 No. 1 (2018): AVOGADRO Jurnal Kimia; 6</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AVOGADRO; Vol 2 No 1 (2018): AVOGADRO Jurnal Kimia; 6</dc:source>
	<dc:source>2579-9630</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/889/803</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 JURNAL AVOGADRO</dc:rights>
</oai_dc:dc>